
KOTA MALANG – malangpagi.com
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang meniadakan pelaksanaan Car Free Day (CFD) seiring dengan digelarnya Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) pada 7–8 Februari 2026. Kebijakan tersebut diambil menyusul penutupan total Jalan Besar Ijen yang akan disterilkan dari aktivitas kendaraan selama dua hari penuh.
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan bahwa penutupan Jalan Besar Ijen dilakukan berdasarkan hasil kesepakatan lintas sektor demi menjamin kelancaran dan keamanan kegiatan keagamaan berskala nasional tersebut.
“CFD ditiadakan karena bertepatan dengan Mujahadah Kubro 1 Abad NU pada 7–8 Februari 2026. Pada waktu itu, Jalan Besar Ijen akan ditutup total dan disterilkan dari kendaraan,” ujar Widjaja, Selasa (3/2/2026).
Ia menjelaskan, penutupan akses kendaraan akan mulai diberlakukan pada Sabtu, 7 Februari 2026 pukul 12.00 WIB hingga Minggu, 8 Februari 2026 pukul 20.00 WIB.
“Penutupan berlangsung selama dua hari penuh, mulai Sabtu siang hingga Minggu malam, sesuai dengan kesepakatan yang telah ditetapkan,” ungkapnya.
Selama masa penutupan, Dishub Kota Malang akan menurunkan personel gabungan bersama kepolisian untuk mengatur arus lalu lintas dan mengantisipasi kepadatan di kawasan sekitar.
Personel akan ditempatkan di sejumlah titik strategis, di antaranya Simpang Empat Ijen, Simpang Tiga Wilis, Simpang Tiga Retawu, Simpang Empat Pahlawan Trip, serta Simpang Balapan.
Widjaja menambahkan, sterilisasi kawasan Jalan Besar Ijen dilakukan karena ruas jalan tersebut akan difungsikan sebagai jalur pejalan kaki bagi para jemaah Mujahadah Kubro. Selain itu, kawasan Gereja Katedral Ijen juga ditetapkan sebagai salah satu titik transit jemaah.
“Jalan Besar Ijen akan menjadi jalur utama pejalan kaki jemaah. Kawasan Gereja Ijen menjadi salah satu titik transit, sehingga harus benar-benar aman dan bebas dari kendaraan,” jelasnya.
Selain Jalan Besar Ijen, terdapat 11 ruas jalan lain yang juga akan ditutup total selama pelaksanaan Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Kota Malang.
Sebagai informasi, 12 ruas jalan yang akan ditutup meliputi Jalan Besar Ijen, Jalan Retawu, Jalan Wilis, Jalan Pahlawan Trip, Jalan Semeru, Jalan Lawu, Jalan Welirang, Jalan Merapi, Jalan Taman Slamet, Jalan Sumbing, Jalan Guntur, dan Jalan Buring. (YD)












