
KOTA PADANG – malangpagi.com
Misi Pemerintah Kota Malang dalam mengangkat kreasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) XV Padang pada 7–10 Agustus 2022 terbilang sukses.
Hal ini dapat dibuktikan dengan penjualan daster bordir merek Red Tulip yang menjadi unggulan, langsung terjual habis diborong delegasi yang mengunjungi stan Kota Malang, di hari pertama gelaran Indonesia City Expo 2022.
Walikota Malang Sutiaji mengungkapkan, hal tersebut menjadi testimoni nasional akan kualitas karya kreatif dari Kota Malang. “Bagi daerah, khususnya Kota Malang, Rakernas ini menjadi ajang promosi produk-produk unggulan. Sehingga harapannya nanti banyak orang datang ke Kota Malang, dan ada efek domino bagi ekonomi masyarakat,” tuturnya, Senin (8/8/2022).
Terlihat sejumlah Walikota beserta delegasi dari Tarakan, Mojokerto, dan Makassar memborong produk daster Malangan yang kaya motif, dengan kualitas bahan katun Jepang yang terbaik di kelasnya, serta dibuat secara handmade embroidery.
Di tempat yang sama, Ike Vidya, pemilik merek Red Tulip mengaku senang difasilitasi Pemkot Malang untuk mengikuti pameran yang dihadiri delegasi dari 98 kota se-Indonesia ini.
“Ini support [Pemkot Malang] yang luar biasa untuk UMKM lokal. Tidak hanya daster, tapi juga produk taplak, sandal, dan tas. Awal kami bawa 130 pieces dan tersisa beberapa saja. Nanti datang lagi 150 pieces tambahan dari Malang. Kontak pasar baru juga banyak kami dapatkan,” ujar Ike.
Dirinya berharap, dukungan pemasaran produk semacam ini terus dilakukan bahkan sampai ke luar negeri. Ike pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Walikota Malang Sutiaji dan Ketua Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Kota Malang, Widayati Sutiaji, yang telah memberikan dukungan.
Indonesia City Expo yang dihelat dalam Rakernas Apeksi XV 2022 masih berlangsung hingga 10 Agustus 2022 mendatang, bertempat di Lapangan RTH Imam Bonjol, Kota Padang. (Har/MAS)















