
MALANG – malangpagi.com
Menyeret namanya dalam isu dugaan pelecehan seksual yang ramai diperbicangkan di media sosial, Gus Idris akhirnya angkat bicara. Melalui pernyataan resmi di akun Instagram @gusidrisofficial, ia membantah seluruh tudingan yang dialamatkan kepadanya dan menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sesuai dengan fakta.
Dalam pernyataannya, Gus Idris menyampaikan bahwa isu tersebut bermula dari narasi di media sosial yang kemudian berkembang hingga membentuk framing negatif terhadap dirinya.
Menurutnya, hal itu berdampak serius terhadap reputasi pribadi maupun industri konten kreator yang telah ia rintis dari nol.
“Saya menyatakan dengan tegas bahwa tuduhan tersebut tidak benar dan tidak berdasar pada fakta yang sebenarnya,” ujar Gus Idris.
Ia menegaskan bahwa dirinya selalu menjunjung tinggi nilai etika serta menghormati keamanan dan martabat setiap individu.
“Kami sangat menghormati nilai-nilai etika dan keamanan setiap individu. Oleh karena itu, saya siap bersikap kooperatif dan mengikuti proses hukum yang berlaku demi mengungkap kebenaran yang objektif,” tuturnya.
Lebih lanjut, Gus Idris menyayangkan adanya tuduhan tanpa bukti konkret yang dinilai merugikan nama baik dirinya dan keluarganya.
“Kami sangat menyayangkan adanya tuduhan tanpa bukti konkret yang merugikan nama baik saya dan keluarga saya. Sangat tidak bijaksana untuk membungkus perselisihan bisnis dengan isu lain yang sensitif,” terangnya.
Gus Idris mengajak masyarakat untuk tetap menjunjung asas praduga tak bersalah serta menyerahkan persoalan ini kepada proses hukum
“Saya sedang berkonsultasi dengan tim hukum untuk menentukan langkah selanjutnya agar fakta yang sebenarnya sampai ke publik. Gusti Allah mboten sare. Insya Allah, kebenaran akan menemukan jalannya sendiri,” ucapnya.
Terpisah, Kuasa Hukum Gus Idris, Guntur Abdi Wijaya, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait dugaan tersebut. Menurutnya, dalam pernyataan awal di media sosial, tidak ada penyebutan nama Gus Idris secara langsung.
“Statement awal itu memang tidak menyebutkan nama beliau, hanya menyebut Gus saja. Sampai detik ini juga belum ada laporan resmi,” jelas Guntur, Jumat (6/2/2026).
Namun, ia mengakui bahwa terdapat unggahan lain di media sosial yang menyebutkan nama Gus Idris. Namun, hal tersebut bukan berasal dari pihak yang pertama kali menyampaikan pernyataan dalam siaran langsung.
“Sebetulnya di akun sosial media lain ada yang langsung menyebut nama beliau (Gus Idris), saya ada buktinya. Tapi bukan dari pihak yang awal untuk yang streaming itu, itu memang dia tidak menyebut,” jelasnya.
Guntur juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi. Menurutnya, pemberitaan yang tidak akurat dapat memicu kegaduhan dan merugikan banyak pihak.
“Dengan berita-berita yang kurang benar, akhirnya menimbulkan kegaduhan. Masyarakat seharusnya lebih bijak menyikapi informasi,” ujarnya.
Terkait kemungkinan adanya laporan dari pihak yang merasa dirugikan, Guntur menegaskan bahwa Gus Idris siap menghadapi proses hukum secara terbuka.
“Kalau memang ada yang merasa keberatan dan melapor, Gus Idris siap. Kita akan sama-sama membuktikan kebenarannya,” pungkasnya. (YD)














