Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
No Result
View All Result
Malang Pagi

Presidium Dewan Kampung Nusantara Desak Cabut Istilah Malang Halal

Pihaknya mengaku tidak terjebak dalam konteks perubahan kosakata. Namun merasakan keresahan akan esensinya.

by Red
24 Februari 2022
in Kota Malang
Bagikan Berita

Bambang Gatot Wahyudi dari Presidium Dewan Kampung Nusantara,(Foto: Doni/MP)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Klarifikasi Pemkot Malang terkait dicetuskannya istilah ‘Malang Halal’, tak lantas membuat masyarakat puas. Hingga detik ini, istilah tersebut masih menimbulkan pro kontra. Reaksi pun ditunjukkan sebagian pihak, termasuk oleh mereka yang tegas menolak kebijakan tersebut.

Salah satu penolakan serius datang dari Presidium Dewan Kampung Nusantara, yang disampaikan Bambang Gatot Wahyudi. Pihaknya mengaku tidak terjebak dalam konteks perubahan kosakata. Namun merasakan keresahan akan esensinya.

“Diksi kata kuncinya adalah halal. Maka pertanyaan saya, halal dalam konteks ini apa ukurannya? Siapa yang punya kelayakan untuk menentukan halal dan tidaknya? Lalu, menjadi keputusan politik maupun hukum, sanksi kehalalan dan tidak itu apa?” ujar pria yang biasa disapa Bambang GW itu, Rabu (23/2022).

Dirinya menyebut, banyak yang harus dipikirkan.” Saat ini mereka berbicara tentang halal itu di dalam konteks makanan dan minuman. Tetapi apakah hal tersebut nantinya tidak menganggu dalam konteks gaya hidup?” tanyanya.

Baca Juga :

Safari Ramadan di Masjid Nurul Huda, Sutiaji Beberkan Tiga Tipe Manusia

Sutiaji Kembali Tegaskan, Malang Halal Bukan Halal City

12 April 2022
Sutiaji Tegaskan Malang Halal Bukan Malang Syariah

Sutiaji Tegaskan Malang Halal Bukan Malang Syariah

9 Maret 2022
Mantan Aktivis 98 Desak Pemkot Malang Cabut Kebijakan ‘Malang Halal’

Mantan Aktivis 98 Desak Pemkot Malang Cabut Kebijakan ‘Malang Halal’

6 Maret 2022
Warga Kembali Bentangkan Spanduk Tolak Malang Halal

Warga Kembali Bentangkan Spanduk Tolak Malang Halal

22 Februari 2022
Kampung Tematik Kota Malang Siap Gelar 40 Event Wisata di 2021

Kampung Tematik Kota Malang Siap Gelar 40 Event Wisata di 2021

1 Februari 2021
Load More

Dirinya menyebut ada sejulah hal yang perlu dicerna. Dalam terminologi Islam, tuturnya, istilah halal tidak berdiri sendiri. “Karena kata halal itu hanya berhenti di kata ‘boleh’. Boleh yang benar bahasa arabnya ‘thoyib‘, berarti halal thoyibah. Ketika kita ngomong ‘boleh’ saja dapat menimbulkan perdebatan, apalagi ngomong ‘benar’. Makanya, ini adalah sebuah diksi yang menganggu kebatinan kami sebagai orang Malang,” ujarnya.

Menurut Bambang GW, Kebijakan Malang Halal tentunya melewati sebuah kajian. Namun seyogyanya harus memahami sejarah tentang Malang. Terutama tentang peta geografis yang beragam dan penuh toleransi, termasuk peta sosialnya.

“Dengan adanya slogan Malangkuçeçwara, lantas sekarang ditimpali dengan ‘Malang Halal’, hal itu justru tidak nyambung. Ketika hal tersebut dipaksakan, Walikota Malang disinyalir telah mengkhianati slogan Malang itu sendiri,” tukasnya.

Bambang GW berharap Walikota dan DPRD Kota Malang segera mencabut kebijakan ‘Malang Halal’, agar polemik yang ditimbulkan tidak berkepanjangan. Ia pun mengingatkan, bahwa keputusan politik memiliki konsekuensi politik pula.

“Somasi itu sifatnya ke arah kebijakan. Gugatan untuk membatalkan putusan dalam konteks hukum. Sedangkan konsekuensi politik, hal terburuknya jika masa sudah bergerak besar-besaran. Tentu akan berpengaruh pada karier politik seseorang,” jelasnya.

Terakhir, Bambang GW berpesan kepada para legislator, untuk senantiasa mendengarkan gejolak yang terjadi di masyarakat. Dirinya pun meminta aspirasi itu ditangkap dan rumuskan dalam keputusan politik.

“Terkait ‘Malang Halal’, sebaiknya Walikota turun menemui masyarakat yang mengkritisi gagasan tersebut. Namun jangan sampai pertemuan itu mencoba untuk mengapologi pernyataan, bahkan seolah-olah cari pembenaran,” tandasnya. (DK99/Red)


Bagikan Berita
Tags: Bambang GWMalang Halal
ADVERTISEMENT

Related Posts

Revitalisasi Alun-alun Merdeka Malang Dikebut, Progres Capao 38 Persen

Revitalisasi Alun-alun Merdeka Malang Dikebut, Progres Capao 38 Persen

12 Desember 2025

...

Pemkot dan Polresta Malang Kota Aktifkan Posko Tanggap Bencana, Siaga 24 Jam di Titik Rawan

Pemkot dan Polresta Malang Kota Aktifkan Posko Tanggap Bencana, Siaga 24 Jam di Titik Rawan

11 Desember 2025

...

DLH Kota Malang Siapkan Penghijauan Suhat, Tunggu Rampungnya Proyek Drainase

DLH Kota Malang Siapkan Penghijauan Suhat, Tunggu Rampungnya Proyek Drainase

11 Desember 2025

...

Pohon Besar Tumbang di Jalan Merapi Kota Malang, Dua Motor dan Satu Warung Tertimpa

Pohon Besar Tumbang di Jalan Merapi Kota Malang, Dua Motor dan Satu Warung Tertimpa

10 Desember 2025

...

Jelang Nataru 2025/2026 Polresta Malang Kota Gelar Rakor Kesiapsiagaan Bencana

Jelang Nataru 2025/2026 Polresta Malang Kota Gelar Rakor Kesiapsiagaan Bencana

9 Desember 2025

...

Begundal Lowokwaru Rilis MV Hello We’re Coming Back, Rayakan 26 Tahun Perjalanan Musik Independen

Begundal Lowokwaru Rilis MV Hello We’re Coming Back, Rayakan 26 Tahun Perjalanan Musik Independen

9 Desember 2025

...

Program RT Berkelas Diarahkan Fokus Tangani Genangan dan Banjir pada 2027

Program RT Berkelas Diarahkan Fokus Tangani Genangan dan Banjir pada 2027

9 Desember 2025

...

Load More
Next Post
Kawal Empat Agenda Strategis, Walikota Malang Berikan Arahan

Kawal Empat Agenda Strategis, Walikota Malang Berikan Arahan

Kawal Empat Agenda Strategis, Walikota Malang Berikan Arahan

Delapan PR Pemkot Malang Menanti di Tahun 2023

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin