
KOTA MALANG – malangpagi.com
Sebanyak 4.000 personel gabungan lintas instansi akan dikerahkan untuk mengamankan peringatan Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, pada 8 Februari 2026 mendatang.
Hal tersebut dipastikan langsung oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana. Ia menegaskan bahwa jajaran kepolisian bersama instansi terkait telah melakukan berbagai persiapan, termasuk melalui rapat koordinasi lintas sektor dengan Polda Jawa Timur hingga Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kota Malang.
“Ada sekitar 4.000 petugas gabungan yang nanti akan mengawal kelancaran Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad NU di Stadion Gajayana Malang,” ujar Putu, Jumat (30/1/2026).
Ribuan personel tersebut berasal dari berbagai unsur, mulai dari relawan, Banser, Ansor, TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga petugas medis. Seluruhnya akan bersinergi untuk memastikan keamanan, ketertiban, serta kenyamanan para jemaah.
“Mereka akan membersamai peserta dan jemaah, sekaligus memberikan pelayanan yang maksimal,” jelasnya.
Putu memperkirakan jumlah jemaah yang hadir dalam kegiatan akbar tersebut mencapai 50 ribu hingga 80 ribu orang dari berbagai daerah. Dengan jumlah massa yang besar, potensi kepadatan lalu lintas di sekitar Stadion Gajayana dipastikan tidak terelakkan.
Oleh karena itu, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan stadion pada hari pelaksanaan kegiatan.
“Kemungkinan kepadatan akan terjadi di sekitar Stadion Gajayana. Kami berpesan, khususnya pada tanggal 7 dan 8 Februari, apabila tidak ada kepentingan mendesak, sebaiknya menghindari akses di sekitar lokasi,” tuturnya.
Di sisi lain, Putu berharap peringatan Harlah 1 Abad NU di Kota Malang dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif, serta menjadi momentum kebersamaan bagi seluruh elemen masyarakat.
“Harapan besar kami, kegiatan ini nantinya dapat berjalan lancar dan kondusif,” pungkasnya. (YD)













