Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Candra Wijaya Beberkan Kronologi Meninggalnya Markis Kido Saat Bermain Bulutangkis

Kondisi Markis baik-baik saja saat bermain. Namun, saat akan pindah lapangan, tiba-tiba Ia terjatuh dan tak sadarkan diri.

by Red
15 Juni 2021
in Berita Duka, Olahraga
Bagikan Berita

Momen terakhir Markis Kido sebelum meninggal. (Foto: Instagram @cwibc1)

TANGERANG – malangpagi.com

Mantan pebulutangkis Candra Wijaya berada di dekat Markis Kido, saat peraih medali emas Olimpiade 2008 itu terkena serangan jantung, Senin (14/6/2021). Candra kebetulan sedang bermain bulutangkis bersama Markis di GOR Petrolin, Alam Sutera, Tangerang.

Menurut Candra, kondisi Markis baik-baik saja saat bermain. Namun, saat akan pindah lapangan, Markis tiba-tiba terjatuh dan tak sadarkan diri. Insiden ini sontak membuat kawan-kawannya langsung mendatanginya dan berusaha memberikan pertolongan pertama, termasuk Candra.

“Ini adalah momen terakhir kami bersama almarhum Markis Kido sebelum ia jatuh tak sadarkan diri,” tulis Candra di akun Instagram @cwibc1, yang juga mengunggah foto-foto Markis Kido saat bermain bulutangkis sore itu.

“Score ketika itu masih 15-8 (game 30), atau baru saja pindah lapangan. Tidak ada tanda-tanda aneh atau hal mencurigakan dari gerak-gerik Kido saat itu. Namun tak lama kemudian saya terkejut, panik, dan segera lari masuk ke lapangan, karena melihat Kido sudah dalam posisi aneh, telungkup ke depan,” paparnya.

Candra dan rekan-rekannya segera melakukan pertolongan sebisa mungkin. Dan tak pikir panjang, beberapa menit kemudian mereka langsung melarikan Markis ke rumah sakit terdekat, Omni Alam Sutera.

Baca Juga :

Bilqis Prasista, Kejutan Si Pemalu Kalahkan Pebulutangkis Nomor 1 Dunia

Bilqis Prasista, Kejutan Si Pemalu Kalahkan Pebulutangkis Nomor 1 Dunia

11 Mei 2022
Olimpiade Tokyo 2020: Anthony Ginting Boyong Medali Perunggu

Olimpiade Tokyo 2020: Anthony Ginting Boyong Medali Perunggu

2 Agustus 2021
Luar Biasa! Ganda Putri Greysia/Apriyani Raih Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020

Luar Biasa! Ganda Putri Greysia/Apriyani Raih Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020

2 Agustus 2021
Olimpiade Tokyo 2020: Selangkah Lagi Greysia/Apriyani Cetak Sejarah Emas Indonesia

Olimpiade Tokyo 2020: Selangkah Lagi Greysia/Apriyani Cetak Sejarah Emas Indonesia

31 Juli 2021
Olimpiade Tokyo 2020: Atasi Laga Mendebarkan, Anthony Ginting Jaga Asa Tunggal Putra Indonesia

Olimpiade Tokyo 2020: Atasi Laga Mendebarkan, Anthony Ginting Jaga Asa Tunggal Putra Indonesia

31 Juli 2021
Load More

“Kido ngorok. Tubuhnya lemas dan tak sadar diri, namun masih bernafas ketika Kido digotong dimasukan ke dalam mobil. Namun tak lama setelah sampai di RS masuk ke IGD, sekitar pukul 19.00 WIB kami mendapat kabar kalo Kido sudah meninggal,” tutur Candra.

Candra mengaku sangat sedih dan terpukul, karena usahanya dan teman-teman tidak membuahkan hasil. “Gue sudah berusaha sebisanya. Tapi mungkin ini sudah kehendak atau jalan-Nya yang terbaik buat elu,” lanjutnya.

“Selamat jalan, Do. Elu adalah Patriot Olahraga. Meninggal di lapangan itu adalah sebuah kehormatan,” ucap peraih medali emas Olimpiade Sidney 2000 itu.

Dimakamkan Satu Liang Lahat dengan Sang Ayah

Jenazah Markis telah dikebumikan di TPU Kebon Nanas, Jakarta Timur, pada Selasa (15/6/2021). Ia dimakamkan dalam satu liang dengan almarhum ayahnya, Djumharbey Anwar, yang meninggal pada 2008 silam.

Sebelum dimakamkan, jenazah Markis terlebih dulu disalatkan di Masjid Jaka Setia, Bekasi. Ratusan pelayat termasuk di antaranya perwakilan PBSI, Kemenpora, dan sejumlah mantan atlet hadir di pemakaman yang berlangsung khidmat dan haru tersebut.

 

Reporter : MA Setiawan

Editor : redaksi


Bagikan Berita
Tags: #BulutangkisBadmintonCandra WijayaMarkis KidoMarkis Kido Meninggal
ADVERTISEMENT

Related Posts

Malang Super Fight 27 Kembali Naik Ring, Bidik Bibit Atlet Porprov 2027

Batas Usia U-25 Jadi Peluang Emas, Pertina Kota Malang Siapkan Generasi Baru untuk Porprov Jatim 2027

28 September 2026

...

Malang Super Fight 27 Kembali Naik Ring, Bidik Bibit Atlet Porprov 2027

Malang Super Fight 27 Kembali Naik Ring, Bidik Bibit Atlet Porprov 2027

27 September 2026

...

Kumpulkan Seluruh Cabor, KONI Kota Malang Serius Bidik 222 Emas di Porprov Jatim 2027

Kumpulkan Seluruh Cabor, KONI Kota Malang Serius Bidik 222 Emas di Porprov Jatim 2027

24 September 2026

...

Arema FC Dipaksa Persik Kediri Berbagi Poin di Stadion Kanjuruhan

Arema FC Dipaksa Persik Kediri Berbagi Poin di Stadion Kanjuruhan

18 September 2026

...

Jelang Derbi Jatim di Kanjuruhan, Arema FC Waspadai Serangan Balik Persik Kediri

Jelang Derbi Jatim di Kanjuruhan, Arema FC Waspadai Serangan Balik Persik Kediri

17 September 2026

...

Arema FC Buka Kompetisi dengan Pesta Gol, Bola Mati Jadi Senjata Mematikan Singo Edan

Arema FC Buka Kompetisi dengan Pesta Gol, Bola Mati Jadi Senjata Mematikan Singo Edan

4 September 2026

...

Menpora Apresiasi Kebangkitan Tinju Kota Malang, Pertina dan KTI Siapkan Regenerasi Atlet

Menpora Apresiasi Kebangkitan Tinju Kota Malang, Pertina dan KTI Siapkan Regenerasi Atlet

24 Agustus 2026

...

Load More
Next Post
Kafe Debran River, Pelopor Kafe Standar Prokes di Kota Batu

Kafe Debran River, Pelopor Kafe Standar Prokes di Kota Batu

Insiden Singkirkan Botol, Cristiano Ronaldo Bikin Coca-Cola Rugi 57 Triliun

Insiden Singkirkan Botol, Cristiano Ronaldo Bikin Coca-Cola Rugi 57 Triliun

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin