
KOTA MALANG – malangpagi.com
Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur (JKJT) membagikan santunan berupa 600 paket sembako dan uang tunai, yang dikemas dalam sebuah acara saresahan bertemakan kerukunan lintas agama, bertempat di Basecamp JKJT, Jalan Blitar No. 12, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Selasa malam (11/4/2023).
Sarasehan ini menghadirkan tiga narasumber. Yaitu KRT KH Musyrifin Pujo Rekso Budoyo selaku pengasuh Padepokan Panotogomo, Uskup Malang Mgr. Henricus Pidyarto Gunawan, serta Pendeta Natael Hermawan Prianto yang merupakan Ketua Pelayan Harian Majelis Agung (PHMA) Greja Kristen Jawi Wetan.
Usai sarasehan, dilakukan pembagian santunan paket sembako dan uang tunai secara simbolis kepada anak-anak binaan JKJT.
Pendiri JKJT, Agustinus Tedja Bawana, menegaskan bahwa pihaknya akan terus menyampaikan kabar damai antarumat beragama. Menurutnya, kerukunan harus dijaga di atas perbedaan, untuk masa depan generasi penerus.

“Kami tidak menginginkan anak-anak kita mengalami kemunduran moral dan etika di era milenial ini. Yang nantinya dapat membuat mereka terjebak dalam paham- paham yang tidak tepat terkait perbedaan,” tutur pria yang akrab disapa Ayah Tedja itu.
Lebih lanjut, dirinya menyebut bahwa JKJT tidak akan lelah dan berhenti atas nama kemanusiaan. “Indonesia harus punya kesamaan di atas perbedaan. Demi masa depan anak bangsa. Dengan cinta kasih akan berbuah sebuah kejujuran,” tegasnya.
Pria yang dikenal aktif di bidang penanggulangan bencana itu mengungkapkan, kejujuran merupakan poin utama untuk menciptakan sebuah kerukunan. Hal tersebut harus dilandasi cinta kasih. “Otomatis sikap saling menghargai dan menghormati akan muncul,” imbuh Tedja.
Ia juga mengungkapkan, pemberian santunan baik berupa sembako maupun uang tunai sudah dilakukan oleh JKJT sejak awal bulan Ramadan. “Mulai awal bulan puasa kami sudah mendistribusikan [bantuan] secara door-to-door, menyasar warga daerah binaan kami. Di antaranya daerah Blimbing, Kalisari, Jagalan, Mergosono, Muharto, bawah Jembatan Gadang, Kampung Topeng, dan Supit Urang,” bebernya. (DK99/MAS)















