Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Ebes Inep Desak Pemkot Malang Cabut Keputusan “Malang Halal”

Banyak pihak angkat bicara menyikapi Malang Halal, salah satunya dari mantan Walikota Malang Drs. Peni Suparto, M.A.P atau akrab dipanggil Ebes Inep.

by RedMP.
23 Februari 2022
in Berita, Malang Raya
Bagikan Berita

Pendiri Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur (JKJT), Agustinus Tedja Bawana ( Foto : Doni Kurniawan)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Meski sudah diklarifikasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, istilah “Malang Halal” tetap memunculkan ketidakpuasan ditengah masyarakat. Istilah tersebut, memantik reaksi luar biasa dan menimbulkan pro kontra di masyarakat hingga detik ini. Banyak pihak angkat bicara menyikapi hal tersebut, salah satunya dari mantan Walikota Malang Drs. Peni Suparto, M.A.P atau akrab dipanggil Ebes Inep.

“Sebagai Walikota seharusnya segala kebijakan yang hendak diputuskan, harus dikaji dulu tidak malah sebaliknya. Justru hal tersebut akan menjadi dinamika logika terbalik dalam berpikir” tutur Ebes Inep saat menjadi narasumber live streaming kanal YouTube Jendela Info JKT, Selasa malam (22/2/2022).

Malang Halal City yang diklarifikasi menjadi Malang Halal, menurut Ebes Inep sama saja. Meski konsep usulan yang disinyalir sudah sejak beberapa tahun lalu. Jika di dok tahun ini, tentu menjadi tanggung jawab kepimpinan sekarang.

Dirinya berharap, Walikota Malang dapat menahan diri dan berjiwa besar serta mencabut keputusannya agar tidak terjadi pengadilan secara adat. Wisata Halal yang tertuang dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) memang disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Alasannya jika tidak disahkan oleh DPRD maka pembangunan Kota Malang akan terhambat.

Baca Juga :

Kombes Pol Danang Setiyo Pambudi Resmi Pimpin Polresta Malang Kota, Siap Lanjutkan Program dan Perkuat Pelayanan

Kombes Pol Danang Setiyo Pambudi Resmi Pimpin Polresta Malang Kota, Siap Lanjutkan Program dan Perkuat Pelayanan

29 Juli 2026
Tim Taekwon-Do Kota Malang Raih Juara Umum 3 di PITC 2026 Malaysia

Tim Taekwon-Do Kota Malang Raih Juara Umum 3 di PITC 2026 Malaysia

29 Juli 2026
Kemendukbangga/BKKBN Jatim Luncurkan Program GENTING pada Puncak Harganas ke-33 di Kabupaten Malang

Kemendukbangga/BKKBN Jatim Luncurkan Program GENTING pada Puncak Harganas ke-33 di Kabupaten Malang

29 Juli 2026
First Jobber Perlu Tahu, Ini Cara Kelola Gaji Pertama agar Tak Habis Seketika

First Jobber Perlu Tahu, Ini Cara Kelola Gaji Pertama agar Tak Habis Seketika

27 Juli 2026
Wartawan Malang Raya Gelar Aksi Kami Bukan Londo Ireng, Desak Presiden Prabowo Minta Maaf

Wartawan Malang Raya Gelar Aksi Kami Bukan Londo Ireng, Desak Presiden Prabowo Minta Maaf

27 Juli 2026
Load More

Menurut Ebes Inep hal yang menghambat pembangunan adalah tidak adanya harmonisasi yang berjalan baik.

“Semua sudah tahu negara tercinta ini dasarnya Pancasila, Undang-Undang adalah UUD 1945 dengan bingkai Kebhinekaan yang beranekaragam suku, adat – istiadat, budaya maupun agamanya. Mengingat ideologi dan dasar negara kita jelas, semua penyelenggaraan negara harus mempunyai pedoman dasar yakni Pancasilan dan UUD 1945” tukasnya.

(Foto : Doni Kurniawan)

Pria yang pernah menjadi Wali Kota Malang selama dua periode, yakni 2003 – 2008 dan 2008 – 2013, mengatakan Ideologi Pancasila dengan daya upayanya, UUD 1945 dengan penjelasannya. Ebes Inep menyimpulkan terminologi halal haram tidak akan ada.

“Keputusan Malang Halal bertentangan dengan penyelenggaraan negara. Andai halal haram dikelola dalam internal agama tertentu, silahkan saja. Namun sebaliknya jika terkesan dipaksakan secara umum dapat menyinggung perasaan masyarakat lain” terang Ebes Inep.

Hal senada juga disampaikan, pendiri Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur (JKJT) Agustinus Tedja Bawana. Ia akui sebenarnya ingin menampung aspirasi pikiran yang muncul dari tokoh- tokoh masyarakat yakni mantan Walikota, aktivis, akademisi, masyarakat dan tokoh agama.

“Saya cukup senang, akhirnya mendapat poin untuk disampaikan. Tentu hal ini harus didengar oleh Pemkot Malang. Pada intinya pemerintah Kota Malang harus bijak menyikapi ini semua, tidak ada orang sempurna” kata Ayah Tedja sapaan akrabnya.

Ayah Tedja menegaskan bahwa pengambilan keputusan seorang Walikota yang notabene juga manusia tidak lepas dari kesalahan. Namun kesalahan itu juga harus bisa berujung pada satu konsekuensi, nantinya harus muncul secara gentle agree.

“Apapun alasannya memberikan label Kota ini Halal, sudah mencederai semangat toleransi yang tinggi. Padahal hal ini sudah dibangun sejak awal. Saya merindukan kota Malang betul-betul menjadi barometer” tandasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan konsep Wisata Halal disinyalir berpeluang terjadinya penyalahgunaan. “Semoga ini menjadi pertimbangan Walikota Malang. Kemungkinan terburuk bisa terjadi , semisal kepimpinan Walikota Malang bisa dimakzulkan. Jika terbukti melanggar sumpah jabatan yang setia pada Pancasila dan UUD 1945. Kalau diteruskan monggo, tapi kalau beliau berhenti kita lebih menghargai kepimpinannya sebagai rakyat Indonesia” jelas Ayah Tedja. (DK99/YD)


Bagikan Berita
ADVERTISEMENT

Related Posts

Kombes Pol Danang Setiyo Pambudi Resmi Pimpin Polresta Malang Kota, Siap Lanjutkan Program dan Perkuat Pelayanan

Kombes Pol Danang Setiyo Pambudi Resmi Pimpin Polresta Malang Kota, Siap Lanjutkan Program dan Perkuat Pelayanan

29 Juli 2026

...

Tim Taekwon-Do Kota Malang Raih Juara Umum 3 di PITC 2026 Malaysia

Tim Taekwon-Do Kota Malang Raih Juara Umum 3 di PITC 2026 Malaysia

29 Juli 2026

...

Kemendukbangga/BKKBN Jatim Luncurkan Program GENTING pada Puncak Harganas ke-33 di Kabupaten Malang

Kemendukbangga/BKKBN Jatim Luncurkan Program GENTING pada Puncak Harganas ke-33 di Kabupaten Malang

29 Juli 2026

...

First Jobber Perlu Tahu, Ini Cara Kelola Gaji Pertama agar Tak Habis Seketika

First Jobber Perlu Tahu, Ini Cara Kelola Gaji Pertama agar Tak Habis Seketika

27 Juli 2026

...

Wartawan Malang Raya Gelar Aksi Kami Bukan Londo Ireng, Desak Presiden Prabowo Minta Maaf

Wartawan Malang Raya Gelar Aksi Kami Bukan Londo Ireng, Desak Presiden Prabowo Minta Maaf

27 Juli 2026

...

Putusan Inkrah, PN Kepanjen Eksekusi Lahan Sengketa Seluas 2.817 Meter Persegi di Karangduren Pakisaji

Putusan Inkrah, PN Kepanjen Eksekusi Lahan Sengketa Seluas 2.817 Meter Persegi di Karangduren Pakisaji

24 Juli 2026

...

Sidang Kasus Asusila Ayah Tiri, Tim Hukum Desak Hukuman Berat bagi Terdakwa

Sidang Kasus Asusila Ayah Tiri, Tim Hukum Desak Hukuman Berat bagi Terdakwa

24 Juli 2026

...

Load More
Next Post
Bersih Desa Tlogomas Bentuk Syukur Wujudkan Kebersamaan

Bersih Desa Tlogomas Bentuk Syukur Wujudkan Kebersamaan

Presidium Dewan Kampung Nusantara Desak Cabut Istilah Malang Halal

Presidium Dewan Kampung Nusantara Desak Cabut Istilah Malang Halal

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin