
KOTA MALANG – malangpagi.com
Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menambah armada dalam program mudik gratis tahun 2026 melalui kolaborasi dengan pihak swasta. Tambahan tersebut berupa tiga unit bus yang akan memperkuat layanan transportasi bagi masyarakat yang ingin pulang kampung saat momen Lebaran.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra mengatakan bahwa dengan adanya tambahan armada tersebut, total bus yang disiapkan untuk program mudik gratis tahun ini menjadi enam unit.
“Alhamdulillah kami mendapatkan tambahan tiga unit bus melalui kolaborasi dengan pihak swasta. Dengan penambahan ini, total armada untuk mudik gratis menjadi enam unit bus,” ujar Widjaja, Jumat (6/3/2026).
Penambahan armada ini juga berdampak pada meningkatnya kuota peserta mudik gratis. Jika sebelumnya hanya mampu menampung sekitar 120 orang, kini kapasitasnya bertambah menjadi 224 pemudik.
Widjaja menyampaikan, jumlah armada yang disiapkan masih berpotensi bertambah. Saat ini pihaknya masih menjalin komunikasi dengan sejumlah pihak swasta lainnya di Kota Malang untuk ikut berpartisipasi dalam program tersebut.
“Kami masih menunggu respons dari beberapa pihak swasta lainnya. Harapannya ada tambahan armada lagi sehingga lebih banyak masyarakat yang bisa ikut program mudik gratis ini,” katanya.
Menurutnya, skema kolaborasi dengan sektor swasta sengaja dilakukan oleh Pemkot Malang guna mengurangi beban anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), sekaligus memperluas manfaat program bagi masyarakat.
Karena masih menunggu kemungkinan adanya tambahan armada, Dinas Perhubungan Kota Malang belum menetapkan jadwal pasti pembukaan pendaftaran peserta mudik gratis. Meski begitu, jadwal pendaftaran dipastikan tidak akan terlalu jauh dari rencana keberangkatan para pemudik.
“Rencananya pemberangkatan mudik gratis akan dilakukan pada 17 Maret 2026, sehingga pendaftaran juga akan dibuka mendekati tanggal tersebut,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya nanti, kuota peserta mudik gratis akan diprioritaskan bagi warga yang memiliki KTP Kota Malang. Proses pendaftaran dapat dilakukan secara daring maupun dengan datang langsung ke kantor Dishub Kota Malang.
Adapun sejumlah rute yang diproyeksikan untuk program mudik gratis tahun 2026 antara lain menuju Pulau Madura, Kabupaten Banyuwangi melalui Kabupaten Jember, Kabupaten Ponorogo, hingga Kabupaten Pacitan.
Widjaja menjelaskan, penentuan rute tersebut didasarkan pada hasil evaluasi pelaksanaan mudik gratis tahun 2025. Dari hasil evaluasi itu diketahui bahwa sejumlah daerah tersebut menjadi tujuan yang paling diminati masyarakat.
Ia berharap program mudik gratis ini tidak hanya membantu masyarakat yang ingin pulang kampung merayakan Hari Raya Idulfitri, tetapi juga dapat mengurangi kepadatan lalu lintas selama musim mudik.
“Kami berharap program mudik gratis ini bisa berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus membantu mengurangi potensi kemacetan selama arus mudik Lebaran,” pungkasnya. (YD)













