
KOTA MALANG – malangpagi.com
Turnamen biliar di Lucky Pool and Resto telah berjalan sejak 24 Juli 2022 lalu. Ratusan peserta dari berbagai daerah cukup antusias mengikuti turnamen yang memperebutkan total prize money Rp347 juta tersebut.
Menurut Ketua Pelaksana, Hendra Kurniawan, turnamen ini diawalin dengan kategori Open Handicap 9 Ball, yang babak kualifikasi berlangsung hingga 27 Juli. Sebanyak 64 peserta yang lolos akan berlaga di babak utama pada Kamis (28/7/2022). Dan 32 peserta tersisa akan berebut menjadi yang terbaik di babak final pada Jumat (29/7/2022).
“Setiap peserta mempunyai hingga tiga kali daftar. Jadi kalau kalah di babak kualifikasi, mereka bisa mencoba kembali. Pendaftar kami batasi tidak lebih 256 peserta di setiap kategorinya,” terang Hendra kepada Malang Pagi, Rabu (27/7/2022), saat ditemui di rumah biliar yang terletak di Jalan Brigjen Slamet Riyadi No. 86, Kelurahan Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang.
Lebih lanjut, pria yang memiliki bisnis supplier peralatan dan meja biliar tersebut menuturkan, setiap harinya pertandingan berlangsung mulai 12.00 WIB dan berakhir hingga 22.00 WIB. “Dalam turnamen ini kami memakai 10 pengawas pertandingan. Semuanya berasal dari Malang, dan sangat berpengalaman di dunia biliar,” jelasnya.
Selain Open Handicap 9 Ball, turnamen ini juga mempertandingkan kategori Open Handicap 10 Ball. “Nantinya jika ada yang berhalangan mengikuti pertandingan Bola 9, mereka bisa mengikuti kategori Bola 10,” sambung Hendra.

Turnamen akbar di Kota Malang ini juga diikuti sejumlah atlet papan. Salah satunya Irsal Afrinesa Nasution, peraih medali perak SEA Games 2011 di Palembang. Perhelatan ini turut mengundang atlet-atlet dunia, di antaranya pebiliar profesional yang meraih medali perak Asian Games 2006, yaitu Jeffrey de Luna asal Filipina.
Juara di masing-masing kategori akan mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp55 juta. Sedangkan Runner-up akan memperoleh Rp25 juta. Setiap hadiah akan dipotong sebesar lima persen untuk POBSI (Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia).
Hendra berharap, turnamen ini mampu kembali menggeliatkan biliar sebagai olahraga prestasi. Apalagi menurutnya tidak ada turnamen besar yang digelar di Kota Malang dalam lima tahun terakhir. “Perhelatan turnamen semacam ini tentunya memberikan banyak dampak positif. Selain menjadi wadah untuk mencetak bibit-bibit atlet, tentu juga berimbas pada pendapatan daerah. Khususnya sektor pariwisata, seperti hotel dan bisnis kuliner,” bebernya.
Rencananya pada Kamis (28/7/2022) esok, akan dilaksanakan Grand Opening Lucky Pool and Restp. Dan pada 30 Juli hingga 4 Agustus 2022 akan dihelat turnamen kategori Open Handicap 10 Ball. (DK99/MAS)















