Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

MBG Tetap Jalan Selama Ramadan, Menu Disiapkan Lebih Tahan Lama

Selama Ramadan, peserta akan menerima makanan kemasan sehat yang siap santap dan dapat bertahan hingga waktu berbuka puasa.

by RedMP.
17 Februari 2026
in Kota Malang
Bagikan Berita

Penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Malang. (Foto: YD/MP)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Koordinator Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Kota Malang, Muhammad Athoillah, memastikan distribusi paket Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan tetap berjalan seperti biasa, dengan sejumlah penyesuaian pada jenis dan mekanisme penyaluran makanan.

Athoillah menjelaskan, penyesuaian dilakukan khususnya bagi peserta bukan pondok. Selama Ramadan, peserta akan menerima makanan kemasan sehat yang siap santap dan dapat bertahan hingga waktu berbuka puasa.

“Kalau di bulan Ramadan ini, untuk peserta BP tetap menggunakan makanan kemasan sehat. Jadi makanannya siap makan, tetapi bisa juga disimpan sampai buka puasa,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).

Sementara, untuk SPPG yang berada di lingkungan pondok pesantren, mekanisme penyaluran berbeda. Makanan tetap menggunakan sistem ompreng dan akan diberikan menjelang waktu berbuka puasa.

Baca Juga :

Pembangunan Gedung Parkir Kayutangan Dikebut, Ditarget Rampung Akhir Desember 2025

Dishub Kota Malang Wajibkan Pasar Takjil Sediakan Lahan Parkir, Larang Transaksi Drive Thru

17 Februari 2026

Antisipasi Kemacetan saat Libur Imlek 2026, Polresta Malang Kota Siagakan 70 Personel

16 Februari 2026
Marcos Santos Sebut Kekompakan Tim Jadi Kunci Kemenangan Singo Edan

Marcos Santos Sebut Kekompakan Tim Jadi Kunci Kemenangan Singo Edan

15 Februari 2026
Joel Vinicius Cetak Brace, Arema FC Bekuk Semen Padang Tiga Gol Tanpa Balas di Kandang

Joel Vinicius Cetak Brace, Arema FC Bekuk Semen Padang Tiga Gol Tanpa Balas di Kandang

15 Februari 2026
JMSI Malang Raya Peringati HUT ke-6 dan HPN 2026 dengan Khataman dan Tumpengan

JMSI Malang Raya Peringati HUT ke-6 dan HPN 2026 dengan Khataman dan Tumpengan

13 Februari 2026
Load More

“Kalau yang di lingkungan pondok pesantren, kami berikan saat waktu buka puasa. Jadi tetap menggunakan ompreng dan memasaknya saat siang hari,” terangnya.

Lebih lanjut, dalam mekanismenya, setiap penerima akan mendapatkan dua tote bag. Satu tote bag dikirim pada hari berjalan, sementara tote bag yang dikirim sebelumnya akan diambil keesokan harinya. Skema ini diterapkan untuk menjaga kebersihan dan kelancaran distribusi.

Adapun isi paket makanan disesuaikan agar lebih tahan lama, seperti roti, buah, kurma, serta telur. Menu dipilih dari jenis makanan yang relatif aman disimpan seharian tanpa mudah basi.

“Intinya makanan yang sekiranya bisa awet selama penyimpanan seharian, sampai waktu buka puasa,” jelasnya.

Untuk jadwal penyaluran, Athoillah menegaskan tidak ada perubahan atau seperti biasanya. Namun, bagi wilayah dengan mayoritas murid tidak berpuasa, penyaluran tetap menggunakan sistem makanan ompreng seperti hari normal.

“Nah, nanti yang puasa mungkin kami sesuaikan dengan menu puasa. Tapi kalau yang enggak puasa, kami layani dengan ompreng seperti biasanya,” tuturnya.

Sementara itu, untuk kategori ibu hamil dan ibu menyusui, SPPI akan melakukan pendataan guna menyesuaikan menu dengan kondisi masing-masing penerima.

Athoillah menyebut, ibu hamil yang menjalankan puasa akan diberikan paket yang menyesuaikan menu puasa. Sedangkan, yang tidak berpuasa tetap dilayani dengan ompreng serta tambahan dua makanan kering siap santap sesuai anjuran gizi.

“Pendataannya kami lakukan melalui grup masing-masing. Tetapi biasanya, ibu hamil dan menyusui ini memang banyak yang tidak puasa, jadi kami sesuaikan seperti hari biasa,” ungkapnya.

Terkait kekhawatiran makanan mudah basi selama Ramadan, Athoillah memastikan pihaknya telah menerbitkan Surat Edaran (SE) kepada seluruh SPPG. Dalam edaran tersebut, ditegaskan agar makanan kemasan tidak mengandung bahan yang mudah basi, seperti santan.

“Sudah ada surat edaran. Terutama makanan kemasan, kalau bisa jangan yang mengandung santan dan sejenisnya, karena tidak awet,” pungkasnya. (YD)


Bagikan Berita
ADVERTISEMENT

Related Posts

Pembangunan Gedung Parkir Kayutangan Dikebut, Ditarget Rampung Akhir Desember 2025

Dishub Kota Malang Wajibkan Pasar Takjil Sediakan Lahan Parkir, Larang Transaksi Drive Thru

17 Februari 2026

...

Antisipasi Kemacetan saat Libur Imlek 2026, Polresta Malang Kota Siagakan 70 Personel

16 Februari 2026

...

Marcos Santos Sebut Kekompakan Tim Jadi Kunci Kemenangan Singo Edan

Marcos Santos Sebut Kekompakan Tim Jadi Kunci Kemenangan Singo Edan

15 Februari 2026

...

Joel Vinicius Cetak Brace, Arema FC Bekuk Semen Padang Tiga Gol Tanpa Balas di Kandang

Joel Vinicius Cetak Brace, Arema FC Bekuk Semen Padang Tiga Gol Tanpa Balas di Kandang

15 Februari 2026

...

JMSI Malang Raya Peringati HUT ke-6 dan HPN 2026 dengan Khataman dan Tumpengan

JMSI Malang Raya Peringati HUT ke-6 dan HPN 2026 dengan Khataman dan Tumpengan

13 Februari 2026

...

9.920 Peserta PBI JK Nonaktif, Pemkot Malang Segera Koordinasi dengan BPJS Kesehatan

9.920 Peserta PBI JK Nonaktif, Pemkot Malang Segera Koordinasi dengan BPJS Kesehatan

12 Februari 2026

...

126 Ribu Peserta PBI JK di Malang Raya Dinonaktifkan, BPJS Paparkan Cara Reaktivasi

126 Ribu Peserta PBI JK di Malang Raya Dinonaktifkan, BPJS Paparkan Cara Reaktivasi

12 Februari 2026

...

Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin