
KOTA MALANG – malangpagi.com
Kelompok New Camp Sardulo Djojo Sukun berhasil keluar sebagai jawara dalam Festival Musik Patrol Modern 2023. Acara yang diselenggarakan Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disporapar) Kota Malang dihelat di Jalan Simpang Balapan, Sabtu malam (18/3/2023).
Salah satu, Dewan Juri Rockmad Dyan yang merupakan Ketua MDC (Malang Drummer Community), menyebut kelompok patrol New Camp Sardulo Djojo Sukun sebagai sebuah ‘paket lengkap’. “Tak hanya tim atau pemain musiknya, tapi juga ada penyanyinya, penarinya, dan kostum yang bagus,” ungkap pria berambut gondrong tersebut kepada Malang Pagi.
Selain itu, Dyan menilai kekompakan musik dan tari disajikan begitu apik. “Apalagi ada gimik-gimiknya yang juga bagus. Untuk itu, saya dengan juri yang lain, yakni Choeroel Anwar SP dari Pegiat Patrol Malang dan Willday Namali dari Dewan Kesenian Malang, sepakat dan mutlak memutuskan bahwa kelompok New Camp Sardulo Djojo sebagai jawara dalam Festival Musik Patrol Modern 2023 ini,” jelasnya.

Pria yang juga anggota Musik Malang Bersatu Indonesia (MMBI) itu mengaku takjub dengan penampilan lagu ‘Malang Kota Subur’ karya mendiang Dirman Sasmokoadi, yang disajikan oleh kelompok New Camp Sardulo Djojo Sukun. “Itu menjadi poin penting untuk juri memberi nilai lebih. Saya pun tanpa sadar ikut bernyanyi. Karena lagu ini mengingatkan kenangan saat merayakan Hari Ulang Tahun ke-104 Kota Malang di Stadion Gajayana pada 2018 silam,” sebut Dyan.
“Saat itu ratusan musisi menyanyikan lagu ini bareng-bareng. Dan mencatatkan Rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) sebagai musisi terbanyak dengan daya sound system terbesar se-Indonesia,” imbuhnya.
Adapun penilaian Dewan Juri memiliki beberapa kriteria. Meliputi kreativitas, aransemen, penguasaan alat musik dan harmonisasi dalam lagu, serta kekompakan. Baik kostum maupun koreografi.

Sementara itu, pimpinan New Camp Sardulo Djojo Sukun Bambang Supriyadi SDJ mengatakan bahwa pihaknya sengaja menampilkan lagu ‘Malang Kota Subur’ lantaran sebentar lagi Kota Malang akan berulang tahun. “Di samping itu, kami menginginkan lagu ‘Malang Kota Subur’ kembali bergema di Kota Malang, dan kembali dinyanyikan oleh para generasi muda,” terangnya.
Bambang mengaku, meskipun latihan yang dilakukan untuk mengikuti Festival Patrol ini hanya dua hari, lantaran pihaknya mendapatkan informasi cukup mendadak, namun anak didiknya berlatih dengan penuh semangat dan memberikan yang terbaik.
Di samping itu, kegiatan Festival Patrol ini, Bambang berharap anak-anak muda selalu mencintai kesenian daerahnya, khususnya dari Kota Malang. (Har/MAS)














