
KOTA MALANG – malangpagi.com
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menggelar aksi pembersihan halte di depan SMAN 1 Malang, Senin (27/4/2026), sebagai langkah penanganan awal di tengah keterbatasan anggaran.
Kegiatan ini juga menjadi respons atas inisiatif komunitas yang lebih dulu melakukan perbaikan dan pengecatan halte secara mandiri di kawasan Veteran.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Malang, Muhammad Anis Januar, mengakui bahwa gerakan masyarakat tersebut turut mendorong pihaknya untuk bergerak.
“Antara lain iya (bentuk respons komunitas). Kami berterima kasih, ini bagus. Makanya kami juga tidak mau kalah, kami lakukan hal yang sama,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Dishub fokus pada pembersihan ringan, seperti menghilangkan kotoran dan membersihkan coretan vandalisme yang menempel di halte. Hal ini dilakukan karena tidak adanya alokasi anggaran khusus untuk perbaikan menyeluruh.
“Karena tidak ada anggaran, ya yang bisa kita lakukan maksimal dibersihkan. Vandalisme kita coba hilangkan, mungkin pakai thinner kalau masih bisa,” jelas Anis.
Ke depan, Dishub berencana memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari komunitas hingga perguruan tinggi, guna merawat fasilitas publik secara bersama-sama.
“Kami ingin kolaborasi. Teman-teman komunitas akan kami undang, kita apresiasi, lalu kita kerja bareng lagi di halte-halte lainnya,” katanya.
Ia menyebut, kondisi halte di Kota Malang memang masih banyak yang membutuhkan perhatian.
“Dari total 37 halte yang ada, sebagian besar perlu dibersihkan, bahkan tidak sedikit yang memerlukan perbaikan,” terangnya.
Meski demikian, Dishub memilih memulai dari langkah sederhana melalui pembersihan sebagai bentuk penanganan awal, sembari membuka ruang kolaborasi di tengah keterbatasan anggaran.
“Ini bagian dari kreativitas di tengah keterbatasan. Yang penting kita mulai dulu, bareng-bareng dengan masyarakat,” pungkasnya. (YD)












