
SURABAYA – malangpagi.com
Mengawali tahun baru sekaligus menyambut peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Jawa Timur menggelar doa bersama di rumah anak yatim Historia Yatama, Waru, Sidoarjo, Kamis (8/1/2026).
Ketua JMSI Jawa Timur, Syaiful Anam menegaskan bahwa doa memiliki peran penting dalam setiap ikhtiar yang dilakukan manusia, termasuk dalam menjalankan profesi jurnalistik.
“Doa menjadi sangat penting karena kita berusaha bekerja, namun dunia beserta isinya ini milik Allah yang mengatur dan menentukan,” ujar Syaiful Anam.
Doa bersama dipimpin oleh pengasuh Historia Yatama, Hj. Nur Babul Jannah bersama puluhan anak yatim. Mereka memanjatkan doa untuk keberhasilan, keberkahan, dan keselamatan seluruh keluarga besar JMSI serta insan pers.
“Mudah-mudahan keluarga besar JMSI, para wartawan, dan kita semua selalu berada dalam petunjuk dan pertolongan Allah SWT,” ucapnya.
Dalam tausiyah singkat yang disampaikan, dijelaskan tentang urutan kekuatan di dunia sebagaimana diajarkan dalam Islam. Gunung dan batu disebut kuat, namun dapat dihancurkan besi. Besi dapat dilelehkan api, api dapat dipadamkan air, air dapat digerakkan angin, dan angin disebut sebagai kekuatan besar di muka bumi. Namun, semua itu masih dapat dikendalikan oleh kekuatan doa dan amal saleh yang ikhlas kepada Allah SWT.
“Karena itu, doa menjadi kekuatan yang paling menentukan di muka bumi,” ujar ustadz.
Rumah anak yatim Historia Yatama yang beralamat di Jalan Brigjen Katamso IV Graha Angkasa RRI Blok A Nomor 8, Waru, Sidoarjo, saat ini membina sebanyak 90 anak asuh yang terdiri dari anak yatim, piatu, dhuafa, dan anak terlantar.
Yayasan ini berdiri sejak 2004 dan saat ini dipimpin oleh H. Bambang selaku ketua, Dinda Fadliyah Dzikriana sebagai sekretaris, dan Hj. Nur Babul Jannah sebagai bendahara, dengan pembina Rofiqul Hujjaj serta pengawas Hj. Ida Mawaddah.
Kegiatan doa bersama tersebut dihadiri jajaran pengurus JMSI Jawa Timur hasil Musyawarah Daerah (Musda) 2025, di antaranya Syaiful Anam (Ketua), Budi Purna (Sekretaris), Erfandi Putra (Bendahara), serta para wakil ketua dan anggota, yakni Hery Sunarjo, Jay Wijayanto, Achmad Tauriq Imani, dan Moekti Wibowo.
Sebagai informasi, Hari Pers Nasional diperingati setiap tahun bertepatan dengan hari lahir Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada 9 Februari 1946. Penetapan HPN didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985 yang ditandatangani Presiden Soeharto.
JMSI sendiri berdiri pada 8 Februari 2020 bertepatan dengan peringatan HPN ke-74 di Kalimantan Selatan dan disahkan oleh Menteri Hukum dan HAM RI pada tahun yang sama. Pada 10 Januari 2022, JMSI resmi menjadi konstituen Dewan Pers.
“Tahun 2026 ini HPN diselenggarakan di Provinsi Banten pada 7–9 Februari dengan tema ‘Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat’,” pungkas Syaiful Anam. (YD)















