
KAB. MALANG – malangpagi.com
Hari ketiga Pekan Islami XIX PT Anugerah Citra Abadi (ACA) terasa berbeda. Jika biasanya rombongan Komisaris Utama PT ACA, Iwan Kurniawan menyambangi anak-anak yatim piatu, kali ini langkah kebaikan itu mengarah ke Balai Desa Kaliasri, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, pada Rabu (4/3/2026) pagi.
Di titik pertama itu, santunan diberikan khusus kepada kaum dhuafa. Sebanyak 160 warga hadir sejak pagi, menunggu dengan harap yang tak banyak mereka ucapkan, tetapi jelas terpancar dari raut wajahnya.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Mbah Warsi (90), janda sepuh asal Dusun Umbulsari, Desa Kaliasri. Dengan tubuh renta namun semangat yang masih menyala, ia sudah duduk di balai desa sejak pukul 09.00 WIB.
“Baru pertama ini dapat bantuan. Tahu dari Pak RT,” ucapnya.
Mbah Warsi tinggal seorang diri. Sehari-hari ia lebih banyak di rumah, meski sesekali masih berusaha aktif ke tegal. Untuk urusan makan, cucu dan cicitnya bergantian mengantarkan.
Saat santunan diserahkan langsung oleh Iwan Kurniawan, mata Mbah Warsi berkaca-kaca. Tangannya yang keriput menggenggam erat bantuan itu, seolah tak ingin melepas harapan yang baru saja datang.
“Saya senang sekali,” katanya singkat.

Di balik terselenggaranya kegiatan ini, ada sosok Heru Cahyono atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Bang Hewod. Konten kreator asal Desa Kaliasri, Kalipare, Kabupaten Malang itu menjadi jembatan kebaikan antara warganya dan PT ACA.
Bang Hewod mulai membuat konten sejak 2020 atau 2021, lalu aktif melakukan siaran langsung di TikTok pada 2024.
“Awalnya saya live kayak orang nggak bener gitu, dianggap orang edan. Tapi dari keunikan itulah pak Iwan Kurniawan tertarik,” terangnya.
Dari gift yang ia terima saat live, sebagian disisihkan untuk membantu warga yang membutuhkan. Aksi berbagi itu bukan baru sekali dilakukan. Dalam dua minggu terakhir saja, ia sudah lima kali berbagi.
“Donaturnya beda-beda. Sebagian juga dari gift orang-orang baik,” ujarnya.
Pertemuan dengan Iwan Kurniawan berawal dari siaran langsung tersebut. Komunikasi terjalin, kepercayaan tumbuh, hingga akhirnya lahirlah kolaborasi nyata di tengah masyarakat.

Hari ini, sebanyak 160 kaum dhuafa menerima santunan langsung dari Iwan Kurniawan melalui kegiatan Pekan Islami XIX PT ACA.
“Semoga apa yang beliau lakukan istikamah, terus-menerus. Semoga beliau selalu sehat, panjang umur, dan apa yang diberikan dilipatgandakan oleh Allah SWT,” tuturnya.
Pekan Islami XIX bukan sekadar agenda rutin. Di Balai Desa Kaliasri, kegiatan itu menjelma menjadi ruang pertemuan antara kepedulian dan kebutuhan, antara harapan dan kenyataan.
Di wajah ratusan dhuafa lainnya, bantuan itu bukan hanya soal materi. Ia menjadi bukti bahwa masih ada tangan-tangan yang peduli, bahkan untuk mereka yang kerap luput dari sorotan. (YD)












