
KOTA MALANG – malangpagi.com
Walikota Malang Sutiaji yang juga sebagai Dewan Pertimbangan Partai Demokrat menyatakan dirinya tidak bakal maju dalam bursa pencalonan legislatif. Hal ini disampaikannya saat mendampingi Bacaleg (Bakal Calon Legislatif) Partai Demokrat mendaftar di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Kota Malang yang berlokasi di Jalan Bantaran No 6 Kota Malang.
“Ada pertanyaan dari teman-teman media, apakah kami maju mencalonkan sebagai anggota legislatif. Jawabannya, kami tidak mencalonkan sebagai anggota legislatif baik untuk daerah, provinsi maupun pusat,” bebernya, Minggu (14/05/2023).
Dirinya lebih mencurahkan pikiran untuk para Caleg yang mempunyai komitmen dan kompetensi. “Jadi nanti, Caleg Partai Demokrat akan kami briefing. Sebagai Dewan Pertimbangan, maka kami akan memberikan materi-materi yang harus dikuatkan. Ada legal drafting dan bagaimana membaca APBD karena nantinya ada sistem budgeting dan ada pengawasan,” tuturnya.
Dikatakannya, dirinya hadir untuk mendampingi dan memberikan dukungan kepada Partai Demokrat sudah berkonsultasi dengan pihak KPU dan Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu).
“Keberadaan kami di sini, sudah konsultasi dengan KPU dan Bawaslu. Apakah kami diperbolehkan mengantar, mengingat kami masih menjabat sebagai Walikota. Ternyata, diperbolehkan. Jadi, sama sekali kami tidak melakukan intervensi,” terangnya.
“Kami tipologi bukan pecundang. Kami dulu diberangkatkan dari Partai Demokrat, maka hari ini kami mengawal Partai Demokrat bagaimana bisa eksis dan berkualitas,” imbuhnya.

Baginya, tahapan Pemilu ini merupakan proses pembelajaran politik. “Jangan sampai ada kedzaliman penguasa. Untuk itu, kami minta kepada teman-teman media maupun masyarakat untuk memberikan masukan jika apa yang dilakukan para Caleg ada yang kurang baik. Kami berharap, proses demokrasi dapat berjalan dengan baik dikawal teman-teman media,” ujar Sutiaji.
“Mapilu (Pemantau Pemilu) menjadi kontrol dari kita semua. Mudah-mudahan demokrasi bisa terwujud lebih baik lagi. Semua partai yang bergabung ini bukan bertanding. Ayo! jelaskan partai yang benar-benar menjadi wakil kita semua,” ajaknya kepada awak media.
Di tempat yang sama, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Malang Imron menyampaikan bahwa Partai Demokrat mengusung 41 Bacaleg dengan target pemenangan 9 kursi. “Kami siap untuk mengikuti pertarungan dalam Pemilu 2024. Kami sudah sepakat dengan Dewan Pertimbangan Partai Demokrat yang saat ini menjadi Walikota Malang untuk menargetkan 9 kursi,” ungkap Imron.
Dirinya mengaku, dokumen-dokumen yang diserahkan kepada KPU sudah lengkap dan memenuhi syarat. ” Alhamdulillah, setelah diperiksa semua dokumen memenuhi syarat dan tidak ada masalah,” pungkas Imron. (Har/YD)















