Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Banyak Negara Lockdown, Disnaker Kabupaten Malang Waspadai Pemberangkatan PMI Ilegal

Kami akan lakukan sosialisasi melalui perangkat desa dan tokoh masyarakat, jangan sampai warganya tergiur rayuan calo.

by Red
9 Oktober 2021
in Kabupaten Malang
Bagikan Berita

(Foto: istimewa)

KABUPATEN MALANG – malangpagi.com

Akses pekerja migran Indonesia (PMI), khususnya asal Kabupaten Malang, masih mengalami sejumlah kendala. Salah satunya adalah akses negara tujuan yang ditutup lantaran menerapkan lockdown.

Penerapan lockdown oleh sejumlah negara tujuan PMI dikhawatirkan akan memicu aktivitas perjalanan ke negara tujuan secara ilegal. Untuk itu, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Malang melakukan antisipasi mencegah distribusi pekerja migran ilegal melalui calo.

“Untuk sementara kebijakan lockdown dilakukan beberapa negara, sebagai dampak penyebaran varian baru Covid-19. Tentu saja ini menjadi kendala dalam pemberangkatan PMI kita,” jelas Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Malang, Yoyok Wardoyo, Minggu (3/10/2021).

“Di samping pemberangkatan, juga terdapat kendala dalam pemulangan PMI dengan beragam faktor yang melatarbelakangi. Seperti habisnya kontrak kerja, cuti, dan pemberhentian. Sehingga kepulangan mereka pun masih tertahan,” imbuhnya

Baca Juga :

Jokowi Tegaskan PPKM Mikro Adalah Kebijakan Paling Tepat Saat Ini

Jokowi Tegaskan PPKM Mikro Adalah Kebijakan Paling Tepat Saat Ini

23 Juni 2021
PT CKS Tegaskan Tidak Melakukan Tindakan Melanggar Hukum

PT CKS Tegaskan Tidak Melakukan Tindakan Melanggar Hukum

15 Juni 2021
Load More

Namun, pada Oktober ini sejumlah negara dikabarkan akan kembali membuka akses mereka untuk PMI. “Saat ini belum dibuka. Mungkin baru pertengahan Oktober, dan SOP-nya [Standard Operating Procedure] akan kami lakukan karantina terlebih dulu di Asrama Haji Sukolilo selama tiga hari, dan di rusunawa Hotel Mirabel sekitar empat hari,” papar Yoyok.

(Foto: istimewa)

Terkait terjadinya lonjakan penularan varian baru Covid-19, sejumlah negara masih menutup penerbangan ke Indonesia, begitupula sebaliknya.

“Untuk saat ini yang masih dibuka hanya Hong Kong. Sedangkan negara lainnya masih belum dibuka. Salah satunya Singapura, sedang terjadi penyebaran varian baru MU [B1.621]. Sementara untuk pendaftar tujuan Hong Kong sudah mulai diproses,” terangnya.

Dalam sehari, terdapat 5–10 pendaftar PMI yang mengurus berkas persyaratan pekerja migran, salah satunya persyaratan surat rekomendasi dari desa.

Untuk saat ini, pendaftar PMI di Kabupaten Malang merupakan yang tertinggi ketiga di Indonesia. Didominasi oleh warga asal Malang Selatan.

“Penyumbang terbesar PMI dari Malang Selatan di antaranya Kalipare, Donomulyo, Gedangan, dan Pagelaran. Namun jumlahnya masih fluktuatif, meskipun animonya rata-rata cukup tinggi,” tambah Yoyok.

Diakuinya, dalam kondisi seperti saat ini ada kekhawatiran maraknya PMI yang diberangkatkan melalui jalur ilegal oleh penyalur yang tidak bertanggungjawab. Untuk mencegah hal tersebut, maka perlu dilakukan upaya penanganan, seperti sosialisasi menggandeng tokoh masyarakat.

“Jangan sampai terjadi distribusi PMI ilegal. Ini yang harus kita perangi bersama. Kami akan lakukan sosialisasi melalui perangkat desa dan tokoh masyarakat, jangan sampai warganya tergiur rayuan calo, dan menunjukkan perusahaan mana yang legal,” tandas Yoyok.

Pehaknya mengakui, berhadapan dengan propaganda calo menjadi pekerjaan yang berat, di samping memenuhi kebutuhan para pendaftar PMI yang ingin secepatnya dapat bekerja di negara tujuan mereka, mayoritas memilih ke negara-negara timur tengah. (Giar/MAS)


Bagikan Berita
Tags: lockdownPekerja Migran Indonesiapmi ilegal
ADVERTISEMENT

Related Posts

GSD Dibuka Kembali Usai Lebaran, Warga Dampit Antusias Ikuti Senam Sehat Bersama

GSD Dibuka Kembali Usai Lebaran, Warga Dampit Antusias Ikuti Senam Sehat Bersama

12 April 2026

...

Gelar Halalbihalal di Malang, Ahmad Irawan Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah

Gelar Halalbihalal di Malang, Ahmad Irawan Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah

9 April 2026

...

Gagal Menang, Arema FC Ditahan Imbang Malut United 1-1

Gagal Menang, Arema FC Ditahan Imbang Malut United 1-1

3 April 2026

...

Manajemen Baru Wendit Buka Suara Soal Tunggakan Pembayaran Vendor CCTV dan Audio Sebesar Rp 105 Juta

Manajemen Baru Wendit Buka Suara Soal Tunggakan Pembayaran Vendor CCTV dan Audio Sebesar Rp 105 Juta

2 April 2026

...

Vendor di Malang Keluhkan Tunggakan Proyek CCTV dan Audio di Wisata Wendit, Sebut Capai Rp105 Juta

Vendor di Malang Keluhkan Tunggakan Proyek CCTV dan Audio di Wisata Wendit, Sebut Capai Rp105 Juta

2 April 2026

...

Empat Kecamatan Jadi Penutup Pekan Islami XIX PT ACA, Iwan Kurniawan Santuni 1.605 Anak Yatim

Empat Kecamatan Jadi Penutup Pekan Islami XIX PT ACA, Iwan Kurniawan Santuni 1.605 Anak Yatim

12 Maret 2026

...

Safari Ramadan Hari ke-10, PT ACA Bagikan 1.140 Santunan Yatim Piatu di Singosari dan Lawang

Safari Ramadan Hari ke-10, PT ACA Bagikan 1.140 Santunan Yatim Piatu di Singosari dan Lawang

11 Maret 2026

...

Load More
Next Post
Gerakan Satus Repes Gelar Aksi Lawan Vandalisme di Kayutangan, 10 Oktober 2021

Gerakan Satus Repes Gelar Aksi Lawan Vandalisme di Kayutangan, 10 Oktober 2021

Banyak Negara Lockdown, Disnaker Kabupaten Malang Waspadai Pemberangkatan PMI Ilegal

Festival Gugur Gunung Kampung Tridi, Persiapan Buka Paket Wisata Seni Rupa

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin