
KOTA BATU – malangpagi.com
Tiga rumah sakit siap menampung calon legislatif (caleg) yang mengalami stres atau gangguan kejiwaan akibat kalah dalam Pemilu 2024. “Ini merupakan upaya preventif dan pemulihan kesehatan mental bagi para caleg yang mungkin terdampak secara psikologis,” ucap Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu, Yuni Astuti, Sabtu (2/3/2024).
Lebih lanjut Yuni menuturkan, kekalahan dalam sebuah kompetisi politik, seperti pileg, seringkali berdampak terhadap kesehatan mental para kontestannya. “Pemilihan legislatif merupakan kompetisi yang sangat ketat dan penuh tekanan. Tidak jarang menyebabkan stres berat bahkan gangguan psikologis bagi caleg yang tidak terpilih,” jelasnya.
Dari data yang dimiliki oleh Dinkes, tiga rumah sakit yang dapat menerima pasien dengan gangguan psikologis adalah RSUD Karsa Husada Batu, RSU dr. Etty Asharto, dan RS Baptis. Ketiga rumah sakit tersebut telah dilengkapi dengan fasilitas kesehatan mental yang memadai, serta tenaga profesional di bidang psikiatri dan psikologi, guna memberikan layanan konsultasi, terapi, dan rehabilitasi bagi para caleg yang membutuhkan.
“Kami berkoordinasi dengan ketiga rumah sakit ini, untuk memastikan bahwa mereka siap menerima dan menangani caleg yang stres atau mengalami masalah kejiwaan lainnya. Kami ingin memastikan bahwa setiap individu yang terdampak dapat segera mendapatkan intervensi dan dukungan yang diperlukan,” tegas Yuni.
RS Baptis saat ini memiliki dua dokter spesialis jiwa. Sedangkan RSUD Karsa Husada Batu memiliki satu dokter spesialis jiwa dan satu psikolog. Sementara di RSU dr. Etty Asharto terdapat sati dokter spesialis jiwa.
Dengan kesiapan tiga rumah sakit di Kota Batu ini, Yuni berharap para caleg yang mengalami kekalahan dapat segera bangkit dan beradaptasi dengan situasi, serta kembali berkontribusi bagi masyarakat dan negara.
“Pada Pemilu sebelumnya tidak ada yang mengalami [gangguan psikologis]. Tetapi kami berharap para caleg tetap, sehat baik jasmani maupun rohani. Bagi mereka yang tidak lolos menjadi anggota legislatif. dan sekiranya memerlukan konsultasi terkait kejiwaan pasca Pemilu, maka dapat bertemu dengan dokter psikiatri di tiga rumah sakit tersebut,” pungkas Yuni. (MK/MAS)