Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Wali Kota Malang Tinjau Uji Coba MBG Prasmanan di MIN 2, Siswa Dinilai Lebih Puas

Sistem prasmanan dinilai membutuhkan waktu lebih lama karena siswa harus antre dan makan secara bergiliran.

by RedMP.
2 April 2026
in Kota Malang
Bagikan Berita

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat ikut merasakan MBG prasmanan di MIN 2 Malang. (Foto: YD/MP)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meninjau langsung uji coba penyajian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan di MIN 2 Kota Malang, Kamis (2/4/2026). Uji coba ini menjadi yang pertama kali diterapkan di Kota Malang sebagai alternatif dari sistem pembagian makanan sebelumnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wahyu Hidayat turut melihat secara langsung antusiasme siswa serta mencicipi menu yang disajikan. Ia juga berdialog dengan sejumlah siswa untuk mengetahui respons terhadap konsep baru tersebut.

“Ini MBG prasmanan pertama kali di Kota Malang. Tadi saya lihat langsung dan berdialog dengan siswa, terutama kelas 6. Dengan sistem prasmanan ini, makanannya lebih hangat, porsinya bisa disesuaikan, dan menunya lebih bervariasi,” ujarnya.

Menurutnya, variasi menu menjadi salah satu keunggulan utama dari konsep prasmanan. Selain lebih lengkap, rasa makanan juga dinilai lebih baik dan diminati siswa.

Baca Juga :

750 Alumni Ramaikan Jalan Sehat IKAMISA, Uklam Tahes Heritage 124 Cetak Rekor Peserta Terbanyak

750 Alumni Ramaikan Jalan Sehat IKAMISA, Uklam Tahes Heritage 124 Cetak Rekor Peserta Terbanyak

29 Juni 2026
Bung Karno Cup 2026, DPC PDI Perjuangan Kota Malang Rangkul Anak Muda Lewat Domino dan Mobile Legends

Bung Karno Cup 2026, DPC PDI Perjuangan Kota Malang Rangkul Anak Muda Lewat Domino dan Mobile Legends

27 Juni 2026
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Unisma Kelola Keuangan Secara Bijak

Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Unisma Kelola Keuangan Secara Bijak

25 Juni 2026
Tiga Karakter dalam Satu Lini, Hyundai New CRETA Tawarkan Pilihan Sesuai Gaya Hidup

Tiga Karakter dalam Satu Lini, Hyundai New CRETA Tawarkan Pilihan Sesuai Gaya Hidup

24 Juni 2026
RSU Brimedika dan Mahasiswa UMM Gelar Health Expo 2026, Kampanyekan Gaya Hidup Sehat

RSU Brimedika dan Mahasiswa UMM Gelar Health Expo 2026, Kampanyekan Gaya Hidup Sehat

23 Juni 2026
Load More

“Menu yang disajikan sangat lengkap, mulai dari protein, karbohidrat, buah hingga minuman bergizi. Anak-anak juga merasa puas, apalagi sekarang porsinya bisa menyesuaikan kebutuhan masing-masing,” terangnya.

Meski demikian, Wahyu mengakui ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian, terutama terkait pengaturan waktu belajar. Sistem prasmanan dinilai membutuhkan waktu lebih lama karena siswa harus antre dan makan secara bergiliran.

“Ini yang perlu diatur, karena antre dan waktu makan bisa menyita jam pelajaran. Nanti akan kita koordinasikan dengan pihak sekolah,” katanya.

Dari sisi pengawasan, ia menilai penyajian secara prasmanan justru memiliki keunggulan dibanding sistem nasi kotak atau ompreng. Makanan dinilai lebih segar karena tidak tertutup dalam waktu lama selama distribusi.

“Kalau prasmanan ini lebih terbuka, jadi rasa makanan lebih natural. Tidak seperti ompreng yang tertutup sehingga kadang berair karena perjalanan dari dapur ke sekolah,” ungkapnya.

Setelah uji coba ini, Pemerintah Kota Malang akan melakukan evaluasi menyeluruh sebelum memutuskan penerapan lebih luas. Hasil evaluasi tersebut nantinya akan dilaporkan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) melalui koordinasi yang telah terjalin.

“Kita evaluasi dulu, kelebihan dan kekurangannya seperti apa. Nanti kita laporkan ke BGN untuk menjadi bahan kebijakan selanjutnya,” jelasnya.

Wahyu menambahkan, konsep prasmanan memungkinkan diterapkan di sekolah lain, namun tetap harus mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kesiapan sarana dan pengaturan waktu belajar.

“Bisa diterapkan di sekolah lain, tapi harus dilihat juga kesiapan dan kondisi masing-masing. Ada kelebihan dan kekurangannya,” jelasnya.

Sementara itu, terkait keamanan pangan dalam program MBG, Wahyu memastikan kondisi di Kota Malang relatif aman. Evaluasi terakhir menunjukkan tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaan program tersebut.

“Secara umum aman, tidak ada masalah. Sekarang sudah kembali normal dan hasil evaluasi menunjukkan Kota Malang relatif aman untuk pelaksanaan MBG,” pungkasnya. (YD)


Bagikan Berita
ADVERTISEMENT

Related Posts

750 Alumni Ramaikan Jalan Sehat IKAMISA, Uklam Tahes Heritage 124 Cetak Rekor Peserta Terbanyak

750 Alumni Ramaikan Jalan Sehat IKAMISA, Uklam Tahes Heritage 124 Cetak Rekor Peserta Terbanyak

29 Juni 2026

...

Bung Karno Cup 2026, DPC PDI Perjuangan Kota Malang Rangkul Anak Muda Lewat Domino dan Mobile Legends

Bung Karno Cup 2026, DPC PDI Perjuangan Kota Malang Rangkul Anak Muda Lewat Domino dan Mobile Legends

27 Juni 2026

...

Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Unisma Kelola Keuangan Secara Bijak

Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Unisma Kelola Keuangan Secara Bijak

25 Juni 2026

...

Tiga Karakter dalam Satu Lini, Hyundai New CRETA Tawarkan Pilihan Sesuai Gaya Hidup

Tiga Karakter dalam Satu Lini, Hyundai New CRETA Tawarkan Pilihan Sesuai Gaya Hidup

24 Juni 2026

...

RSU Brimedika dan Mahasiswa UMM Gelar Health Expo 2026, Kampanyekan Gaya Hidup Sehat

RSU Brimedika dan Mahasiswa UMM Gelar Health Expo 2026, Kampanyekan Gaya Hidup Sehat

23 Juni 2026

...

Puluhan Band Siap Meriahkan PartiLibur Caravan 2026 di BNS Batu

Puluhan Band Siap Meriahkan PartiLibur Caravan 2026 di BNS Batu

22 Juni 2026

...

Ribuan Warga Malang Raya Deklarasikan Dukungan untuk Program MBG di Alun-Alun Tugu

Ribuan Warga Malang Raya Deklarasikan Dukungan untuk Program MBG di Alun-Alun Tugu

20 Juni 2026

...

Load More
Next Post
Manajemen Baru Wendit Buka Suara Soal Tunggakan Pembayaran Vendor CCTV dan Audio Sebesar Rp 105 Juta

Manajemen Baru Wendit Buka Suara Soal Tunggakan Pembayaran Vendor CCTV dan Audio Sebesar Rp 105 Juta

Gagal Menang, Arema FC Ditahan Imbang Malut United 1-1

Gagal Menang, Arema FC Ditahan Imbang Malut United 1-1

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin