Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

May Day di Kota Malang Diwarnai Gigs Jalanan, Musik Hardcore-Punk Jadi Medium Perlawanan

Suara distorsi gitar dan hentakan drum menggema di tengah massa, menghadirkan warna baru dalam demonstrasi.

by RedMP.
1 Mei 2026
in Kota Malang
Bagikan Berita

Gigs Hardcore-Punk warnai May Day di Kota Malang. (Foto: YD/MP)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Peringatan Hari Buruh Internasional di depan Balai Kota Malang, Jumat (1/5/2026), berlangsung berbeda dari biasanya. Tidak hanya diisi orasi dan spanduk tuntutan, aksi kali ini juga diramaikan pertunjukan musik jalanan dari skena hardcore dan punk. Suara distorsi gitar dan hentakan drum menggema di tengah massa, menghadirkan warna baru dalam demonstrasi.

Sejumlah kolektif musik turut ambil bagian dalam aksi tersebut, di antaranya Hektar, Glich, DC Threat, dan The Reackless. Kehadiran mereka bukan sekadar hiburan, melainkan bentuk ekspresi dan pernyataan sikap terhadap ruang berekspresi yang dinilai semakin terbatas.

Salah satu performer, Ciwen Ilusi, menyampaikan bahwa aksi panggung di ruang terbuka ini merupakan upaya mengembalikan fungsi ruang publik sebagai wadah penyampaian aspirasi.

“Teman-teman dari berbagai kolektif memang sengaja berkumpul di momen May Day ini. Biasanya kami tampil di ruang tertutup, sekarang kami bawa ke jalan sebagai bentuk ekspresi bersama,” ujarnya.

Baca Juga :

Kota Malang Satu-satunya Pemda di Indonesia yang Juarai IHYA 2026

Kota Malang Satu-satunya Pemda di Indonesia yang Juarai IHYA 2026

25 September 2026
Dugaan Kekerasan Terhadap Siswa, Kepala SMPN 18 Malang Dilaporkan ke Polisi

Dugaan Kekerasan Terhadap Siswa, Kepala SMPN 18 Malang Dilaporkan ke Polisi

25 September 2026
Dugaan Kekerasan Siswa SMPN 18 Malang Berujung Sanksi, Kepala Sekolah Diberhentikan

Dugaan Kekerasan Siswa SMPN 18 Malang Berujung Sanksi, Kepala Sekolah Diberhentikan

25 September 2026
HPN 2027, PWI dan JMSI Dorong Pers Makin Profesional dan Berani Lawan Hoaks

HPN 2027, PWI dan JMSI Dorong Pers Makin Profesional dan Berani Lawan Hoaks

25 September 2026
Kumpulkan Seluruh Cabor, KONI Kota Malang Serius Bidik 222 Emas di Porprov Jatim 2027

Kumpulkan Seluruh Cabor, KONI Kota Malang Serius Bidik 222 Emas di Porprov Jatim 2027

24 September 2026
Load More

Ia menambahkan, kebebasan berekspresi, termasuk dalam menggelar acara musik, saat ini dirasakan semakin dibatasi oleh berbagai prosedur perizinan.

“Isu utamanya kebebasan bersuara. Bahkan untuk membuat acara saja sekarang cukup sulit. Karena itu, kami ingin menyampaikan bahwa ruang publik adalah milik bersama,” katanya.

Aksi ini menjadi pengalaman pertama bagi para kolektif musik tersebut tampil langsung di tengah demonstrasi. Meski demikian, mereka merupakan bagian dari jaringan musik independen yang selama ini aktif di ruang-ruang alternatif.

Respons dari peserta aksi pun dinilai positif. Buruh dan mahasiswa yang hadir tidak hanya menerima, tetapi juga memberikan ruang bagi pertunjukan tersebut.

“Tanggapannya sangat baik. Kami diapresiasi dan diberi ruang karena semua menyadari bahwa May Day adalah milik bersama,” tutur Ciwen.

Seluruh peralatan yang digunakan dalam pertunjukan ini dikumpulkan secara swadaya. Tanpa dukungan sponsor, aksi ini sepenuhnya digerakkan oleh solidaritas antar kolektif.

“Semua kami kumpulkan bersama, alat-alat berasal dari masing-masing kelompok,” jelasnya.

Meski terkesan spontan, konsep pertunjukan ini telah dipersiapkan sekitar sepekan sebelum pelaksanaan aksi. Gagasan “gigs di jalan” menjadi alternatif dalam menyampaikan pesan di tengah demonstrasi.

Di tengah dinamika aksi yang identik dengan ketegangan, kehadiran musik justru menjadi medium baru yang lebih ekspresif dalam menyuarakan aspirasi. Peringatan May Day di Malang tahun ini tidak hanya menyoroti isu ketenagakerjaan, tetapi juga upaya merebut kembali ruang publik.

“Persiapannya memang singkat, tapi kami ingin meramaikan dan memberi warna dalam aksi kali ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu, Zaki menilai kehadiran musik memberikan energi tambahan dalam aksi tersebut.

“Selain orasi, kami juga mendengarkan musik dari teman-teman kolektif, ini memberi semangat tersendiri,” ujarnya. (YD)


Bagikan Berita
ADVERTISEMENT

Related Posts

Kota Malang Satu-satunya Pemda di Indonesia yang Juarai IHYA 2026

Kota Malang Satu-satunya Pemda di Indonesia yang Juarai IHYA 2026

25 September 2026

...

Dugaan Kekerasan Terhadap Siswa, Kepala SMPN 18 Malang Dilaporkan ke Polisi

Dugaan Kekerasan Terhadap Siswa, Kepala SMPN 18 Malang Dilaporkan ke Polisi

25 September 2026

...

Dugaan Kekerasan Siswa SMPN 18 Malang Berujung Sanksi, Kepala Sekolah Diberhentikan

Dugaan Kekerasan Siswa SMPN 18 Malang Berujung Sanksi, Kepala Sekolah Diberhentikan

25 September 2026

...

Kumpulkan Seluruh Cabor, KONI Kota Malang Serius Bidik 222 Emas di Porprov Jatim 2027

Kumpulkan Seluruh Cabor, KONI Kota Malang Serius Bidik 222 Emas di Porprov Jatim 2027

24 September 2026

...

Seharian Bersama KPK, Wali Kota Malang Ungkap Isi Rakor Tertutup di Gedung DPRD

Seharian Bersama KPK, Wali Kota Malang Ungkap Isi Rakor Tertutup di Gedung DPRD

23 September 2026

...

KPK Masuk Gedung DPRD Kota Malang, Eksekutif dan Legislatif Dikumpulkan dalam Rakor Tertutup

KPK Masuk Gedung DPRD Kota Malang, Eksekutif dan Legislatif Dikumpulkan dalam Rakor Tertutup

23 September 2026

...

DPRD Kota Malang Usulkan Monumen Singa Jadi Ikon Baru Bundaran Pattimura

DPRD Kota Malang Usulkan Monumen Singa Jadi Ikon Baru Bundaran Pattimura

23 September 2026

...

Load More
Next Post
Pemkot Malang Pasang Pagar di Pasar Gadang, Pembeli Tak Bisa Lagi Transaksi di Pinggir Jalan

Pemkot Malang Pasang Pagar di Pasar Gadang, Pembeli Tak Bisa Lagi Transaksi di Pinggir Jalan

Dry Fountain Alun-Alun Malang Rusak Usai Hujan Lebat, DLH Targetkan Beroperasi Pekan Depan

Dry Fountain Alun-Alun Malang Rusak Usai Hujan Lebat, DLH Targetkan Beroperasi Pekan Depan

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin