
KOTA MALANG – malangpagi.com
Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus melakukan penataan kawasan Kayutangan Heritage guna meningkatkan kenyamanan dan kelancaran lalu lintas. Salah satu kebijakan yang akan diterapkan adalah larangan parkir sepeda motor di sepanjang koridor Kayutangan mulai 7 Januari 2026.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra menjelaskan bahwa sepeda motor tidak lagi diperbolehkan parkir di tepi jalan kawasan Kayutangan Heritage. Sementara itu, kendaraan roda empat masih diizinkan parkir di sisi kiri jalan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Jadi nanti motor tidak boleh lagi parkir di tepi jalan. Kalau mobil masih bisa parkir di kiri,” ujar Widjaja, Selasa (6/1/2026).
Meski demikian, Dishub Kota Malang akan terlebih dahulu memberlakukan masa sosialisasi larangan parkir sepeda motor tersebut pada 7 hingga 13 Januari 2026. Pada masa ini, pihaknya juga akan memasang rambu-rambu serta marka jalan terkait ketentuan parkir di sepanjang kawasan Kayutangan Heritage.
Widjaja menyebut, seluruh pengendara sepeda motor yang berkunjung ke kawasan ini akan diarahkan untuk memarkirkan kendaraannya di Gedung Parkir Kayutangan.
Gedung parkir tersebut dijadwalkan mulai resmi beroperasi bersamaan dengan pemberlakuan kebijakan, yakni pada 7 Januari 2026.
Apabila masih ditemukan pengendara sepeda motor yang melanggar dengan parkir di sepanjang tepi jalan koridor Kayutangan, maka sanksi tegas berupa tilang akan diberlakukan.
“Di kanan jalan sudah ada marka jalur sepeda, lalu juga akan dipasang marka dilarang parkir. Kalau ada yang melanggar ya tentu ada penindakan tilang,” tegasnya.
Lebih lanjut, Widjaja mengatakan bahwa penindakan tilang terhadap pelanggar akan dilakukan oleh Satlantas Polresta Malang Kota.
“Untuk penindakan tilang akan dilakukan oleh pihak Satlantas Polresta Malang Kota,” terangnya.
Dengan adanya penataan parkir ini, Dishub Kota Malang berharap permasalahan kemacetan serta keterbatasan lahan parkir di kawasan Kayutangan Heritage yang selama ini menjadi pekerjaan rumah Pemkot Malang dapat terurai secara bertahap. (YD)














