Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Jalan Pasar Induk Gadang Dikeluhkan Warga, Perbaikan Tertunda Akibat Efisiensi Anggaran

DPUPRPKP Kota Malang menargetkan perbaikan permanen akan dilakukan pada tahun 2026, dengan metode pencoran beton agar jalan lebih kuat dan tahan lama.

by RedMP.
25 Oktober 2025
in Kota Malang
Bagikan Berita

Jalan berlubang di Kawasan Pasar Induk Gadang. (Foto: YD/MP)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Kondisi jalan di kawasan Pasar Induk Gadang, Kota Malang, kembali menjadi sorotan masyarakat. Lubang yang semakin banyak dan permukaan jalan yang rusak parah membuat para pengguna jalan, terutama pedagang dan pengendara, merasa resah. Situasi ini semakin diperburuk dengan curah hujan tinggi yang belakangan kerap mengguyur Kota Malang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Dandung Djulharjanto, mengungkapkan bahwa sebenarnya perbaikan jalan di sepanjang kawasan Pasar Induk Gadang telah dianggarkan sejak tahun 2024. Namun, rencana tersebut tertunda karena adanya efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, khususnya pada Dana Alokasi Khusus (DAK) yang semula dialokasikan untuk proyek jalan.

“Kami sudah menganggarkan mulai tahun 2024, tetapi karena ada efisiensi dari pusat, dana DAK untuk jalan ditarik semua,” jelas Dandung, Jumat (24/10/2025).

Meski begitu, Dandung memastikan bahwa proyek perbaikan jalan ini tetap masuk dalam perencanaan jangka menengah Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Dikatakannya, Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang juga tengah mempersiapkan penataan ulang kawasan Pasar Induk Gadang, di mana posisi pasar akan dimundurkan sekitar 10 meter.

Baca Juga :

Tekan Risiko Banjir, Pemkot Malang Ajak Perusahaan Bangun Sumur Injeksi

Tekan Risiko Banjir, Pemkot Malang Ajak Perusahaan Bangun Sumur Injeksi

21 Oktober 2026
UIBU Malang Resmi Buka Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga S1, Kantongi SK Mendiktisaintek

UIBU Malang Resmi Buka Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga S1, Kantongi SK Mendiktisaintek

20 Oktober 2026
HUT ke-22 d’Kross Community, Perkuat Solidaritas Aremania Lewat Doa Bersama Anak Yatim

HUT ke-22 d’Kross Community, Perkuat Solidaritas Aremania Lewat Doa Bersama Anak Yatim

19 Oktober 2026

Polresta Malang Kota Pantau Stok BBM di Lima Kecamatan, Pastikan Antrean Terkendali

18 Oktober 2026
17 Tahun Konsisten Gelar Uklam Tahes, IKAMISA Bidik Rekor MURI Lewat Pelaksanaan ke-127

17 Tahun Konsisten Gelar Uklam Tahes, IKAMISA Bidik Rekor MURI Lewat Pelaksanaan ke-127

17 Oktober 2026
Load More

“Dengan mundurnya pasar nanti, kita bisa membuat jalan kembar seperti di area jembatan. Tapi karena keterbatasan anggaran, tahun ini belum bisa ditangani,” terangnya.

Lebih lanjut, Dandung mengatakan, jika perbaikan dilakukan secara sementara, hasilnya tidak akan bertahan lama karena intensitas kendaraan berat yang melintas di kawasan tersebut sangat tinggi. Selain itu, limbah air dari aktivitas pasar, terutama air sisa ikan, juga turut mempercepat kerusakan jalan.

“Kalau diperbaiki sementara, maksimal hanya bertahan satu sampai dua bulan. Jadi percuma, apalagi kendaraan berat dan air limbah pasar ikut merusak,” ujarnya.

Ia menargetkan perbaikan permanen akan dilakukan pada tahun 2026, dengan metode pencoran beton agar jalan lebih kuat dan tahan lama. Selain itu, jalur di kawasan tersebut juga akan diperlebar menjadi dua arah untuk mengurai kepadatan lalu lintas.

“Rencananya nanti tidak diaspal lagi, tapi dicor agar lebih kuat dilalui kendaraan berat. Sekaligus dijadikan dua jalur mulai dari jembatan,” tegas Dandung.

Dandung memperkirakan anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp12 miliar, namun pelaksanaannya masih menunggu alokasi dana yang pasti setelah efisiensi selesai dilakukan.

“Anggarannya sekitar Rp12 miliar, tapi saat ini masih dalam tahap efisiensi,” pungkasnya. (YD)


Bagikan Berita
ADVERTISEMENT

Related Posts

Tekan Risiko Banjir, Pemkot Malang Ajak Perusahaan Bangun Sumur Injeksi

Tekan Risiko Banjir, Pemkot Malang Ajak Perusahaan Bangun Sumur Injeksi

21 Oktober 2026

...

UIBU Malang Resmi Buka Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga S1, Kantongi SK Mendiktisaintek

UIBU Malang Resmi Buka Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga S1, Kantongi SK Mendiktisaintek

20 Oktober 2026

...

HUT ke-22 d’Kross Community, Perkuat Solidaritas Aremania Lewat Doa Bersama Anak Yatim

HUT ke-22 d’Kross Community, Perkuat Solidaritas Aremania Lewat Doa Bersama Anak Yatim

19 Oktober 2026

...

Polresta Malang Kota Pantau Stok BBM di Lima Kecamatan, Pastikan Antrean Terkendali

18 Oktober 2026

...

17 Tahun Konsisten Gelar Uklam Tahes, IKAMISA Bidik Rekor MURI Lewat Pelaksanaan ke-127

17 Tahun Konsisten Gelar Uklam Tahes, IKAMISA Bidik Rekor MURI Lewat Pelaksanaan ke-127

17 Oktober 2026

...

Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU, Wali Kota Malang Pastikan Stok BBM Aman

Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU, Wali Kota Malang Pastikan Stok BBM Aman

16 Oktober 2026

...

Pantau Ketersediaan Bahan Pokok, Wali Kota Malang Pastikan Stok Beras Aman

Pantau Ketersediaan Bahan Pokok, Wali Kota Malang Pastikan Stok Beras Aman

16 Oktober 2026

...

Load More
Next Post
Jembatan Sonokembang Ambrol, Pemkot Malang Kebut Pembangunan Ulang Sebelum Nataru

Perbaikan Jembatan Sonokembang Tertunda, Keterbatasan Anggaran Jadi Kendala Utama

SP Kedua Ditolak, Satpol PP Tegaskan Prosedur Penertiban Dinding Griya Shanta Tetap Berjalan

SP Kedua Ditolak, Satpol PP Tegaskan Prosedur Penertiban Dinding Griya Shanta Tetap Berjalan

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin