Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Dr. Irmantara Subagio: Sport Science Jangan Dipandang Rumit

Namun, diakuinya selama ini memang ada gap informasi terkait sport science ini.

by Red
19 Oktober 2020
in Olahraga
Bagikan Berita

(Foto: ilustrasi/Pixabay)

KABUPATEN MALANG – malangpagi.com

Pada Haornas (Hari Olahraga Nasional) tahun ini, pemerintah mengusung tema “Sport Science, Sport Tourism dan Sport Industry,” yang dinilai sangat penting untuk perkembangan olahraga Indonesia ke depan. Ketiga unsur tersebut dianggap memiliki peran yang sama besar untuk kebugaran, prestasi dan perekonomian nasional.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali melihat sport science sebagai salah satu penyebab prestasi olahraga Indonesia belum optimal.

“Dukungan sport science pada proses pembinaan atlet-atlet muda dan elit masih minim. Oleh karena itu, ke depan kami akan dorong cabor-cabor untuk mengoptimalisasi sport science dalam pembinaan cabang olahraga,” seru Menpora dalam peringatan Haornas 2020 di GOR POPKI, Cibubur, Jakarta Timur, 9 September lalu.

Tapi, sebenarnya apa sih sport science itu?

Dalam beberapa tahun terakhir, sport science makin biasa disebut seolah telah menjadi sebuah istilah keren dalam dunia olahraga. Sayangnya, pengetahuan komprehensif soal itu, dan juga realisasinya, masih jauh dari semestinya.

Baca Juga :

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Oleh Ketua Kickboxing Jatim Masuk Tahap Penyidikan

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Oleh Ketua Kickboxing Jatim Masuk Tahap Penyidikan

24 Januari 2026
Jelang PORPROV IX Jatim 2025, Kickboxing Kota Malang Optimistis Pecahkan Rekor

Jelang PORPROV IX Jatim 2025, Kickboxing Kota Malang Optimistis Pecahkan Rekor

20 Januari 2025

Kepala Desa Ngroto Apresiasi Sosialisasi yang Diadakan Kris Dayanti

10 Januari 2024

Pasca Debat Capres-Cawapres Ke 3, Kris Dayanti Optimis Ganjar Mahfud Menang

9 Januari 2024

Tim Kickboxing Jatim Tampil Moncer di IMAG 2023

25 Oktober 2023
Load More

Jika diterjemahkan langsung dalam bahasa Indonesia, sport science secara harfiah berarti “pengetahuan olahraga.” Secara umum, sport science bisa dibagi ke dalam beberapa keilmuan, yaitu bagian kepelatihan, fisik, kedokteran, fisioterapi dan rehabilitasi, relaksasi, gizi, psikologis, dan bagian peneliti (researcher).

Tujuannya adalah untuk menciptakan suatu program latihan, atau sebuah materi, untuk membentuk atlet atau tim olahraga yang fit, bugar, dan bebas cedera dalam menghadapi pertandingan.

Dr. Irmantara Subagio, M.Kes. (Foto: MAS/MP)

Menurut pakar olahraga, Dr. Irmantara Subagio, M.Kes,sebenarnya aplikasi sport science itu sederhana. Karena setiap latihan pasti ada prinsip dan tahap-tahapnya. Namun, diakuinya selama ini memang ada gap informasi terkait sport science ini.

“Jangan dipandang rumit. Intinya adalah memanusiakan atlet. Menyusun program latihan yang terukur, tercatat dan terprogram, sejatinya itu sudah termasuk dasar-dasar sport science,” tutur pria yang biasa disapa Ibag itu kepada Malang Pagi.

Ditemui di sela-sela acara workshop bertajuk “Optimalisasi Prestasi Cabang Olahraga Beladiri,” Minggu (18/10/2020) yang bertempat di Rachman Club Gulat, Jalan Pahlawan Bajuri, Pakisaji, Kabupaten Malang, Ibag menjelaskan bahwa setiap tahapan latihannya memiliki dosis tertentu, yang mengakomodir pembinaan atlet dalam jangka panjang.

“Tidak instan. Seringkali ada pelatih yang berkeinginan untuk mempercepat proses. Sehingga ada tahapan yang hilang,” ujar Kepala Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) itu.

“Sehingga sering terjadi di Indonesia, atlet yang menang di usia yunior, tapi tidak berlanjut di usia senior. Hilang semua,” pungkas Ibag.

 

Reporter : MA Setiawan

Editor : Redaksi

 

 


Bagikan Berita
Tags: #KabupatenBeladiriIbagIrmantara SubagiokoniMalangOlahragaSport Science
ADVERTISEMENT

Related Posts

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Oleh Ketua Kickboxing Jatim Masuk Tahap Penyidikan

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Oleh Ketua Kickboxing Jatim Masuk Tahap Penyidikan

24 Januari 2026

...

Arema FC Resmi Perkenalkan Gustavo Franca, Rekrutan Kedua Jelang Putaran Kedua Super League

Arema FC Resmi Perkenalkan Gustavo Franca, Rekrutan Kedua Jelang Putaran Kedua Super League

20 Januari 2026

...

EMBA Run 2026, Komitmen EMBA Group Dorong Gaya Hidup Sehat di Kota Malang

EMBA Run 2026, Komitmen EMBA Group Dorong Gaya Hidup Sehat di Kota Malang

17 Januari 2026

...

3.600 Runner Siap Ramaikan Emba Jetbus Run Malang 2026

3.600 Runner Siap Ramaikan Emba Jetbus Run Malang 2026

16 Januari 2026

...

Hadapi Putaran Kedua BRI Super League, Arema FC Resmi Rekrut Winger Asal Brasil Gabriel Silva

Hadapi Putaran Kedua BRI Super League, Arema FC Resmi Rekrut Winger Asal Brasil Gabriel Silva

13 Januari 2026

...

Arema FC Akhiri Tren Negatif di Kandang Usai Tekuk Persik Kediri 2-1

Arema FC Akhiri Tren Negatif di Kandang Usai Tekuk Persik Kediri 2-1

11 Januari 2026

...

Kemenangan Perdana Antar Persema Malang ke Babak 16 Besar Liga 4 Jatim

Kemenangan Perdana Antar Persema Malang ke Babak 16 Besar Liga 4 Jatim

9 Januari 2026

...

Load More
Next Post
Percofia Pictures Bikin Sekolah Film di Kota Malang

Percofia Pictures Bikin Sekolah Film di Kota Malang

Undang Legenda Judo, KONI Kabupaten Malang Gelar Workshop Beladiri

Krisna Bayu: Seorang Juara Tidak Arogan dan Mengintimidasi

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin