Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Jalani Debut Olimpiade, Atlet Dayung Mutiara Rahma Putri Sempat Gemetar

Duet Indonesia ini memang belum mampu bersaing dengan lawan-lawan tangguh dari benua Eropa dan Amerika, tapi mereka telah memberikan usaha terbaiknya. 

by Red
24 Juli 2021
in Olahraga
Bagikan Berita

Baca Juga :

Mengapa Adidas Kehilangan 3 Garis Khasnya di Olimpiade Tokyo 2020?

Mengapa Adidas Kehilangan 3 Garis Khasnya di Olimpiade Tokyo 2020?

3 Agustus 2021
Olimpiade Tokyo 2020: Anthony Ginting Boyong Medali Perunggu

Olimpiade Tokyo 2020: Anthony Ginting Boyong Medali Perunggu

2 Agustus 2021
Luar Biasa! Ganda Putri Greysia/Apriyani Raih Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020

Luar Biasa! Ganda Putri Greysia/Apriyani Raih Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020

2 Agustus 2021
Olimpiade Tokyo 2020: Selangkah Lagi Greysia/Apriyani Cetak Sejarah Emas Indonesia

Olimpiade Tokyo 2020: Selangkah Lagi Greysia/Apriyani Cetak Sejarah Emas Indonesia

31 Juli 2021
Olimpiade Tokyo 2020: Atasi Laga Mendebarkan, Anthony Ginting Jaga Asa Tunggal Putra Indonesia

Olimpiade Tokyo 2020: Atasi Laga Mendebarkan, Anthony Ginting Jaga Asa Tunggal Putra Indonesia

31 Juli 2021
Load More
Mutiara Rahma Putri dan Melani Putri. (Foto: Dok. NOC Indonesia)

TOKYO – malangpagi.com

Mutiara Rahma Putri dan Melani Putri menjalani debut Olimpiade saat turun di nomor Lightweight Women’s Double Scull Olimpiade Tokyo 2020, yang berlangsung di Sea Forest Waterway, Sabtu (24/7/2021).

Prancis menjadi tim pertama yang melintas garis finis, disusul Italia, dan kedua tim ini melaju ke semifinal. Amerika Serikat menempati peringkat tiga, disusul berturut-turut Swiss, Irlandia, dan Indonesia di urutan empat, lima, dan enam. Empat tim ini akan kembali berlomba di babak repechage.

Duet Indonesia ini memang belum mampu bersaing dengan lawan-lawan tangguh dari benua Eropa dan Amerika, tapi mereka telah memberikan usaha terbaiknya.

Dilansir NOC Indonesia, Mutiara mengatakan dia merasa sangat tegang sebelum berlomba, karena inilah Olimpiade pertamanya. “Deg-degan juga excited, karena baru pertama kali. Saya grogi banget sebelum berlomba, sampai sempat gemetar. Sempat gentar juga karena melihat lawan-lawan yang lebih besar,” katanya usai berlomba.

Mutiara mengakui bahwa lawan memang jauh lebih tangguh dan sudah berpengalaman tampil di Olimpiade sebelumnya. Menghadapi babak repechage, atlet 17 tahun itu berjanji akan menyiapkan mental dan berusaha maksimal.

Tangguhnya lawan juga diakui pelatih M Hadris. Maka, dia tidak terlalu memaksa anak asuhnya untuk mengejar lawan. “Berat sekali karena lawan dari Eropa dan Amerika Serikat. Anak-anak sudah saya arahkan untuk berusaha dulu sampai jarak 1.000 meter. Kalau terlau jauh, iramanya diturunkan agar bisa menyimpan tenaga untuk babak repechage,” ujar Hadris.

“Faktor cuaca panas juga cukup berpengaruh karena kami berlatih di Pengalengan dengan suhu rata-rata 26 derajat, sementara hari ini suhu 32 derajat dengan rasa 34 derajat,” imbuhnya.

Chef de Mission Tim Indonesia, Rosan P Roeslani menyaksikan langsung perjuangan Mutiara dan Melani. Dirinya mengaku bangga dengan perjuangan yang sudah ditunjukkan kedua atlet ini.

“Kita tahu Mutiara masih 17 tahun dan Melani 21 tahun. Mereka adalah aset kita ke depan. Mereka sudah memberikan yang terbaik dan kita semua bangga dengan mereka. Dan, inilah yang harus kita jaga terus. Masih banyak kompetisi ke depan, termasuk SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade berikutnya,” katanya.

“Mereka adalah calon bintang olahraga Indonesia dan Olimpiade Tokyo memberikan mereka pengenalan serta pemahaman. Apa yang mereka capai hari ini adalah yang terbaik dan kami bangga dengan mereka,” lanjut Rosan.

Rosan juga membuka kemungkinan untuk membantu tim dayung Indonesia untuk berlatih di Amerika Serikat dalam kapasitasnya sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat.

“Saya sudah bicara dengan pelatih dan Pak Budiman (Budiman Setiawan, Manajer Tim –red) untuk kemungkinan berlatih di Amerika Serikat, terutama di Princeton yang memang salah satu yang terbaik. Kami akan coba lakukan kerja sama supaya atlet kita bisa berlatih di sana atau kerja sama lain yang memberikan dampak positif bagi atlet dan olahraga Indonesia ke depannya, dalam hal ini rowing,” ujar Rosan menutup pembicaraan. (Red)


Bagikan Berita
Tags: DayungOlimpiade Tokyo 2020Tokyo
ADVERTISEMENT

Related Posts

164 Atlet Ramaikan Kickboxing Jatim Fight Fest di SUTOS

Ketua Kickboxing Jatim Dinonaktifkan. PPKBI Tunjuk Plt

27 Februari 2026

...

Oknum Ketua Kickboxing Jatim Resmi Jadi Tersangka! Buntut Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

Oknum Ketua Kickboxing Jatim Resmi Jadi Tersangka! Buntut Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

19 Februari 2026

...

Syelhan Nurrahmat Sabet Emas Asian Road Cycling Championship 2026, Harumkan Nama UIBU dan Indonesia

Syelhan Nurrahmat Sabet Emas Asian Road Cycling Championship 2026, Harumkan Nama UIBU dan Indonesia

17 Februari 2026

...

Marcos Santos Sebut Kekompakan Tim Jadi Kunci Kemenangan Singo Edan

Marcos Santos Sebut Kekompakan Tim Jadi Kunci Kemenangan Singo Edan

15 Februari 2026

...

Joel Vinicius Cetak Brace, Arema FC Bekuk Semen Padang Tiga Gol Tanpa Balas di Kandang

Joel Vinicius Cetak Brace, Arema FC Bekuk Semen Padang Tiga Gol Tanpa Balas di Kandang

15 Februari 2026

...

Korban Tolak Damai. Perkara Dugaan Kekerasan Seksual Oleh Oknum Ketua Kickboxing Jatim Masuk Babak Baru

Korban Tolak Damai. Perkara Dugaan Kekerasan Seksual Oleh Oknum Ketua Kickboxing Jatim Masuk Babak Baru

11 Februari 2026

...

Arema FC Tumbangkan Persija 2-0 di GBK, Brace Gabi Antar Singo Edan Pulang dengan Tiga Poin

Arema FC Tumbangkan Persija 2-0 di GBK, Brace Gabi Antar Singo Edan Pulang dengan Tiga Poin

8 Februari 2026

...

Load More
Next Post
Alasan Rusia Memakai Akronim ROC di Olimpiade Tokyo 2020

Alasan Rusia Memakai Akronim ROC di Olimpiade Tokyo 2020

Windy Cantika Raih Medali Pertama Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Windy Cantika Raih Medali Pertama Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin