
KOTA MALANG – malangpagi.com
Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) memastikan pembangunan jalan di kawasan Pasar Gadang akan segera dimulai pada awal Mei 2026. Pengerjaan dilakukan secara bertahap untuk menjaga aktivitas ekonomi pedagang tetap berjalan.
Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menjelaskan bahwa proyek tersebut akan dilaksanakan dengan sistem bergantian di masing-masing sisi jalan. Skema ini dipilih agar pedagang tidak kehilangan mata pencaharian selama proses pembangunan berlangsung.
“Nanti jalan di Pasar Gadang kita kerjakan secara bergantian biar aktivitas pedagang tetap berjalan. Jadi kami kerjakan satu sisi dulu, setelah selesai dan bisa difungsikan, baru dilanjutkan ke sisi lainnya,” ujar Dandung, Senin (13/4/2026).
Ruas yang akan diperbaiki mencakup jalur dari perempatan hingga jembatan di kawasan Pasar Gadang. Selama pengerjaan berlangsung, pedagang yang berada di titik terdampak langsung dipindahkan dari area proyek.
“Yang masuk dalam batas pengerjaan memang harus dipindah. Tapi karena jalannya kembar, kami pastikan masih ada sisi lain yang bisa digunakan sehingga aktivitas tetap berjalan,” jelasnya.
Dandung menegaskan, pendekatan bertahap ini merupakan bagian dari konsep perencanaan proyek, bukan semata-mata usulan pedagang. Hal itu dilakukan dengan mempertimbangkan tingginya aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.
“Kami paham itu pusat perputaran ekonomi. Jadi dari awal memang sudah kita konsepkan seperti itu,” katanya.
Terkait jadwal, ia menyebut pengerjaan ditargetkan mulai awal Mei. Meski sebelumnya sempat direncanakan pada April, terdapat penyesuaian setelah adanya masukan dari pedagang.
“Waktu Pak Wali (Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat) meninjau, ada usulan dari pedagang untuk dibuat pagar. Itu harus kami sesuaikan dalam DED (Detail Engineering Design), lalu direview juga bersama inspektorat. Prinsipnya, selama tidak mengganggu pekerjaan, aspirasi pedagang kami akomodir,” terangnya.
Untuk metode pengerjaan, Dandung memastikan jalan akan dilakukan pengecoran guna meningkatkan kualitas dan ketahanan infrastruktur di kawasan tersebut.
“Pengerjaan tetap menggunakan cor,” pungkasnya. (YD)














