
KOTA MALANG – malangpagi.com
Memasuki usia ke-22 tahun, d’Kross Community menegaskan komitmennya menjaga persaudaraan dan kepedulian sosial melalui doa bersama serta silaturahmi dengan anak-anak yatim piatu di Panti Asuhan Yayasan Sunan Kalijogo (Yasuka), Jalan LA Sucipto Gang Taruna VII Nomor 43A, Blimbing, Kota Malang, Sabtu (17/10/2026).
Perayaan hari jadi komunitas yang lahir dari semangat Aremania tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Sejumlah perwakilan komunitas di bawah naungan d’Kross Community turut hadir, termasuk d’Kross Boxing Camp dan d’Kross Band.
Acara diawali dengan pekikan khas Aremania, “Salam Satu Jiwa”, kemudian dilanjutkan dzikir, sholawat, tawassul, dan doa bersama yang dipimpin Ustaz Zainal serta Kyai Munir dari Yasuka.
Frontman d’Kross, Ade Herawanto, mengungkapkan rasa syukur karena perjalanan panjang komunitasnya dapat diperingati melalui kegiatan yang memberikan kebahagiaan kepada anak-anak panti asuhan.
Pria yang akrab disapa Sam Ade itu menegaskan, kepedulian terhadap sesama merupakan nilai yang harus terus dijaga di tengah perjalanan d’Kross dalam berbagai bidang.
“Alhamdulillah, kami bisa kembali bersilaturahmi dengan adik-adik di Yasuka. Mereka terlihat antusias dan senang. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga,” ungkapnya.
Bagi Sam Ade, Yasuka bukan sekadar lokasi kegiatan sosial, melainkan tempat yang menyimpan kenangan dan ikatan batin yang telah terbangun selama bertahun-tahun.
Ia berharap hubungan dengan keluarga besar Yasuka tetap terpelihara dan senantiasa diliputi kesehatan serta keberkahan.
“Kami di Yasuka ini punya ikatan batin yang sudah terpatri dan tidak bisa diingkari. Banyak kenangan yang tidak mungkin terlupakan,” tuturnya.
Sam Ade juga menyampaikan harapan agar silaturahmi tetap terjaga hingga memasuki masa pensiun. Ia mendoakan agar masa tersebut dapat dijalani dengan sehat, tetap produktif, dan disertai kelancaran rezeki.
“Semoga saat memasuki masa pensiun selalu diberikan kesehatan. Kegiatannya sedikit, tetapi rezekinya bertambah banyak,” ujarnya disambut suasana akrab.
Sementara itu, Ustaz Zainal turut mendoakan perjalanan d’Kross Community agar semakin membawa manfaat bagi masyarakat.
“Mudah-mudahan ulang tahun d’Kross menambah keberkahan. Semoga selalu mendapat rahmat dari Allah SWT, rezekinya lancar, dan umurnya barokah,” tuturnya.
Ia juga mengapresiasi kontribusi Sam Ade yang dinilai memiliki andil dalam pengembangan Yasuka.
Momentum perayaan HUT ke-22 tersebut juga dimanfaatkan perwakilan d’Kross Boxing Camp, Doni Kei, untuk meminta doa dan dukungan menjelang pertandingan Baku Hantam Championship Flos Fight Series di Surabaya.
Petarung asal Kota Tual, Maluku Tenggara, itu dijadwalkan tampil dengan aturan kick striking. Ia berharap dapat memberikan performa terbaik, terhindar dari cedera, serta membawa hasil positif bagi komunitas dan Aremania.
“Mohon doanya semoga kami bisa menang, tidak sampai cedera, dan d’Kross tetap eksis serta membawa pulang hasil terbaik, khususnya untuk Aremania,” harapnya.
Menanggapi permohonan tersebut, Ustaz Zainal turut mendoakan para atlet d’Kross Boxing Camp yang dijadwalkan bertanding pada 7 dan 14 November 2026. Ia berharap seluruh atlet diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran selama menjalani pertandingan.
Dua Dekade Lebih Berkarya, d’Kross Band Siapkan Single Baru
Semangat berkarya juga terus dijaga d’Kross Band yang tumbuh dari kultur suporter Arema. Road Manager d’Kross Band, Yoga BM, mengatakan perjalanan selama lebih dari dua dekade tidak menyurutkan aktivitas musik mereka.
Hingga kini, d’Kross Band masih aktif tampil dari satu komunitas ke komunitas lainnya untuk menjaga hubungan dengan para penggemar. Band tersebut juga telah merilis belasan album dengan beragam warna musik, mulai dari lagu dan chant suporter, rock, reggae, hingga punk-ska.
“d’Kross masih manggung keliling ke komunitas-komunitas sambil menyambung tali silaturahmi. Dalam kondisi apa pun, seniman harus tetap berkarya. Saat ini kami juga sedang menyiapkan sejumlah single baru,” jelas Yoga.
Menurutnya, keberlanjutan d’Kross tidak hanya diwujudkan melalui karya musik, tetapi juga keterlibatan dalam berbagai kegiatan komunitas dan sosial. Kedekatan dengan Aremania serta masyarakat Malang menjadi bagian penting yang terus dipertahankan.
Semangat tersebut juga akan mewarnai penyelenggaraan Malang Super Fight ke-27 yang dijadwalkan berlangsung pada 14–15 November 2026.
d’Kross Community berdiri pada 17 Oktober 2006. Komunitas ini dibentuk berangkat dari ketertarikan Ade Herawanto terhadap militansi Aremania dalam mendukung Arema.
Seiring perkembangannya, d’Kross tidak hanya bergerak di bidang musik, tetapi juga merambah olahraga, seni, budaya, pengamanan swakarsa, serta berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
d’Kross Band yang diperkuat lima personel bahkan telah menjelajahi sejumlah daerah di Indonesia untuk menghibur penggemarnya, termasuk warga Malang yang merantau. Beberapa daerah yang pernah disambangi antara lain Batam, Jakarta, Kalimantan, Bali, dan Lombok.
Memasuki usia ke-22 tahun, d’Kross Community menjadikan kegiatan bersama anak-anak yatim piatu di Yasuka sebagai momentum untuk memperkuat nilai persaudaraan dan solidaritas.
Perjalanan komunitas, menurut semangat yang terus mereka jaga, bukan semata tentang karya dan pencapaian, melainkan juga kepedulian serta manfaat yang dapat diberikan kepada sesama.
Melalui doa bersama dan silaturahmi tersebut, d’Kross Community berharap semangat kebersamaan yang tumbuh dari kultur Aremania terus terpelihara dan menjadi bagian penting dari perjalanan komunitas di masa mendatang. (YD)










