
KOTA MALANG – malangpagi.com
Menjelang bulan suci Ramadan, harga sejumlah bahan pangan di Kota Malang mulai mengalami kenaikan. Salah satu komoditas yang mengalami lonjakan harga cukup signifikan adalah daging ayam potong.
Di Pasar Bunulrejo, Kota Malang, harga daging ayam potong kini mencapai Rp42 ribu per kilogram. Kenaikan tersebut dirasakan para pedagang sejak beberapa hari terakhir.
Salah seorang pedagang daging ayam, Sunami mengatakan bahwa kenaikan harga terjadi secara bertahap sejak tiga hari lalu. Ia juga belum dapat memastikan apakah harga akan kembali naik dalam waktu dekat.
“Kenaikannya bertahap sejak tiga hari yang lalu. Untuk besok naik lagi atau tidak, saya juga belum tahu,” ujarnya, Selasa (10/2/2026).
Ia menduga lonjakan harga daging ayam ini juga dipengaruhi oleh pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) kerap mengambil daging ayam dari pemasok dalam jumlah besar, sehingga stok di pasaran menjadi terbatas.
“Karena ada program MBG, mereka biasanya mengambil dalam jumlah banyak. Akibatnya, stok di pasaran jadi terbatas,” jelasnya.
Meski harga mengalami kenaikan cukup tajam, Sunami mengaku kondisi tersebut belum berdampak signifikan terhadap penjualan. Ia menilai kebutuhan masyarakat terhadap daging ayam masih cukup tinggi.
“Untuk saat ini belum berpengaruh ke penjualan karena masyarakat masih membutuhkan. Di tempat saya, stok juga masih aman,” tambahnya.
Hal senada disampaikan pedagang lainnya, Hasanah. Ia mengaku khawatir apabila harga terus mengalami kenaikan, karena dapat memengaruhi daya beli masyarakat.
“Sebelumnya harga masih Rp35 ribu per kilogram, sekarang sudah tembus Rp42 ribu dan hampir tiap hari naik. Kalau terus seperti ini, bisa saja daging ayam jadi kurang diminati dan orang lebih memilih tahu tempe,” ungkapnya.
Hasanah menilai lonjakan harga daging ayam tahun ini tergolong tinggi, bahkan melebihi harga saat momen Lebaran tahun lalu.
“Waktu Lebaran 2025 saja, harga paling tinggi Rp40 ribu per kilogram. Sekarang belum masuk Ramadan, harganya sudah melonjak,” terangnya. (YD)












