Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Petani Geruduk  Disperta, Keluhkan Sulitnya Mendapatkan Pupuk Bersubsidi

Keluhkan sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi. Bahkan ada beberapa kios yang menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

by Red
21 Januari 2021
in Jawa Timur
Bagikan Berita

ddd

SAMPANG – malangpagi.com

Puluhan petani dari berbagai daerah di Kabupaten Sampang kembali menduduki kantor Dinas Pertanian (Dispertan) setempat pada Rabu (20/1/2021).

Tujuan para petani tersebut terkait sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi. Bahkan ada beberapa kios yang menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Menurut koordinator aksi Mohammad Imron, kedatangan mereka untuk menyampaikan keluhan sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi. Padahal sebelumnya Kepala Dinas Pertanian telah mengklaim bahwa stok pupuk sudah mencukupi, bahkan berlebih.

“Tapi fakta di lapangan masih kurang. Bahkan petani ada yang tidak dapat pupuk sama sekali, dan ada yang dapat tapi terbatas,” papar Imron.

Baca Juga :

No Content Available
Load More

Bukan hanya itu, tambahnya, para petani juga ada yang membeli pupuk subsidi di atas HET. “Harganya sampai Rp300 ribu. Jadi kami menduga ada permainan di lapangan, antara kios dan pengecer kongkalikong,” tukasnya.

Imron menilai, kasus ini harus ditindaklanjuti baik oleh Dispertan maupun pihak kepolisian, karena telah merugikan para petani. Ia pun mendesak untuk kembali ke regulasi, di mana para petani tidak langsung mengambil pupuk ke produsen.

“Apabila regulasi tidak bisa diubah. Maka, buatlah Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang bisa merangkul petani-petani yang tidak tergabung di kelompok tani yang sekarang,” tegasnya.

“Buatlah tim pengawasan di tingkat kecamatan. Sedikitnya tiga orang, untuk menyalurkan pupuk bersubsidi agar sampai ke petani,” tandas Imron.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Sampang, Suyono menegaskan bahwa sistem penebusan pupuk bersubsidi sekarang ini lebih sederhana apabila sudah terdaftar di e-RDKK (elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok).

Pihaknya mengaku akan menindaklanjuti apabila ada petani yang belum terdaftar di e-RDKK. “Tapi kita tetap akan cek ke lapangan. Kalau ditemukan ada petani yang belum (terdaftar di e-RDKK), tentunya akan kita lakukan rekap. Akan kita siapkan dulu, kemudian kita sampaikan informasi ini kepada Kementerian Pertanian,” ujarnya.

“Terkait pengawasan, di level kabupaten ada Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3). Isinya ada dari elemen kepolisian, kejaksaan, TNI, pertanian, dan dinas-dinas di lingkup yang terkait. Untuk kecamatan memang belum. Karena kita lebih memaksimalkan KP3 ini,” pungkasnya Suyono.

 

Reporter : Widodo

Editor : MA Setiawan


Bagikan Berita
Tags: Petani Sampang Geruduk Dispertansulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi
ADVERTISEMENT

Related Posts

Kejurprov Kickboxing Jatim 2026: Kota Malang Raih 7 Emas, Karina Arisandi Sabet Gelar Atlet Terbaik

Kejurprov Kickboxing Jatim 2026: Kota Malang Raih 7 Emas, Karina Arisandi Sabet Gelar Atlet Terbaik

12 Oktober 2026

...

Bukan Sekadar Bermain, Begini Cara Orang Tua Membaca Potensi Anak Sejak Dini

Bukan Sekadar Bermain, Begini Cara Orang Tua Membaca Potensi Anak Sejak Dini

30 September 2026

...

Kumpulkan Seluruh Cabor, KONI Kota Malang Serius Bidik 222 Emas di Porprov Jatim 2027

Kumpulkan Seluruh Cabor, KONI Kota Malang Serius Bidik 222 Emas di Porprov Jatim 2027

24 September 2026

...

Arema FC Dipaksa Persik Kediri Berbagi Poin di Stadion Kanjuruhan

Arema FC Dipaksa Persik Kediri Berbagi Poin di Stadion Kanjuruhan

18 September 2026

...

Jelang Derbi Jatim di Kanjuruhan, Arema FC Waspadai Serangan Balik Persik Kediri

Jelang Derbi Jatim di Kanjuruhan, Arema FC Waspadai Serangan Balik Persik Kediri

17 September 2026

...

Hadiah HUT RI ke-81, Pemprov Jatim Bebaskan Tunggakan Pajak Kendaraan Pengemudi Ojol

Hadiah HUT RI ke-81, Pemprov Jatim Bebaskan Tunggakan Pajak Kendaraan Pengemudi Ojol

6 Agustus 2026

...

Kemendukbangga/BKKBN Jatim Luncurkan Program GENTING pada Puncak Harganas ke-33 di Kabupaten Malang

Kemendukbangga/BKKBN Jatim Luncurkan Program GENTING pada Puncak Harganas ke-33 di Kabupaten Malang

29 Juli 2026

...

Load More
Next Post
Roadshow Awal Tahun Barikade Gus Dur, Sowan ke Tokoh Masyarakat Kota Malang

Roadshow Awal Tahun Barikade Gus Dur, Sowan ke Tokoh Masyarakat Kota Malang

Tingkatkan Jiwa Sosial di Tengah Pandemi, Divif 2 Kostrad Gelar Donor Darah

Tingkatkan Jiwa Sosial di Tengah Pandemi, Divif 2 Kostrad Gelar Donor Darah

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin