Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Efikasi ‘Hanya’ 65%, Apakah Vaksin Sinovac Efektif?

Efikasi vaksin ideal adalah 80 persen jika ingin kembali ke kehidupan normal.

by Red
15 Januari 2021
in Nasional
Bagikan Berita

Baca Juga :

Vaksinasi PMK di Kota Malang Diklaim Tuntas 100 Persen

Vaksinasi PMK di Kota Malang Diklaim Tuntas 100 Persen

15 Juli 2022
Vaksinasi Booster Kota Malang Diklaim Capai 30 Persen

Vaksinasi Booster Kota Malang Diklaim Capai 30 Persen

23 April 2022
Kota Malang Siapkan 85 Miliar untuk Tangani Omicron

Kota Malang Siapkan 85 Miliar untuk Tangani Omicron

22 Februari 2022
Puskesmas Pakis Gelar Vaksinasi untuk Anak dan Dewasa

Puskesmas Pakis Gelar Vaksinasi untuk Anak dan Dewasa

15 Februari 2022
Sukseskan PTM, MI AL Hasib Gelar Vaksinasi Anak

Sukseskan PTM, MI AL Hasib Gelar Vaksinasi Anak

28 Januari 2022
Load More
ddd

malangpagi.com

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) telah memberikan izin pakai darurat atau emergency use authorization (EUA) untuk vaksin Covid-19 produksi Sinovac.

Menurut Kepala BPOM, Penny Lukito dalam siaran pers virtual pada Senin (11/1/2020) lalu menjelaskan, bahwa hasil analisis terhadap efikasi vaksin CoronaVac dari uji klinis di Bandung menunjukkan 65,3 persen.

Associate Professor dan Peneliti Kimia Farmasi Universitas Putra Malaysia, Bimo Ario Tejo, Ph.D, Pg.D mencoba menjelaskan makna efikasi 65,3 persen dan mengapa vaksin Sinovac aman digunakan untuk vaksinasi massal.

“Banyak yang meributkan vaksin Sinovac hanya memiliki efikasi 65,3 persen. Lebih rendah dari vaksin Pfizer dan Moderna yang memiliki efikasi 95%,” tulis Bimo dalam unggahan di Instagramnya @ba.tejo, Kamis (14/1/2021).

Bimo kemudian menyajikan data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (US CDC), yang menunjukkan efektivitas vaksin flu di negeri Paman Sam itu yang hanya berkisar 19 hingga 60 persen dalam 1 tahun terakhir.

“Tetapi vaksin flu sangat direkomendasikan oleh pemerintah AS walaupun efektivitasnya rendah. Mengapa?” tanya pria yang memperoleh gelar Postgraduate Diploma (Pg.D) dari UCSI, Kuala Lumpur, Malaysia itu.

Sebelumnya, Bimo menjelaskan secara singkat perbedaan efektivitas dan efikasi. Menurutnya, efektivitas adalah tingkat kemanjuran vaksin dalam kondisi riil. Sedangkan efikasi adalah tingkat kemanjuran vaksin dalam uji klinis.

Bilo lantas menyajikan sebuah fakta, pada musim flu yang terjadi di AS pada rentang 2018-2019, vaksin flu mampu mencegah terjadinya 4,4 juta kasus flu. Selain itu juga mencegah 58 ribu kasus flu berat yang membuat penderitanya harus diopname, serta 3.500 kematian.

“Padahal efektivitas vaksin di tahun tersebut hanya 29 persen, dan hanya separuh populasi penduduk AS yang divaksin,” ucap pria kelahiran Jogja yang besar di Palembang itu.

Pada 2020, penelitan Bartsch SM menghitung dampak efikasi vaksin Covid-19 jika digunakan di Amerika Serikat.

Efikasi vaksin hanya 40 persen dan diberikan kepada separuh jumlah penduduk AS, ternyata mampu mencegah 60 juta kasus Covid-18 di negara tersebut, berikut 9 juta pasien yang harus opname dan 742 ribu kematian.

“Efikasi vaksin ideal adalah 80 persen jika ingin kembali ke kehidupan normal,” ungkap Bimo.

Dari paparan tersebut, Bimo membuat tiga kesimpulan. Pertama, Efikasi vaksin 65 persen adalah di atas efikasi minimum yang ditetapkan WHO untuk kasus Covid-19.

Kedua, berapapun efikasi vaksin, tetap berguna untuk menekan jumlah orang yang sakit dan meninggal. “Satu nyawa pun jika bisa diselamatkan, why not?” tukasnya.

Terakhir, jika efikasi vaksin rendah, maka jumlah orang yang divaksin harus lebih banyak dibanding mengunakan vaksin dengan tingkat efikasi lebih tinggi. Hal tersebut dilakukan untuk mencapai herd immunity.

Bimo juga menjelaskan, efikasi 65,3 persen artinya misalkan dari 100 orang yang divaksin akan ada 35 orang yang masih bisa terinfeksi Covid-19. Oleh karena itu, protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan) masih harus diterapkan.

Mantan Dekan di Surya University Tangerang itu juga mengungkapkan,  meskipun memiliki efikasi lebih rendah, namun keunggulan vaksin Sinovac terletak pada aspek keamanannya. Melalui uji klinis yang telah dilakukan, diketahui hanya 0,1 hingga 1 persen relawan yang mengalami efek samping berat.

“Efek samping berat 0,1 hingga 1 persen ini setara dengan vaksin influenza yang rutin digunakan selama ini,” tutur Bimo.

“Lebih baik vaksin dengan efikasi 65 persen tetapi lebih aman. Sehingga bisa digunakan untuk memvaksinasi sebanyak mungkin orang. Daripada vaksin dengan efikasi tinggi, tetapi efek sampingnya berat. Sehingga hanya bisa digunakan oleh kalangan terbatas,” pungkasnya.

 

Reporter : MA Setiawan

Editor : Redaksi


Bagikan Berita
Tags: Bimo Ario TejoCovid-19SinovacVaksinVaksinasi
ADVERTISEMENT

Related Posts

Kota Malang Raih Sertifikat Menuju Kota Bersih, Peringkat 7 Nasional dan 2 di Jatim

Kota Malang Raih Sertifikat Menuju Kota Bersih, Peringkat 7 Nasional dan 2 di Jatim

25 Februari 2026

...

Tinjau Sekolah di Kota Malang, Menko Pangan Cek Langsung Menu MBG Ramadan

Tinjau Sekolah di Kota Malang, Menko Pangan Cek Langsung Menu MBG Ramadan

24 Februari 2026

...

Syelhan Nurrahmat Sabet Emas Asian Road Cycling Championship 2026, Harumkan Nama UIBU dan Indonesia

Syelhan Nurrahmat Sabet Emas Asian Road Cycling Championship 2026, Harumkan Nama UIBU dan Indonesia

17 Februari 2026

...

JMSI Jatim Hadiri HUT ke-6 JMSI dan HPN 2026 di Serang Banten

JMSI Jatim Hadiri HUT ke-6 JMSI dan HPN 2026 di Serang Banten

9 Februari 2026

...

Presiden Prabowo Tegaskan Peran NU sebagai Pilar Utama Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo Tegaskan Peran NU sebagai Pilar Utama Persatuan Bangsa

8 Februari 2026

...

Hadiri Harlah 1 Abad NU di Malang, Presiden Prabowo Ajak Pemimpin Bangsa Jaga Persatuan

Hadiri Harlah 1 Abad NU di Malang, Presiden Prabowo Ajak Pemimpin Bangsa Jaga Persatuan

8 Februari 2026

...

Target Masuk Final Four, Jakarta Pertamina Enduro Siap Tampil Maksimal di Proliga 2026 Malang

Target Masuk Final Four, Jakarta Pertamina Enduro Siap Tampil Maksimal di Proliga 2026 Malang

4 Februari 2026

...

Load More
Next Post
Dukung langkah Polisi, LSM Pro Desa Kecam Kongres Askab PSSI Kabupaten Malang

Dukung langkah Polisi, LSM Pro Desa Kecam Kongres Askab PSSI Kabupaten Malang

TNI AL Terjunkan Satgas Banjir ke Kalimantan Selatan

TNI AL Terjunkan Satgas Banjir ke Kalimantan Selatan

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin