Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Padepokan Seni Mangundharma Bakal Gelar Pementasan Topeng Malangan Klana Rangga Puspita

Dalam pertunjukan tersebut nantinya akan menggabungkan 2 budaya, yakni budaya Bali dan Malangan atau Jawa.

by RedMP.
2 Maret 2024
in Malang Raya, Seni & Budaya
Bagikan Berita

Press Confrence Padepokan Seni Mangundharna pertunjukan Seni Topeng Malangan Klana Rangga Puspita. (Foto: YD/MP)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Padepokan Seni Mangundharna bakal menggelar pertunjukan Seni Topeng Malangan Klana Rangga Puspita bertajuk Sebuah Kisah Tentang Perjuangan Cinta Sejati, pada Jumat (07/03/2024) mendatang.

Pertunjukan yang bakal digelar di Padepokan Seni Mangudarmo, Jl. Raya Mangudarmo, Desa Tulus Besar, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang tersebut, mengisahkan tentang Rangga Klana dalam versi protagonis.

Sutradara dan Dalang dari Padepokan Seni Mangudarmo, Ki Sholeh Adi Pramono mengatakan pertunjukan topeng malang ini berbeda dari biasanya. Karena, lanjut Ki Sholeh, dalam pertunjukan tersebut nantinya akan menggabungkan 2 budaya, yakni budaya Bali dan Malangan atau Jawa.

“Dalam kisah ini, nantinya Rangga Klana yang biasanya dikenal dengan tokoh yang antagonis nantinya akan berubah versi menjadi tokoh yang protagonis. Tak hanya itu saja, dalam pertunjukan nantinya juga ada budaya Bali termasuk bahasa dan tariannya yang kita gabungkan dengan Malangan atau Jawa,” tutur Ki Sholeh saat Pers Confrence, bertempar di MCC, Sabtu (02/03/2024).

Baca Juga :

Libur Iduladha 2026, Stasiun Malang Layani 5.460 Penumpang dalam Sehari

Libur Iduladha 2026, Stasiun Malang Layani 5.460 Penumpang dalam Sehari

27 Mei 2026
Kantongi Tiga Kandidat, Pemkot Malang Segera Tentukan Plt Kepala Bapenda

Wakil Wali Kota Malang Pastikan Guru Honorer Tetap Terakomodasi

26 Mei 2026
Jelang Iduladha 2026, Wali Kota Malang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban

Jelang Iduladha 2026, Wali Kota Malang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban

25 Mei 2026
Diikuti Ratusan Pasangan, Morula IVF Indonesia Edukasi Penyebab Kegagalan Program Hamil di Malang

Diikuti Ratusan Pasangan, Morula IVF Indonesia Edukasi Penyebab Kegagalan Program Hamil di Malang

24 Mei 2026
Ramai di Media Sosial, Polisi Pastikan Tak Ada Laporan Pocong Abal-Abal di Malang

Ramai di Media Sosial, Polisi Pastikan Tak Ada Laporan Pocong Abal-Abal di Malang

23 Mei 2026
Load More

Tak hanya itu, nantinya Ki Sholeh juga menempatkan penonton satu area dengan pemeran pertunjukan topeng malangan tersebut. “Ini juga berbeda, penonton akan dijadikan satu area dengan panggung agar semua bisa merasakan emosional dari pertunjukan ini nantinya,” jelasnya.

Ki Sholeh menjelaskan dalam pengembangan alur drama Kelana Rangga Puspita, membangun konflik dari kisah orang tua dan anak dari kerajaan Singhasari dan Bali.

“Pertunjukan akan didukung oleh musik live dengan alat musik gamelan Jawa yang dipadukan dengan sentuhan Bali. Selain itu, Kelana Rangga Puspita juga berusaha membuka literasi sastra yang ada di Singosari, memperkenalkan cerita-cerita seperti Legenda Goa Polaman,” paparnya.

Pemeran Utama, Eko Ujang (kiri) saat menunjukan tarian Bali yang akan ditampilkan pada pementasan mendatang. (Foto: YD/MP)

Selanjutnya, Pemeran Rangga Klana Puspita, Eko Ujang mengaku menghadapi banyak hambatan jelang pementasan tersebut. Dijelaskannya, ia harus mempelajari tari dan bahasa Bali untuk kebutuhan pertunjukan.

“Pertemuan budaya antara Singosari atau Malangan dan Bali membawa tantangan tersendiri. Usaha untuk menyatukan karakter keras dan maskulin antara Ronggo Puspita dari Bali dan Trunojoyo dari Singosari memerlukan upaya yang signifikan, karena semuanya telah nyaman dengan Malangan,” ujarnya.

Dirinya berharap berharap dapat memberikan pengalaman mendalam bagi penonton, sekaligus menggali sejarah dan literasi budaya yang sebelumnya belum terjamah. (YD)


Bagikan Berita
ADVERTISEMENT

Related Posts

Libur Iduladha 2026, Stasiun Malang Layani 5.460 Penumpang dalam Sehari

Libur Iduladha 2026, Stasiun Malang Layani 5.460 Penumpang dalam Sehari

27 Mei 2026

...

Kantongi Tiga Kandidat, Pemkot Malang Segera Tentukan Plt Kepala Bapenda

Wakil Wali Kota Malang Pastikan Guru Honorer Tetap Terakomodasi

26 Mei 2026

...

Jelang Iduladha 2026, Wali Kota Malang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban

Jelang Iduladha 2026, Wali Kota Malang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban

25 Mei 2026

...

Diikuti Ratusan Pasangan, Morula IVF Indonesia Edukasi Penyebab Kegagalan Program Hamil di Malang

Diikuti Ratusan Pasangan, Morula IVF Indonesia Edukasi Penyebab Kegagalan Program Hamil di Malang

24 Mei 2026

...

Ramai di Media Sosial, Polisi Pastikan Tak Ada Laporan Pocong Abal-Abal di Malang

Ramai di Media Sosial, Polisi Pastikan Tak Ada Laporan Pocong Abal-Abal di Malang

23 Mei 2026

...

Panja DPR RI Soroti Pelestarian Cagar Budaya Malang, Dorong Penguatan Museum dan Perlindungan Situs

Panja DPR RI Soroti Pelestarian Cagar Budaya Malang, Dorong Penguatan Museum dan Perlindungan Situs

21 Mei 2026

...

Kantongi Tiga Kandidat, Pemkot Malang Segera Tentukan Plt Kepala Bapenda

Kantongi Tiga Kandidat, Pemkot Malang Segera Tentukan Plt Kepala Bapenda

21 Mei 2026

...

Load More
Next Post
Viral Penganiayaan Siswa SMP di Malang Terekam CCTV. Polisi Beberkan Kronologinya

Viral Penganiayaan Siswa SMP di Malang Terekam CCTV. Polisi Beberkan Kronologinya

GANN Malang Raya Gelar Diklat Penyuluhan Anti Narkoba

GANN Malang Raya Gelar Diklat Penyuluhan Anti Narkoba

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin