
KOTA MALANG – malangpagi.com
Sebuah aksi yang diduga percobaan bunuh diri di Kecamatan Sukun berhasil digagalkan. Menurut Kapolsek Sukun Kompol Nyoto, bernama D Iswanto (61) melakukan percobaan bunuh diri dengan cara gantung diri di lantai dua rumahnya, di Jalan Tanjung Putra Yudha gang 6A No. 1A RT 15 RW 11 Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Senin pagi (24/4/2023).
Aksi nekat pria paruh baya tersebut pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Sukadi (66), sekitar pukul 05.00 WIB, setelah mendengar teriakan seorang perempuan meminta tolong. Sumber suara berasal dari rumah Iswanto.
Terperanjat melihat Iswanto menggantung dengan leher terikat seutas tali, Sukadi pun bergegas pulang ke rumahnya untuk mengambil sebilah celurit, dan datang kembali bersama anaknya Nur Wahyudi (35). Iswanto akhirnya berhasil diselamatkan dalam kondisi leher berbekas ikatan tali serta mengeluarkan suara ngorok.
Iswanto, yang tinggal berdua bersama istrinya, diketahui baru saja sembuh dari sakit stroke ringan. Di mata warga, Ia dikenal sebagai sosok yang baik dan memiliki kepedulian sosial tinggi.
Namun usai sembuh dari sakit, Iswanto diduga mengalami depresi, karena merasa tersisihkan dan kondisi fisiknya menurun. “Sekitar pukul 06.00 WIB, korban sudah dibawa ke RKZ Mardi Waluyo menggunakan ambulans,” jelas Kapolsek Sukun, Kompol Nyoto.
Terpisah, Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Eko Novianto mengaku bahwa pihaknya turut prihatin mendengar kejadian tersebut. Menurutnya, kasus bunuh diri biasanya terjadi akibat korban mengalami depresi.
Lebih lanjut Ipda Eko menyebut, Polresta Kota Malang telah berusaha membantu orang-orang yang mengalami depresi, dengan memberikan dukungan psikologi dan memberikan layanan konseling. “Bagi masyarakat mengalami depresi dapat mengubungi Polresta Malang Kota, karena kami memiliki Trauma Center,” tandasnya. (SK/MAS)














