
KAB. MALANG – malangpagi.com
Semangat berbagi dalam Safari Ramadan PT Anugerah Citra Abadi (ACA) bertajuk Pekan Islami XIX terus bergulir. Memasuki hari kelima, Jumat (6/3/2026), rombongan Komisaris Utama PT ACA, Iwan Kurniawan melanjutkan perjalanan ke wilayah barat Kabupaten Malang dengan menyambangi tiga kecamatan sekaligus, yakni Kasembon, Ngantang, dan Pujon.
Dalam kunjungan tersebut, sebanyak 770 anak yatim piatu menerima santunan. Meski harus menempuh perjalanan menuju titik paling barat Kabupaten Malang, semangat Iwan Kurniawan tak sedikit pun surut. Dengan penuh kehangatan, ia menyapa anak-anak yang hadir, bahkan membagikan mainan sebagai hadiah yang membuat suasana semakin ceria.

Tawa dan kebahagiaan anak-anak yatim menjadi pemandangan yang mengharukan dalam rangkaian kegiatan sosial yang telah memasuki tahun ke-19 ini.
Salah satu hal yang paling menarik dalam pelaksanaan Pekan Islami tahun ini adalah meningkatnya jumlah penerima santunan secara signifikan. Iwan Kurniawan mengungkapkan bahwa jumlah anak yatim yang disantuni terus bertambah dari tahun ke tahun.
“Tahun ini bertambah, yang pasti 10.000 anak lebih,” ujar pengusaha properti terbesar di Malang itu.

Terkait besarnya anggaran yang digelontorkan untuk menjangkau belasan ribu anak yatim tersebut, Iwan menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan pendanaan sejak awal tahun sehingga tidak ada batasan nominal yang menjadi kendala.
“Anggaran itu setiap tahun sudah saya siapkan. Jadi berapa pun jumlahnya akan saya penuhi. Pagunya juga sudah diamankan,” tegasnya.
Tak berhenti pada santunan, PT ACA juga tengah menyiapkan program besar untuk tahun mendatang yang akan berfokus pada penguatan pendidikan bagi anak yatim. Iwan Kurniawan berencana memberikan beasiswa penuh kepada anak-anak yatim yang berprestasi di sekolah.

Program ini menargetkan 1.000 anak yatim juara kelas mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD). Mereka nantinya akan mendapatkan dukungan pendidikan hingga Strata 1 (S1) selama prestasi akademiknya tetap terjaga.
Menariknya, program beasiswa ini merupakan inisiatif pribadi Iwan Kurniawan tanpa menggunakan anggaran pemerintah.
“Saya ingin mencetak juara. Saat ini kami sedang menyusun konsep pendaftarannya bersama Fatayat NU dan pihak sekolah, agar masukan dari para guru juga bisa terakomodasi. Fokusnya akademik supaya prestasinya benar-benar nyata,” tuturnya.

Melalui Pekan Islami XIX ini, PT ACA tidak hanya menghadirkan santunan, tetapi juga menanamkan harapan baru bagi ribuan anak yatim di Malang untuk meraih masa depan yang lebih cerah melalui pendidikan.
Sebagai informasi, di hari kelima ini PT ACA memberikan total 770 santunan kepada anak yatim piatu di Kasembon, Ngantang, dan Pujon. Dengan rincian, 158 santunan di Kecamatan Kasembon, 289 santunan di Ngantang, dan 323 santunan di Pujon. (YD)












