
KAB. MALANG – malangpagi.com
Tawa bahagia terpampang dalam rangkaian Safari Ramadan bertajuk Pekan Islami ke-XIX yang diinisiasi PT Anugerah Citra Abadi (ACA). Memasuki hari kedua, rombongan Komisaris Utama PT ACA, Iwan Kurniawan, menyapa dan memeluk kebahagiaan 1.298 anak yatim piatu di tiga kecamatan, yakni Wajak, Poncokusumo, dan Tumpang.
Sejak pagi, suasana di Pendopo MWC NU Kecamatan Wajak sudah dipenuhi wajah-wajah penuh harap. Sebanyak 474 anak yatim piatu duduk rapi, menanti kehadiran rombongan.
Acara dibuka dengan penampilan badut sulap B.O.C Kids yang langsung mengundang gelak tawa. Balon warna-warni beterbangan, trik sulap sederhana membuat anak-anak berdecak kagum, dan untuk sejenak, kesedihan seolah luruh berganti keceriaan.

Tak sekadar menyerahkan santunan, Iwan Kurniawan turun langsung berinteraksi dengan anak-anak. Ia mengajak mereka menjawab pertanyaan ringan, melantunkan hafalan pendek, hingga menyanyikan lagu kebangsaan dengan penuh semangat. Siapa yang berani maju dan menjawab, langsung mendapat hadiah spesial. Sorak sorai pun pecah setiap kali satu anak berhasil menjawab dengan percaya diri.
“Anak-anak ini harus bahagia. Ramadan adalah bulan penuh kasih, dan mereka berhak merasakan cinta dan perhatian,” ujar Iwan Kurniawan.
Usai dari Wajak, rombongan bergerak menuju Balai Desa Karangnongko, Kecamatan Poncokusumo. Di lokasi kedua ini, 468 anak yatim piatu kembali merasakan hangatnya perhatian. Beberapa di antara mereka tak kuasa menahan haru saat menerima santunan, sementara yang lain tersenyum lebar sambil memeluk hadiah yang didapat.
Camat Poncokusumo, Didik Agus Mulyono, mengaku terharu dengan konsistensi kegiatan sosial yang telah berjalan hampir dua dekade tersebut.
“Kami berharap acara ini terus hadir setiap Ramadan. Saya pribadi merasa sangat terharu dan berterima kasih kepada Bapak Iwan Kurniawan yang telah memberi perhatian besar kepada anak-anak yatim piatu di wilayah kami,” tuturnya.

Perjalanan hari kedua ditutup di Kecamatan Tumpang. Sebanyak 356 santunan kembali disalurkan. Meski lelah mulai terasa, semangat rombongan tak surut. Senyum anak-anak menjadi energi tersendiri yang tak ternilai.
Di setiap titik, Safari Ramadan PT ACA bukan hanya tentang angka santunan, melainkan tentang pelukan hangat, doa-doa tulus yang terangkat, dan kebahagiaan sederhana yang begitu berarti.
Pekan Islami ke-XIX ini menjadi bukti bahwa kepedulian yang dirawat dengan konsisten mampu menghadirkan harapan, serta menghadirkan Ramadan yang benar-benar dirasakan sebagai bulan penuh cinta bagi anak-anak yatim piatu di Malang. (YD)












