Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Gerakan Satus Repes Gelar Aksi Lawan Vandalisme di Kayutangan, 10 Oktober 2021

Selain pengecatan dan ekspresi budaya, Komunitas Satus Repes juga menggandeng Satgas Covid-19 untuk membagikan masker pada pelaksanaan esok hari.

by Red
9 Oktober 2021
in Kota Malang
Bagikan Berita

Komunitas Satus Repes bersama stakeholder dan akademisi yang akan menggelar aksi di Kayutangan besok pagi. (Foto: Hariani/MP)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Dukungan dari berbagai pihak diberikan kepada Komunitas Satus Repes, yang akan menggelar kegiatan pengecatan obyek sasaran vandalisme di koridor Kayutangan, yang dibarengi dengan atraksi musik, seni rupa, dan budaya pada besok pagi, Minggu (10/10/2021).

Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) sengaja mengundang perwakilan Komunitas Satus Repes, yang terdiri dari relawan cagar budaya, seniman, dan budayawan, guna melakukan koordinasi, komunikasi, sekaligus silaturahmi.

“Hari ini kami bertemu, berkomunikasi, dan duduk bareng agar semuanya gamblang,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Suwarjana saat menerima Komunitas Satus Repes di ruang kerjanya, Sabtu (9/10/2021).

Suwarjana menegaskan, pada dasarnya pihaknya mendukung gerakan Satus Repes yang mengemban visi pelestarian cagar budaya terhadap aksi vandalisme.

Baca Juga :

Malang 108 Rise and Shine Dianggap Kurang Promosikan Wisata Heritage

Malang 108 Rise and Shine Dianggap Kurang Promosikan Wisata Heritage

7 Juni 2022
Usai Pelantikan, Muslimat NU Kota Malang Tancap Gas Jalankan Program

Riyayan Nang Kajoetangan, Kembalinya Wisata Kampung Heritage Kayutangan

30 Mei 2022
Diskopindag Kota Malang dan Kelurahan Kauman Gelar Sinau Mbatik Bareng

Diskopindag Kota Malang dan Kelurahan Kauman Gelar Sinau Mbatik Bareng

27 Maret 2022
Kedai Literasi Kayutangan. Belajar Asyik Sambil Berwisata

Kedai Literasi Kayutangan. Belajar Asyik Sambil Berwisata

21 Februari 2022
Menilik Sejarah Keberadaan Patung Chairil Anwar di Kayutangan

Menilik Sejarah Keberadaan Patung Chairil Anwar di Kayutangan

2 Februari 2022
Load More

“Kami mendukung gerakan Satus Repes ini. Namun kami adalah perangkat daerah yang harus sesuai koridor dan aturan. Prinsip semua itu bisa kita bicarakan bersama,” imbuh Suwarjana

Dukungan senada datang dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang, Fuad Rahman. “Kami dukung aksi Satus Repes, sebagai upaya dalam melawan vandalisme dan juga bentuk pelestarian cagar budaya,” ujar politisi dari Partai Keadilan Sejahtera itu.

Menurut Fuad, aksi besok harus memiliki komunikasi yang jelas tentang teknis pelaksanaannya. “Siapa yang akan melakukan pengecatan, dan siapa yang akan menampilkan ekspresi seni budaya. Harus terkonsep baik secara administratif maupun teknisnya. Jangan sampai menimbulkan kerumunan,” tegasnya.

Rapat Koordinasi antara Komunitas Satus Repes dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang dan anggota DPRD. (Foto: Hariani/MP)

Dirinya mengimbau, kegiatan seni budaya dikonsep berupa sekali tampil langsung pulang dan bergantian. Pasalnya, dahaga masyarakat akan hiburan dan tontonan akan berpotensi menimbulkan keramaian.

“Kami mengapresiasi gerakan Satus Repes. Jangan sampai tujuan mulia ini dapat menimbulkan kerumunan” pesan Fuad, sembari berharap aksi ini menjadi sebuah gerakan yang dapat memajukan Kota Malang, sesuai semboyan Malang Kotaku, Maju Kotaku.

Sementara itu, Koordinator Satus Repes, Iwan Widhianto mengungkapkan bahwa gerakan yang digagasnya merupakan gerakan individual tentang kepedulian terhadap cagar budaya.

“Kami bergerak bukan karena merasa ngerti, tapi karena kesadaran. Di sini, Kami sudah mengerucutkan [aksi], dan pada 10 Oktober 2021 besok akan dilaksanakan gerakan pengecatan dan ekspresi seni budaya,” ujar Iwan.

Pecinta sejarah itu memaparkan, bahwa titik pengecatan dimulai dari depan gedung Telkom hingga bangunan eks Bank Commonwealth, dengan menyisir koridor Kayutangan sisi kiri dan kanan.

“Sedang untuk ekspresi budaya akan kami bagi dalam tiga titik dan dibatasi waktunya. Sehingga dapat memecah konsentrasi dan mencegah kerumunan,” papar Iwan.

Di tempat yang sama, relawan cagar budaya, Benny Wibisono berjanji bahwa pelaksanaan aksi Satus Repes ini akan mematuhi aturan protokol kesehatan.

“Selain pengecatan dan ekspresi budaya, kami juga akan menggandeng Satgas Covid-19 untuk membagikan masker pada pelaksanaan besok. Bagi penggerak dan pengguna jalan yang tidak membawa masker akan kita berikan secara gratis,” terangnya.

Benny menambahkan, Komunitas Satus Repes telah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, Satuan Kepolisian Pamong Praja (Satpol PP), dan sejumlah pihak terkait.

Selaras dengan itu, akademisi dari Institut Teknologi Nasional (ITN), Budi Fathoni menyampaikan bahwa gerakan Satus Repes dapat menjadi pembuktian hubungan secara pentahelix.

“Pentahelix ada di Kota Malang. Aksi Satus Repes ini dapat menjadi penyambung antara stakeholder, akademisi, dan masyarakat,” pungkas Budi. (Har/MAS)


Bagikan Berita
Tags: KayutanganSatus RepesVandalisme
ADVERTISEMENT

Related Posts

Polresta Malang Kota Luncurkan Microsite Informasi Mudik Lebaran 2026, Permudah Pemudik Akses Layanan Penting

Polresta Malang Kota Luncurkan Microsite Informasi Mudik Lebaran 2026, Permudah Pemudik Akses Layanan Penting

12 Maret 2026

...

Jelang Lebaran, Polresta Malang Kota Bongkar Peredaran Uang Palsu Senilai Rp 94 Juta

Pantau Arus Mudik Lebaran, Polresta Malang Kota Dirikan Sejumlah Pos di Titik Strategis

11 Maret 2026

...

Silaturahmi Ramadan, JMSI Malang Raya Gelar Buka Bersama Pererat Solidaritas Anggota

Silaturahmi Ramadan, JMSI Malang Raya Gelar Buka Bersama Pererat Solidaritas Anggota

10 Maret 2026

...

Segera Daftar! Pendaftaran Mudik Gratis Pemkot Malang Dibuka 9 Maret, Sediakan 264 Kursi

Segera Daftar! Pendaftaran Mudik Gratis Pemkot Malang Dibuka 9 Maret, Sediakan 264 Kursi

9 Maret 2026

...

Pemkot Malang Tegaskan ASN Dilarang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran 2026

Pemkot Malang Tegaskan ASN Dilarang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran 2026

8 Maret 2026

...

Hidupkan Tradisi Lama, Pemuda Bandulan Bangunkan Sahur dengan Kereta Musik Perkusi

Hidupkan Tradisi Lama, Pemuda Bandulan Bangunkan Sahur dengan Kereta Musik Perkusi

8 Maret 2026

...

Uji Coba Penataan PKL dan Parkir Merdeka Selatan Berlanjut, Dishub Kota Malang Pastikan Arus Lalin Lancar

Dapat Tambahan Tiga Bus, Kuota Mudik Gratis 2026 Pemkot Malang Naik Jadi 224 Orang

6 Maret 2026

...

Load More
Next Post
Banyak Negara Lockdown, Disnaker Kabupaten Malang Waspadai Pemberangkatan PMI Ilegal

Festival Gugur Gunung Kampung Tridi, Persiapan Buka Paket Wisata Seni Rupa

Banyak Negara Lockdown, Disnaker Kabupaten Malang Waspadai Pemberangkatan PMI Ilegal

30 Mahasiswa Ekonomi Se-Jawa Timur Berdialog dengan Walikota Batu

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin