
KOTA MALANG – malangpagi.com
Ratusan anggota PKK Kota Malang dan para tamu hadir di Malang Creative Center (MCC) untuk menghadiri Puncak Kegiatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-50, Senin (14/11/2022).
Ketua TP PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji, menyampaikan apresiasinya kepada segenap TP PKK mulai tingkat kota, kecamatan, kelurahan, hingga kader PKK yang telah mengabdikan diri untuk kesejahteraan keluarga dan masyarakat.
“Hari ini kami memberikan apresiasi kepada pemenang lomba, yang kami selenggarakan sejak Januari hingga kemarin. Dari seluruh Pokja, semua ada pemenangnya, ada lombanya,” ucapnya.
Widayati lantas menyebut sejumlah capaian yang telah dilakukan TP PKK Kota Malang. Di antaranya urban farming yang juga didukung oleh Bank Indonesia serta Gerakan Budidaya Bunga Telang (Gerbudbute) kolaborasi dengan Bank Jatim. Selain itu, TP PKK Kota Malang juga menginisiasi program Sam Gepunbasa yang juga hasil kerjasama dengan perusahaan swasta.
Berbagai kegiatan lain juga dilakukan TP PKK untuk mendukung program-program pemerintah, seperti yang dilakukan akhir-akhir ini, adalah keterlibatan TP PKK dalam kegiatan pendataan Regsosek (Registrasi Sosial Ekonomi) yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik.
Di samping itu, TP PKK mendukung peningkatan pendapatan daerah melalui Pokmas Sadar Pajak, untuk penyerahan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan (SPPT PBB) yang mencapai 98 persen.
“Kami ingin lebih banyak menggandeng stakeholder lain, sehingga tidak banyak mengganggu APBD. Kalau perguruan tinggi sudah banyak kami gandeng, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam upaya menciptakan gaya hidup sehat. Kami juga menggandeng psikolog, banyak lah dengan perguruan tinggi,” beber Widayati.

Sementara itu, Walikota Malang Sutiaji menyampaikan terimakasih atas kinerja TP PKK, termasuk organisasi perempuan lainnya. “Perempuan adalah tiang negara. Sehingga jika perempuan rapuh, maka tentu negara tidak memiliki kekuatan. Perempuan itu luar biasa. Ibu adalah madrasahnya anak-anak kita semua. Saya kagum dengan teman-teman PKK, walaupun banyak yang kewut [berusia tua] tapi jiwanya muda,” ujarnya.
Lebih lanjut, pria berkaca mata itu menyebut bahwa Pemerintah Kota Malang mendukung gerak TP PKK dengan memberi stimulus, khususnya Dinsos P3AP2KB yang tugas dan fungsinya banyak beririsan dengan kegiatan TP PKK.
“Pengarusutamaan Gender (PUG) bukan hanya perempuan saja. Tapi termasuk kaum rentan. Jadi PKK juga sering mengajak kaum disabilitas dan lansia untuk berkarya bersama. Maka dari itu, PKK berhubungan mulai usia PAUD hingga lansia. Ada Bunda PAUD, ada Bunda Lansia, nah ini termasuk bidang garapan PKK,” terang Sutiaji.

“Dalam amanatnya, PKK menjadi partner dari pemerintah daerah sehingga apa yang menjadi program daerah juga menjadi program PKK,” lanjut orang nomor satu di Kota Malang itu.
Dalam kegiatan ini juga diberikan berbagai apresiasi, di antaranya untuk para kader berprestasi, yakni Wiwit Sugiarti (Kecamatan Blimbing), Ida Fariani (Kecamatan Klojen), Sulastri Utami (Kecamatan Kedungkandang), Narcisse Manoppo (Kecamatan Lowokwaru), dan Mahmudah (Kecamatan Sukun). Penghargaan juga diberikan kepada Sekretaris Pokja TP PKK atas nama Miefta Etiwinendar.
Selain itu, juga diberikan apresiasi kepada para pemenang lomba yang diselenggarakan TP PKK sepanjang 2022. Di antaranya lomba Penyuluhan Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAREDI) yang dijuarai oleh Kelurahan Buring.
Sementara Kelurahan Merjosari menjadi juara pertama dalam Lomba Administrasi Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Untuk Lomba Gerakan Budidaya Bunga Telang (Gerbudbute) dijuarai oleh Kelurahan Mulyorejo. Serta Lomba Monitoring Evaluasi Posyandu Mandiri, Pemantauan Jentik Berkala, dan Inovasi Posyandu dijuarai oleh Kelurahan Gading Kasri. (YD/MAS)















