Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
No Result
View All Result
Malang Pagi

Mbalike Pusoko Gedong Smoro Denok, Hidupkan Kembali Seni Wayang Topeng

Keistimewaan pagelaran ini adalah sebagian besar pemainnya adalah anak-anak berusia 4 hingga 11 tahun, menunjukkan dedikasi Sanggar Padma Puspita dalam melestarikan seni tari topeng kepada generasi muda.

by RedMP.
3 Juni 2024
in Kota Malang, Seni & Budaya
Bagikan Berita

Pagelaran Wayang Topeng bertema Mbalike Pusoko Gedong Smoro Denok, yang diselenggarakan oleh Sanggar Padma Puspita. (Foto: Dsy/MP)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Dewan Kesenian Malang diramaikan oleh pagelaran Wayang Topeng bertema Mbalike Pusoko Gedong Smoro Denok, yang diselenggarakan oleh Sanggar Padma Puspita. Acara ini bertujuan memperkenalkan nilai-nilai budaya kepada anak-anak secara luas melalui seni tari topeng, Sabtu (01/06/2024)

Keistimewaan pagelaran ini adalah sebagian besar pemainnya adalah anak-anak berusia 4 hingga 11 tahun, menunjukkan dedikasi Sanggar Padma Puspita dalam melestarikan seni tari topeng kepada generasi muda.

Hery Budianto, pengajar tari di Sanggar Padma Puspita, awalnya khawatir tentang keberlangsungan seni topeng, terutama dalam hal regenerasi. Namun, berkat kerjasama yang baik antara para penggiat seni wayang topeng dan lembaga pendidikan, pengenalan seni tari tradisional kepada anak-anak menjadi lebih efektif.

“Melihat antusiasme masyarakat dan banyaknya penonton yang hadir, termasuk beberapa turis asing, saya sangat terharu dan yakin bahwa program PPST (Pengembangan Pendidikan Seni Tradisi) yang menjadi bagian dari ekstrakurikuler sekolah cukup berhasil menarik minat siswa,” ungkap Hery.

Baca Juga :

Parade Budaya Tomporedjo 2025 Hidupkan Kembali Semangat Kebersamaan Warga Ciptomulyo

Parade Budaya Tomporedjo 2025 Hidupkan Kembali Semangat Kebersamaan Warga Ciptomulyo

31 Agustus 2025
FKAUB Malang Raya Gelar Doa Lintas Agama, Seruan Damai untuk Indonesia

FKAUB Malang Raya Gelar Doa Lintas Agama, Seruan Damai untuk Indonesia

30 Agustus 2025
Polresta Malang Kota Gelar Sholat Gaib dan Doa Bersama untuk Affan Kurniawan

Polresta Malang Kota Gelar Sholat Gaib dan Doa Bersama untuk Affan Kurniawan

30 Agustus 2025
61 Demonstran Diamankan, 21 Anak-anak Dilepas Polisi Buntut Demo di Kota Malang

61 Demonstran Diamankan, 21 Anak-anak Dilepas Polisi Buntut Demo di Kota Malang

30 Agustus 2025
Pasca Demo, Sejumlah Pos Polisi di Kota Malang Rusak Terbakar

Pasca Demo, Sejumlah Pos Polisi di Kota Malang Rusak Terbakar

30 Agustus 2025
Load More

Hery juga menyoroti kekhasan seni wayang topeng Malang yang membedakannya dari seni topeng di daerah lain, terutama dalam hal jalan cerita. Dalam pertunjukan wayang topeng, penari melakukan gerakan secara pantomim yang diiringi oleh suara dalang, dengan cerita yang selalu positif dan bebas dari kekerasan. Tidak ada adegan yang menampilkan tokoh mati atau kekerasan terhadap wanita.

“Topeng Malang adalah cerminan karakter. Bukan sekadar tokoh yang tersembunyi di balik topeng, tetapi sebuah aktualisasi karakter melalui topeng yang diperankan. Inilah seni sebenarnya, bagaimana penari harus benar-benar menghayati karakter topeng tersebut,” jelas Hery.

Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat turut hadir untuk menyaksikan pagelaran wayang topeng. (Foto: Dsy/MP)

Selain memberikan pendidikan seni, latihan tari juga mengajarkan anak-anak nilai-nilai disiplin, sopan santun, kerja sama, dan gotong royong. Hery berharap semakin banyak orang yang melestarikan seni wayang topeng tanpa memikirkan keuntungan materi.

“Kami rutin mengadakan pagelaran, ada atau tidaknya penonton, undangan atau tidak. Semua ini demi menjaga dan melestarikan seni budaya kita,” tambahnya.

Acara ini turut dihadiri oleh tokoh seni budaya Malang dan Pj Walikota Malang, yang memberikan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian budaya yang dilakukan oleh Sanggar Padma Puspita. (Dsy/YD)


Bagikan Berita
ADVERTISEMENT

Related Posts

Parade Budaya Tomporedjo 2025 Hidupkan Kembali Semangat Kebersamaan Warga Ciptomulyo

Parade Budaya Tomporedjo 2025 Hidupkan Kembali Semangat Kebersamaan Warga Ciptomulyo

31 Agustus 2025

...

FKAUB Malang Raya Gelar Doa Lintas Agama, Seruan Damai untuk Indonesia

FKAUB Malang Raya Gelar Doa Lintas Agama, Seruan Damai untuk Indonesia

30 Agustus 2025

...

Polresta Malang Kota Gelar Sholat Gaib dan Doa Bersama untuk Affan Kurniawan

Polresta Malang Kota Gelar Sholat Gaib dan Doa Bersama untuk Affan Kurniawan

30 Agustus 2025

...

61 Demonstran Diamankan, 21 Anak-anak Dilepas Polisi Buntut Demo di Kota Malang

61 Demonstran Diamankan, 21 Anak-anak Dilepas Polisi Buntut Demo di Kota Malang

30 Agustus 2025

...

Pasca Demo, Sejumlah Pos Polisi di Kota Malang Rusak Terbakar

Pasca Demo, Sejumlah Pos Polisi di Kota Malang Rusak Terbakar

30 Agustus 2025

...

Nonton Bareng Film Panggil Aku Ayah, Ajak Masyarakat Pahami Pentingnya Peran Ayah dalam Keluarga

Nonton Bareng Film Panggil Aku Ayah, Ajak Masyarakat Pahami Pentingnya Peran Ayah dalam Keluarga

30 Agustus 2025

...

Solidaritas di Alun-Alun Malang, Seribu Lilin untuk Affan Kurniawan

Solidaritas di Alun-Alun Malang, Seribu Lilin untuk Affan Kurniawan

29 Agustus 2025

...

Load More
Next Post
Komunitas Kaliku Gelar Aksi Bersih Sungai Kali Mbabatan dan Suguh Punden

Komunitas Kaliku Gelar Aksi Bersih Sungai Kali Mbabatan dan Suguh Punden

Bupati Malang Lantik Jabatan Baru Pegawai di Lingkungan Kabupaten

Bupati Malang Lantik Jabatan Baru Pegawai di Lingkungan Kabupaten

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin