
MALANG – malangpagi.com
Gerakan Sehat Dampit (GSD) yang digagas Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila (PP) Dampit kembali digelar meriah di kawasan eks Pasar Lama Dampit, Kabupaten Malang, Minggu (12/4/2026).
Kegiatan ini menjadi momen pembuka setelah libur bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri, sekaligus ajang silaturahmi warga yang masih dalam suasana Lebaran.
Sejak pagi, ratusan warga tampak memadati lokasi untuk mengikuti senam sehat bersama yang dipandu instruktur Zin Zio. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, menandai besarnya minat warga terhadap kegiatan yang mengusung gaya hidup sehat tersebut.
Ketua PAC Pemuda Pancasila Dampit, H. Nanang Qosim, menyampaikan rasa syukur atas partisipasi masyarakat dalam kegiatan perdana pascalibur tersebut.
Ia menjelaskan, GSD merupakan inisiatif yang ia gagas untuk mengajak masyarakat, khususnya di wilayah Dampit, agar membiasakan hidup sehat melalui olahraga rutin.
“Alhamdulillah, warga sangat antusias. Kegiatan ini kami buka kembali setelah libur Ramadan dan Idulfitri, sekaligus menjadi ajang silaturahmi karena masih dalam suasana Lebaran,” ujarnya.
Nanang berharap GSD dapat menjadi wadah kebersamaan sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
“Kegiatan senam setiap Minggu pagi ini kami gagas untuk mengajak masyarakat Dampit sehat bersama. Semoga bisa memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Malang, Abah Sanusi yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.
Tak hanya berdampak pada kesehatan, kegiatan ini juga dinilai memberi efek positif terhadap perekonomian warga, khususnya pelaku UMKM di kawasan Pasar Lawas Dampit. Ramainya pengunjung mendorong peningkatan aktivitas jual beli di sekitar lokasi.
“Setidaknya kegiatan ini membantu meningkatkan perputaran ekonomi UMKM di Pasar Lawas Dampit,” jelasnya.
Lebih lanjut, Nanang menegaskan bahwa Gerakan Sehat Dampit merupakan bentuk komitmen Pemuda Pancasila untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial, olahraga, dan pemberdayaan ekonomi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menjadi mitra masyarakat dalam pembangunan di tingkat lokal,” pungkasnya. (YD)












