
KOTA MALANG – malangpagi.com
Koridor Kayutangan hingga jalan menuju Balaikota Malang tampak membiru. Sebanyak 32 kontingen yang terdiri dari OPD (Organisasi Perangkat Daerah), BUMD (Badan Usaha Milik Daerah), Perbankan maupun PKK turut memeriahkan Hari Ulang Tahun Kota Malang ke-109 tahun. Sebanyak 1937 tumpeng berbahan bunga telang dikirab sebagai ungkapan rasa syukur. Perhelatan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Sabtu (13/05/2023).
Antusias masyarakat terlihat cukup tinggi untuk menyaksikan acara yang dikemas dalam rangkaian Malang Creativa#2 bertemakan Mandiri, Tangguh dan Berkelanjutan. “Jadi kegiatan ini sebenernya kegiatan tertunda karena Bulan Ramadan. Maka, kirab tumpeng dalam rangka memperingati HUT Kota Malang ke 109 digelar. Ini merupakan bentuk rasa syukur dan tetenger kita tumpengan,” ungkap Walikota Malang, Sutiaji.
Sutiaji mengatakan tujuan dari kegiatan ini adalah melebur dan mengajak masyarakat Bumi Arema berbaur bersama para pejabat. “Sesungguhnya ini menunjukkan bahwa Malang bukan milik pejabat, Malang itu milik kita semua. Jadi kami merasa bersyukur kepada Tuhan ditambahkan usia Kota Malang ke-109 tahun dan seterusnya,” terangnya.

Sutiaji menyampaikan dalam gelaran Kirab Tumpeng ini pihaknya melibatkan para budayawan untuk memberikan saran dan masukan. “Tadi sudah disampaikan filosofinya. Maka, kami pun mengajak para budayawan agar jangan sampai apa yang kami lakukan ini salah menurut kacamata budayawan. Ini sudah mendapatkan rekomendasi dan saran dari budayawan, termasuk tumpeng yang sudah dibawa oleh para peserta untuk langsung dibagikan kepada masyarakat. Alhamdulillah, antusias masyarakat luar biasa,” jelas pejabat asal Lamongan ini.
Ia mengemukakan bahwa kegiatan ini merupakan perdana dan dirinya berharap agar siapapun yang menjadi Kepala Daerah ke depan. Event seperti ini dapat menjadi tradisi. “Karena ini pertama, perlu ada saran dan koreksi. Kami pun berharap siapapun Kepala Daerah nantinya dapat menjadikan acara ini sebagai tradisi dan event rutin. Kota Malang adalah Kota Pariwisata. Jadi kalau diagendakan rutin akan mendorong wisatawan hadir di Bumi Arema,” harap pemilik kursi N1 ini.

Sementara itu, Kepala Disporapar Kota Malang Baihaqi menyampaikan bahwa gelaran Malang Creativa#2 merupakan lanjutan dari Malang Creativa#1 yang diadakan pada tahun 2022. “Melalui Pak Wali, memerintahkan kepada kami untuk menggelar kegiatan yang dapat menghibur masyarakat. Apalagi, bertepatan untuk menyemarakkan HUT Kota Malang ke-109 tahun dan dapat menjadi event tetap setiap tahun,” jelas Baihaqi.
Dirinya menambahkan Malang Creativa#2 juga disemarakkan dengan Lomba Karya Busana Daur Ulang, Lomba Olahraga Tradisional, Lomba Festival Lampion dan Lomba Festival Bakso. (Har/YD)














