Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
No Result
View All Result
Malang Pagi

Kunjungi INAPRO Expo 2020, Para Senator Borong Batik

Badikenita Sitepu: Saat ini yang harus menjadi perhatian adalah UMKM.

by Red
22 November 2020
in Ekonomi Bisnis, Jawa Timur
Bagikan Berita

Senator asal Sumatera Utara, Badikenita Sitepu yang juga Ketua Panitia Perancang Undang-Undang (PPUU) DPD RI. (Foto: istimewa)

SURABAYA – malangpagi.com

Kehadiran Ketua DPD RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti beserta puluhan senator dari berbagai provinsi, menjadi berkah tersendiri bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) peserta INAPRO Expo 2020 yang digelar KADIN Jawa Timur.

Pasalnya, mereka tidak hanya datang berkunjung saja tetapi memborong sejumlah produk yang dijual di sana.

Saat berkunjung ke stan Batik Sampang, La Nyalla terlihat mengajak para senator untuk membeli koleksi batik yang dijual. Dengan bersemangat, Ia menuturkan bahwa Jawa Timur memiliki banyak ragam batik yang sangat bagus.

“Sini, ayo beli batik Madura. Ini bagus, coraknya juga bagus,” ujar La Nyalla kepada salah satu anggota DPD RI yang ikut berkeliling di ruang INAPRO Expo 2020 di Grand City Surabaya, Minggu (22/11/2020).

Baca Juga :

Pelaku UMKM Bakorwil III Malang Harus Bersertifikasi Halal

Pelaku UMKM Bakorwil III Malang Harus Bersertifikasi Halal

30 Maret 2024
H-Fizh Accessories Aquarium, Usaha Keluarga yang Bantu Perekonomian Warga

H-Fizh Accessories Aquarium, Usaha Keluarga yang Bantu Perekonomian Warga

10 Juli 2022
Lurah Klojen Ajak Pelaku UMKM Senam Sehat Sambil Bersilaturahmi

Lurah Klojen Ajak Pelaku UMKM Senam Sehat Sambil Bersilaturahmi

10 Juni 2022
Turunkan Jumlah Stunting, Dinkes KB Sampang Gelar Pelatihan Komunikasi Antarpribadi

Turunkan Jumlah Stunting, Dinkes KB Sampang Gelar Pelatihan Komunikasi Antarpribadi

8 Juni 2022
Menepis Stereotip Negatif Masyarakat Madura Lewat Pariwisata

Menepis Stereotip Negatif Masyarakat Madura Lewat Pariwisata

23 Mei 2022
Load More

Anggota DPD RI asal Sumatra Utara, Badikenita Sitepu juga tertarik dan membeli sejumlah batik dari berbagai daerah. Menurut pengakuannya, batik asal Jatim sangat variatif dan bagus. “Ini saya beli batik Lumajang, bagus banget,” ujarnya.

Menurutnya, batik di Jatim memang cukup unik dan variatif. Hampir setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing, seperti batik Lumajang, batik Madura dan batik Tuban. Selain itu, Jatim juga memiliki makanan yang enak yang menggugah selera, misal Soto Lamongan.

“Banyak hal yang menarik. Tapi saat ini yang harus menjadi perhatian adalah UMKM. Termasuk kerajinan yang dibuat oleh anak-anak penyandang disabilitas tadi, ini juga perlu diapresiasi. Makanya tadi anggota DPD ambil tindakan untuk membeli,” katanya.

Salah satu pengrajin batik asal Sampang, Dewi Yudha Puspitasari yang produknya sempat diborong, mengaku sangat senang dengan kedatangan rombongan dari DPD RI tersebut.

“Senang sekali. Mereka beli 15 lembar batik. Mereka habiskan uang Rp4,5 juta belanja di sini,” ujarnya dengan mata berbinar.

Dewi mengatakan bahwa batik tulis yang ia produksi adalah batik motif kontemporer Madura. Ia sudah hampir 10 tahun menekuni usaha batik. Sebelum pandemi, Ia bisa memproduksi sekitar 100 lembar batik dengan jumlah karyawan sekitar 10 orang.

Tetapi karena pandemi Covid-19, produksinya turun. Ia hanya bisa memproduksi sekitar 10 hingga 20 lembar saja dalam sebulan, sehingga ia hanya mampu mempekerjakan 3 orang karyawan.

“Selain karena tidak ada yang membeli, bahan baku juga mengalami banyak kenaikan. Harga pewarna misalnya. Kalau biasanya sekitar Rp150 ribu per botol, sekarang menjadi Rp300 ribu per botol. Sementara penjualan sangat minim, paling banter kita bisa jual 3 sampai 5 lembar saja,” akunya.

Dengan ikut di pameran kali ini, Dewi mengaku sangat terbantu. Namun karena selama pandemi produksinya menurun, maka koleksi yang dibawa saat pameran juga terbatas.

“Selama pameran ini penjualan saya mencapai Rp6,675 juta. Untuk onlinenya, saya dapat order tiga lembar batik seharga Rp500 ribu. Ini adalah pameran pertama saya setelah pandemi Covid-19 melanda Indonesia,” katanya.

Dewi berharap peran pemerintah lebih ditingkatkan untuk melakukan pendampingan baik dari sisi produksi, penjualan dan pendanaan. Karena saat ini UMKM memang sedang memerlukan bantuan untuk bisa kembali bangkit.

 

Editor : Redaksi


Bagikan Berita
Tags: #Batik#ExpoDPDINAPROLa NyallaMaduraSampangSurabayaumkm
ADVERTISEMENT

Related Posts

Pemprov Jatim Gencarkan Pasar Murah, Dorong Distribusi Beras SPHP

Pemprov Jatim Gencarkan Pasar Murah, Dorong Distribusi Beras SPHP

28 Agustus 2025

...

Festival Belanja Jatim, Kolaborasi Indosat, Erafone, Oppo Hadirkan Promo dan Inovasi Digital

Festival Belanja Jatim, Kolaborasi Indosat, Erafone, Oppo Hadirkan Promo dan Inovasi Digital

20 Agustus 2025

...

Wujudkan Generasi Tanggap Darurat, Mahasiswa PMM UMM Beri Pelatihan P3K di MAS Darul Ulum Pacarkeling

Wujudkan Generasi Tanggap Darurat, Mahasiswa PMM UMM Beri Pelatihan P3K di MAS Darul Ulum Pacarkeling

18 Agustus 2025

...

Avian Brands Perkuat Distribusi Nasional, Tambah Dua Pusat Distribusi di Tangerang dan Malang

Avian Brands Perkuat Distribusi Nasional, Tambah Dua Pusat Distribusi di Tangerang dan Malang

5 Agustus 2025

...

Lewat PMM, Mahasiswa UMM Gencarkan  Kesehatan di Kutorejo Pasuruan

Lewat PMM, Mahasiswa UMM Gencarkan Kesehatan di Kutorejo Pasuruan

4 Agustus 2025

...

BINUS Malang Perkenalkan Ekosistem Kewirausahaan Lewat Entrepreneurial Odyssey

BINUS Malang Perkenalkan Ekosistem Kewirausahaan Lewat Entrepreneurial Odyssey

25 Juli 2025

...

MUI Kota Malang Dukung Fatwa Haram Sound Horeg, Banyak Mudarat, Rugikan Masyarakat

MUI Kota Malang Dukung Fatwa Haram Sound Horeg, Banyak Mudarat, Rugikan Masyarakat

14 Juli 2025

...

Load More
Next Post
Kasepuhan Keraton Surakarta Doakan Keselamatan Bangsa di Acara Tengger Berjapa

Kasepuhan Keraton Surakarta Doakan Keselamatan Bangsa di Acara Tengger Berjapa

Produksi Garam di Sampang Tak Penuhi Target. Ini Penyebabnya

Produksi Garam di Sampang Tak Penuhi Target. Ini Penyebabnya

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin