
KOTA MALANG – malangpagi.com
Teamwork Tugu Tirta Kota Malang pada Senin (17/3/2025) melakukan survei lokasi event Madyopuro Mangano, di kawasan Jalan Danau Jonge Kota Malang, Terminal Madyopuro, dan Velodrome Kota Malang. Bersama Tim Panitia Pelaksana Madyopuro Mangano, Teamwork Tugu Tirta Kota Malang bersama-sama melakukan pemetaan titik-titik lokasi Fountain Water untuk layanan ZAMP (Zona Air Minum Prima). Layanan tersebut akan diberikan selama pelaksanaan event Madyopuro Mangano, 4–10 April 2025 mendatang.
“Tugu Tirta akan memberikan dukungan penuh, all out memberikan layanan ZAMP selama event Madyopuro Mangano. Pengunjung dan semua peserta dapat langsung memanfaatkan layanan ZAMP ini. Air bersih siap minum dan dijamin halal. Karena sudah bersertifikasi halal nasional,” ungkap Indah Supadmi, selaku Manajer Umum Perumda Tugu Tirta Kota Malang, Senin (17/3/2025).
Lebih lanjut dirinya menambahkan, Perumda Tugu Tirta Kota Malang berharap mampu menjadi Tuan Rumah yang baik untuk membangun Kawasan Madyopuro Mangano. Termasuk membangun branding dan city beautification Kota Malang, khususnya yang berada di Kawasan Madyopuro Mangano. Yang ke depan dapat bekerjasama sama dengan Jasa Marga selaku pengelola Exit Tol Madyopuro Kota Malang.
“Saat ini, Pintu Tol Madyopuro ini telah menjadi satu-satunya jalan masuk langsung ke jantung Kota Malang. Maka, Kawasan Madyopuro Mangano ini ke depannya sudah layak menjadi Teras Depan atau Wajah Baru Pintu Masuk Kota Malang. Harus segera kita percantik bersama. Tugu Tirta Kota Malang siap,” sambung Indah.
Sementara itu, Anang Setiawan selaku perwakilan Panitia Pelaksana Madyopuro Mangano, menyatakan bahwa dukungan all out dari Perumda Tugu Tirta Kota Malang merupakan suntikan semangat yang luar biasa. Terlebih adanya layanan ZAMP Ia yakini akan semakin memanjakan pengunjung dan seluruh peserta.
“Event Madyopuro Mangano ini memang mengusung tema kuliner lokal halal. Maka, hadirnya layanan ZAMP air bersih siap minum yang halal, tentu sangat mendukung dan dibutuhkan,” ujar pria yang juga dipercaya membangun kerjasama antar instansi dan organisasi dalam Kelompok Kerja Masyarakat (Pokjamas) Madyopuro itu.
Anang menyebut, saat ini Panitia Pelaksana Madyopuro Mangano tetap membuka ruang-ruang kerjasama dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Termasuk sponsor, komunitas dan mitra kerja lainnya. Khususnya dalam mensukseskan pelaksanaan Madyopuro Mangano, serta untuk membangun Kawasan tersebut.
“Event Madyopuro Mangano ini yang pertama kali kita laksanakan. Harapannya kita dapat melaksanakan reguler setiap bulan. Tentu dengan tema yang berbeda-beda. Meskipun secara ruhnya sama, yaitu membangun kawasan Madyopuro Mangano sebagai Surga Kuliner Indonesia di Kota Malang,” ucap Anang.
Di tempat yang sama, Siswantoro selaku perwakilan Tokoh masyarakat Madyopuro yang juga menjadi penggerak pariwisata daerah Kota Malang, menyatakan bahwa Kawasan Madyopuro Mangano berpotensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi baru wisata gastronomi lokal.
Ia pun berharap, keanekaragaman produk kuliner di Kota Malang dapat dipusatkan di Kawasan Madyopuro Mangano. Sehingga Kota Malang memiliki pusat wisata kuliner atau gastronomi yang dikenal di Indonesia. Menurutnya, Tugu Tirta Kota Malang juga punya peran strategis dalam mewujudkannya. Apalagi lokasi Kantor Perumda Tugu Tirta Kota Malang berada tepat di jantung Kawasan Madyopuro Mangano.
“Perumda Tugu Tirta Kota Malang bisa mengambil peran strategis. Mewujudkan Kawasan Madyopuro Mangano sebagai destinasi wisata gastronomi Indonesia di Kota Malang. Apapun makanannya, minumnya ZAMP. Karena gastronomi ataupun kuliner apapun, pastilah membutuhkan minuman,” tutup Siswantoro, yang dipercaya mengembangkan program event dalam mewujudkan Kawasan Madyopuro Mangano. (MAS)