Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Polresta Malang Kota Gagalkan Percobaan Bunuh Diri di Alun-Alun Merdeka

Seorang perempuan diduga hendak mengakhiri hidupnya dengan mengiris lengan menggunakan pecahan kaca.

by RedMP.
21 Oktober 2026
in Kota Malang
Bagikan Berita

Anggota Polresta Malang Kota saat berhasil menggagalkan percobaan bunuh diri di Alun-Alun Merdeka. (Foto: Istimewa)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Kesigapan anggota Satlantas Polresta Malang Kota bersama tiga taruni Latihan Kerja (Latja) Akademi Kepolisian (Akpol) berhasil mencegah seorang perempuan berinisial AS (19) melukai dirinya sendiri di kawasan Alun-Alun Merdeka, Kota Malang, Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.

Perempuan asal Jalan Stadion Barat, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, tersebut diduga hendak mengakhiri hidupnya dengan mengiris lengan menggunakan pecahan kaca.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobhikin, menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika AS mendatangi Aipda Firman, anggota Satlantas yang sedang bertugas di Pos 12.0 Alun-Alun Merdeka.

Saat itu, AS mengaku datang ke Kota Malang untuk menenangkan diri karena sedang menghadapi persoalan keluarga. Ia juga mengungkapkan perasaan tertekan lantaran merasa disalahkan oleh orang-orang terdekatnya.

Baca Juga :

UIBU Malang Lanjutkan Sambut Maba Lewat Entrepreneur Heppiee

UIBU Malang Lanjutkan Sambut Maba Lewat Entrepreneur Heppiee

21 Oktober 2026
TPA Supit Urang Malang Kebakaran, Penyebab Belum Diketahui

TPA Supit Urang Malang Kebakaran, Penyebab Belum Diketahui

21 Oktober 2026
Tekan Risiko Banjir, Pemkot Malang Ajak Perusahaan Bangun Sumur Injeksi

Tekan Risiko Banjir, Pemkot Malang Ajak Perusahaan Bangun Sumur Injeksi

21 Oktober 2026
UIBU Malang Resmi Buka Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga S1, Kantongi SK Mendiktisaintek

UIBU Malang Resmi Buka Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga S1, Kantongi SK Mendiktisaintek

20 Oktober 2026
HUT ke-22 d’Kross Community, Perkuat Solidaritas Aremania Lewat Doa Bersama Anak Yatim

HUT ke-22 d’Kross Community, Perkuat Solidaritas Aremania Lewat Doa Bersama Anak Yatim

19 Oktober 2026
Load More

Mendengar cerita tersebut, Aipda Firman berupaya membangun komunikasi dan memberikan dukungan agar AS tidak larut dalam persoalan yang dihadapinya.

“Anggota yang siaga di Pos 12.0 juga sudah memberikan motivasi agar AS tidak menyerah menghadapi masalah dan tetap memikirkan masa depannya,” ungkap Lukman, Rabu (21/10/2026).

Setelah percakapan mereda, AS meninggalkan pos. Namun, Aipda Firman masih mengkhawatirkan kondisinya sehingga memutuskan untuk memantau dari kejauhan.

Kekhawatiran tersebut terbukti ketika ia melihat AS duduk sambil menggores-gores tangannya. Saat didekati, perempuan itu diketahui memegang pecahan kaca dan tampak mengiris lengannya sendiri.

Aipda Firman segera menghampiri dan berupaya menghentikan tindakan tersebut. Meski AS sempat berontak saat diamankan, ia akhirnya berhasil mengambil pecahan kaca dari tangan perempuan tersebut.

Selanjutnya, Aipda Firman meminta bantuan warga di sekitar lokasi dan menghubungi personel Pamapta Polresta Malang Kota untuk membantu penanganan lebih lanjut.

Dalam situasi tersebut, tiga taruni Latja Akpol, yakni Azzah Paramadhita, Melysa Frederica Ivana Lubis, dan Nur Asma Yansyah, turut berperan menenangkan AS.

Ketiganya mengajak AS berkomunikasi secara persuasif, membantu meredakan emosinya, serta memberikan air putih dan makanan agar kondisinya berangsur lebih tenang.

Setelah situasi terkendali, personel Pamapta menghubungi pihak keluarga. Bibi AS yang berdomisili di wilayah Kedungkandang kemudian datang ke Pos 12.0 Alun-Alun Merdeka.

Setelah berbincang dengan anggota kepolisian, AS diajak menuju rumah bibinya menggunakan mobil Pamapta Polresta Malang Kota. Personel Samapta dan taruni Latja Akpol selanjutnya memberikan pendampingan hingga ibu kandung AS datang menjemputnya untuk dibawa pulang ke Turen.

“Alhamdulillah, akhirnya AS bertemu dengan ibu kandungnya dan dibawa pulang ke Turen. Terima kasih untuk keterlibatan masyarakat yang sudah membantu penanganan saat di Alun-Alun Merdeka,” ujar Lukman.

Lukman menegaskan, peristiwa tersebut menunjukkan pentingnya respons cepat dan kepedulian masyarakat maupun aparat kepolisian ketika menghadapi situasi darurat yang mengancam keselamatan seseorang.

“Pendekatan humanis melalui komunikasi yang baik dan sikap tidak menghakimi menjadi bagian penting dalam membantu meredakan tekanan emosional serta mencegah tindakan yang membahayakan diri,” pungkasnya.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa seseorang yang sedang menghadapi persoalan berat membutuhkan dukungan dan pendampingan dari lingkungan sekitarnya. Kehadiran keluarga, kepedulian masyarakat, serta bantuan yang tepat diharapkan dapat membantu mereka melewati masa sulit dan menemukan kembali harapan untuk melanjutkan hidup. (YD)


Bagikan Berita
ADVERTISEMENT

Related Posts

UIBU Malang Lanjutkan Sambut Maba Lewat Entrepreneur Heppiee

UIBU Malang Lanjutkan Sambut Maba Lewat Entrepreneur Heppiee

21 Oktober 2026

...

TPA Supit Urang Malang Kebakaran, Penyebab Belum Diketahui

TPA Supit Urang Malang Kebakaran, Penyebab Belum Diketahui

21 Oktober 2026

...

Tekan Risiko Banjir, Pemkot Malang Ajak Perusahaan Bangun Sumur Injeksi

Tekan Risiko Banjir, Pemkot Malang Ajak Perusahaan Bangun Sumur Injeksi

21 Oktober 2026

...

UIBU Malang Resmi Buka Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga S1, Kantongi SK Mendiktisaintek

UIBU Malang Resmi Buka Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga S1, Kantongi SK Mendiktisaintek

20 Oktober 2026

...

HUT ke-22 d’Kross Community, Perkuat Solidaritas Aremania Lewat Doa Bersama Anak Yatim

HUT ke-22 d’Kross Community, Perkuat Solidaritas Aremania Lewat Doa Bersama Anak Yatim

19 Oktober 2026

...

Polresta Malang Kota Pantau Stok BBM di Lima Kecamatan, Pastikan Antrean Terkendali

18 Oktober 2026

...

17 Tahun Konsisten Gelar Uklam Tahes, IKAMISA Bidik Rekor MURI Lewat Pelaksanaan ke-127

17 Tahun Konsisten Gelar Uklam Tahes, IKAMISA Bidik Rekor MURI Lewat Pelaksanaan ke-127

17 Oktober 2026

...

Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin