Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Sutiaji: Tidak Boleh Ada Perundungan di Kota Malang

Strategi dalam mewujudkan Kota Ramah Anak memiliki banyak komponen. Karakternya tidak ada membully anak.

by Red
30 Oktober 2022
in Kota Malang
Bagikan Berita

(Foto: Pixabay)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Pemerintah Kota Malang terus berupaya mewujudkan Kota Ramah Anak. Salah satu yang dilakukan adalah dengan mengampanyekan Stop Perundungan. “Strategi dalam mewujudkan Kota Ramah Anak memiliki banyak komponen. Karakternya tidak ada membully anak,” ungkap Walikota Malang Sutiaji, ditemui usai Gebyar Senam Kreasi Anak di Stadion Gajayana Malang, Sabtu pagi (29/10/2022).

Di samping itu, program Merdeka Belajar juga terus digencarkan guna membangun karakter anak yang Pancasilais. “Merdeka Belajar sudah tertanam, dan angkatan terbanyak ada di Kota Malang. Dengan Merdeka Belajar, metodologi bahwa anak dianggap mampu. Positive thinking terhadap anak yang didorong dengan talenta yang dimiliki,” beber pemilik kursi N1 tersebut.

Dalam program Merdeka Belajar, menurut Sutiaji, pembelajaran tidak disamakan, tidak pula ada klasifikasi maupun ranking. “Jadi sesuai dengan kemampuan yang dimiliki anak. Dengan begitu, diharapkan mampu meminimalisir bullying,” terangnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Suwarjana menyampaikan bahwa pihaknya selalu mensosialisasikan Sekolah Ramah Anak melalui pendidikan karakter. “Pendidikan karakter tidak hanya di mata pelajaran PPKn saja. Namun juga diterapkan saat pelajaran olahraga, agama, maupun matematika. Kami selalu menerapkan pendidikan karakter dan mensosialisasikan antibully di sekolah-sekolah,” terang Suwarjana.

Baca Juga :

Dugaan Kekerasan Siswa SMPN 18 Malang Berujung Sanksi, Kepala Sekolah Diberhentikan

Dugaan Kekerasan Siswa SMPN 18 Malang Berujung Sanksi, Kepala Sekolah Diberhentikan

25 September 2026
HPN 2027, PWI dan JMSI Dorong Pers Makin Profesional dan Berani Lawan Hoaks

HPN 2027, PWI dan JMSI Dorong Pers Makin Profesional dan Berani Lawan Hoaks

25 September 2026
Kumpulkan Seluruh Cabor, KONI Kota Malang Serius Bidik 222 Emas di Porprov Jatim 2027

Kumpulkan Seluruh Cabor, KONI Kota Malang Serius Bidik 222 Emas di Porprov Jatim 2027

24 September 2026
Seharian Bersama KPK, Wali Kota Malang Ungkap Isi Rakor Tertutup di Gedung DPRD

Seharian Bersama KPK, Wali Kota Malang Ungkap Isi Rakor Tertutup di Gedung DPRD

23 September 2026
KPK Masuk Gedung DPRD Kota Malang, Eksekutif dan Legislatif Dikumpulkan dalam Rakor Tertutup

KPK Masuk Gedung DPRD Kota Malang, Eksekutif dan Legislatif Dikumpulkan dalam Rakor Tertutup

23 September 2026
Load More

Pihaknya juga mendorong setiap sekolah untuk membentuk Satgas Antibullying. “Anggotanya dari siswa-siswi dengan pengawasan guru. Terutama di tingkat SD dan SMP. Apalagi mereka sudah mulai besar, jadi ada kemungkinan terjadinya perundungan,” jelasnya.

Suwarjana menuturkan, jika terjadi tindakan perundungan, siswa harus lapor guru, satpam, atau orangtua. “Siswa yang tiba-tiba menyendiri patut dicurigai korban sebagai bullying. Temannya harus berani melaporkan kepada guru atau satpam. Jika tidak berani, bisa disampaikan kepada orangtua,” pesannya, sembari berharap peran serta orangtua maupun masyarakat dapat meminimalisir terjadinya perundungan.

Suwarjana pun membagikan beberapa tips guna menghindari tindak perundungan “Anak harus diperhatikan dan hindari sendirian. Jika itu terjadi, maka segera dekati,” imbaunya. Selain itu, perundungan anak-anak juga tidak boleh bergurau yang keterlaluan, dan selalu menerapkan budaya tegur sapa.

Di tempat terpisah, Kepala SDN Lowokwaru 4 Kota Malang, Anis Yuniati menyampaikan bahwa sekolah yang dipimpinnya sudah membentuk Satgas Antibullying. “SDN Lowokwaru 4 sudah memiliki Satgas Antibullying. Setiap upacara hari Senin, Satgas berpesan kepada pembina upacara terkait siswa tidak boleh membully temannya. Selain itu kami juga memasang
poster untuk meminimalisir bullying,” jelas Anis.

Di samping itu, siswa kelas 4 dan 5 dijadwalkan piket menyambut di depan pintu gerbang untuk membantu adik kelasnya. “Hal tersebut sekaligus dapat meminimalisir tindak perundungan. Mereka membawakan tas adik kelasnya jika terlalu berat. Alhamdulillah, anak-anak juga merasa senang,” tandas Anis. (Har/MAS)


Bagikan Berita
ADVERTISEMENT

Related Posts

Dugaan Kekerasan Siswa SMPN 18 Malang Berujung Sanksi, Kepala Sekolah Diberhentikan

Dugaan Kekerasan Siswa SMPN 18 Malang Berujung Sanksi, Kepala Sekolah Diberhentikan

25 September 2026

...

Kumpulkan Seluruh Cabor, KONI Kota Malang Serius Bidik 222 Emas di Porprov Jatim 2027

Kumpulkan Seluruh Cabor, KONI Kota Malang Serius Bidik 222 Emas di Porprov Jatim 2027

24 September 2026

...

Seharian Bersama KPK, Wali Kota Malang Ungkap Isi Rakor Tertutup di Gedung DPRD

Seharian Bersama KPK, Wali Kota Malang Ungkap Isi Rakor Tertutup di Gedung DPRD

23 September 2026

...

KPK Masuk Gedung DPRD Kota Malang, Eksekutif dan Legislatif Dikumpulkan dalam Rakor Tertutup

KPK Masuk Gedung DPRD Kota Malang, Eksekutif dan Legislatif Dikumpulkan dalam Rakor Tertutup

23 September 2026

...

DPRD Kota Malang Usulkan Monumen Singa Jadi Ikon Baru Bundaran Pattimura

DPRD Kota Malang Usulkan Monumen Singa Jadi Ikon Baru Bundaran Pattimura

23 September 2026

...

KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kota Malang Beri Segudang Catatan untuk Pemkot

KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kota Malang Beri Segudang Catatan untuk Pemkot

22 September 2026

...

Warung Madura di Tidar Terbakar Hebat, Satu Korban Tewas Terjebak di Bak Mandi

Warung Madura di Tidar Terbakar Hebat, Satu Korban Tewas Terjebak di Bak Mandi

22 September 2026

...

Load More
Next Post
149 Orang Tewas Terinjak-Injak dalam Pesta Haloween di Itaewon, Korea Selatan

149 Orang Tewas Terinjak-Injak dalam Pesta Haloween di Itaewon, Korea Selatan

MPC PP Kota Malang Gelar Peringatan HUT Ke-63 Pemuda Pancasila, Sederhana Namun Sarat Makna

MPC PP Kota Malang Gelar Peringatan HUT Ke-63 Pemuda Pancasila, Sederhana Namun Sarat Makna

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin