
KOTA MALANG – malangpagi.com
DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Malang memutuskan untuk menunggu hasil Pemilihan Legislatif (Pileg), sebelum memberikan rekomendasi terkait calon Walikota pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Malang 2024 mendatang.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua DPC PDIP Kota Malang, I Made Riandiana Kartika. “Kami ingin memastikan bahwa calon yang direkomendasikan dapat bekerjasama dengan partai-partai lain, yang terpilih dalam Pileg,” kata Made, Rabu (26/4/2023). Di samping itu, PDIP juga ingin memastikan bahwa calon yang direkomendasikan dapat memenuhi harapan masyarakat Kota Malang.
PDIP sendiri termasuk partai kuat di Kota Malang, dengan 12 kursi di DPRD Kota Malang. Bahkan, partai ini berhasil meraup suara terbanyak pada Pileg 2019 lalu.
“Kami sebenarnya telah memiliki beberapa nama calon potensial untuk maju pada Pilkada Kota Malang mendatang,” ungkap Made. Namun pihaknya sengaja ingin memastikan, calon yang direkomendasikan dapat memenuhi kriteria ketat yang telah ditentukan oleh PDIP Kota Malang.
Made menyebut, PDIP Kota Malang menginginkan calon yang memiliki integritas tinggi, memiliki kemampuan untuk memimpin dengan baik, serta memiliki cukup pengalaman dalam memimpin.
Selain itu, PDIP juga menginginkan calon yang mampu bekerja sama dengan partai-partai lain dalam koalisi. “Saya ingin memastikan bahwa calon yang direkomendasikan dapat membentuk koalisi yang solid dan memenangkan Pilkada Kota Malang,” tandas politisi asal Bali tersebut. (SK/MAS)















