
KOTA BATU – malangpagi.com
Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni, Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar acara Rembukan dan Penandatanganan Komitmen Bersama Shining Brantas, bertempat di Wana Wisata Coban Talun, Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Minggu (6/6/2021)
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini mengambil tema “Mewujudkan Restorasi Ekosistem Melalui Shining Brantas Sebagai Upaya untuk Menjaga dan Melestarikan Hulu Sungai Brantas.”
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Aris Setyawan mengatakan, tema restorasi ekosistem ini diambil untuk mewujudkan kelestarian air Kota Batu sebagai hulu Sungai Brantas yang mengaliri 17 Kabupaten di Jawa Timur.
“Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) di Kota Batu ada di angka 83,52 persen, telah melampaui IKLH di tingkat nasional yakni 76 persen. Tetapi indeks kualitas air kita masih rendah. Saat ini kami fokus untuk meningkatkannya,” tutur Aris.
Upaya restorasi ekosistem di Kota Batu berfokus pada lima hal, yaitu restorasi kelembagaan, restorasi ekologi melalui penanaman pohon, restorasi hidrologi dengan menjaga kualitas dan kuantitas air, restorasi morfologi dengan menjaga garis sungai, dan restorasi sosial ekonomi melalui edukasi dan sosialisasi.

Walikota Batu, Dra. Hj Dewanti Rumpoko, M.Si menjelaskan, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan harus dilakukan secara berkesinambungan.
“Kita harus bisa lebih memberikan pemahaman dan sosialisasi pentingnya menjaga lingkungan. Tidak hanya membuang sampah pada tempatnya, tetapi juga mengurangi penggunaan bahan kimia untuk menjaga sumber air kita,” ujar Dewanti.
Dalam kesempatan kali ini juga dilakukan Penandatangan Komitmen Bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan yang dilakukan oleh Walikota Batu, Forkopimda Kota Batu, dan sejumlah pegiat lingkungan.
Reporter : Dodik
Editor : MA Setiawan