Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Simpang Siur Penyebaran Klaster Baru Covid-19 di Kota Malang, Kadinkes Angkat Bicara

Kadinkes Kota Malang, dr. Husnul Muarif: Zona RT kita bagus kok. Dari data terbaru, yang hijau masih 97 persen dari total 4.273 RT.

by Red
24 Juni 2021
in Kota Malang
Bagikan Berita

Kedinkes Kota Malang, dr. Husnul Muarif, Jubir Satgas Covid-19 Kota Malang. (Foto: Dodik/MP)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Klaster baru Covid-19 di Kota Malang kembali bermunculan. Setelah beberapa waktu yang lalu muncul di wilayah Tlogomas, Lowokdoro, dan Tretes Selatan, baru-baru ini klaster baru muncul di Jalan Raya Bandulan RW 4, Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun, dan di Jalan Jaksa Agung Suprapto RW 1, Kelurahan Rampal Celaket, Kecamatan Klojen.

Berdasarkan keterangan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr. Husnul Muarif, kasus yang berlokasi di Jalan Raya Bandulan RW 4 merupakan klaster keluarga.

“Kalau yang di Bandulan, awalnya satu keluarga takziah ke kerabat mereka di Bangkalan. Setelah itu, sebagian keluarga pulang dan sebagian lagi masih di Bangkalan untuk melanjutkan takziah selama 7 hari,” ujar Husnul, Selasa (22/6/2021).

Ketika acara sudah selesai, lanjutnya, keluarga dari Malang kembali menjemput ke Bangkalan. “Setibanya kembali di Malang, ada salah satu anggota keluarga yang memiliki penyakit kronis mengeluh sakit. Lantas dilakukan check-up menyeluruh, seperti hipertensi dan diabetes. Tiga hari kemudian, yang bersangkutan menjalani rawat inap di RS Panti Nirmala karena kondisinya makin drop,” sambungnya.

Baca Juga :

Kota Malang Siapkan 85 Miliar untuk Tangani Omicron

Kota Malang Siapkan 85 Miliar untuk Tangani Omicron

22 Februari 2022
Sukseskan PTM, MI AL Hasib Gelar Vaksinasi Anak

Sukseskan PTM, MI AL Hasib Gelar Vaksinasi Anak

28 Januari 2022
Sejumlah Siswa Positif Covid-19, PTM di Kota Malang Dihentikan

Sejumlah Siswa Positif Covid-19, PTM di Kota Malang Dihentikan

20 Januari 2022
Vaksinasi Booster Gratis di Kota Malang Dimulai

Vaksinasi Booster Gratis di Kota Malang Dimulai

13 Januari 2022
Tingkatkan Motivasi Baca Anak, Kelompok 27 PMM UMM Donasikan Buku dan Percantik Taman Baca di RT 02 RW 07 Mulyorejo

Pencurian di Masa Pandemi, Karena Faktor Ekonomi?

12 Januari 2022
Load More

Setelah dirawat selama 3 hari 2 malam, pasien tersebut meninggal dengan hasil swab positif. Akhirnya 9 anggota keluarga lainnya menjalani tes swab antigen. Hasilnya, 6 di antaranya terkonfirmasi positif Covid-19.

“Kami pun segera membawa keenam orang tersebut ke RS Lapangan Idjen Boulevard,” tambahnya.

Tak berhenti di situ, pria yang sempat menjabat sebagai Direktur RSUD Kota Malang itu menjelaskan, tracing terus dilakukan kepada warga yang mengalami kontak erat.

“Ternyata didapat 33 orang pernah melakukan kontak erat Kemarin (Senin, 21/6/2021) sudah dijadwalkan swab antigen. Dan hasilnya, alhamdulillah, semua negatif,” tutur Husnul.

Sementara itu, terkait klaster di Jalan Jaksa Agung Suprapto RW 1, Husnul mengaku pihaknya akan terus melakukan tracing lanjutan. “Yang kasus di Rampal Celaket kan 8 orang positif. Nah, dari situ akan di-tracing lagi siapa saja yang masih belum dites,” paparnya.

Tracing akan dilakukan oleh pihak puskesmas terdekat untuk menentukan sasaran. Jika sudah ditemukan, baru selanjutnya akan dijadwalkan untuk dilakukan swab antigen secara keseluruhanan.

Untuk keseluruhan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dari klaster Rampal Celaket ini pun juga sudah dibawa ke RS Lapangan Idjen Boulevard. Sebagian besar di antaranya merupakan pasien tanpa gejala.

253 Anak Terpapar Korona

Selama pandemi Covid-19 berlangsung, tercatat 253 anak di Kota Malang yang terpapar virus korona. “Jumlah tersebut adalah data terbaru yang dihimpun Dinkes Kota Malang hingga lusa kemarin (Senin, 21/6/2021). Seluruhnya terbagi menjadi dua kategori,” ungkap Husnul.

Kedua kategori tersebut dipisah berdasar rentang usia, yaitu anak usia 0-5 tahun dan 6-10 tahun. Untuk usia 0-5 tahun sebanyak 136 anak terpapar Covid-19. Sedangkan usia 6-10 tercatat 117 anak.

“Hanya saja kami masih belum memiliki data kesembuhan maupun kematian pada anak karena Covid-19 di Kota Malang,” ucap Husnul.

Menurutnya, banyak faktor yang menyebabkan anak-anak tertular virus korona. Namun dirinya menampik bahwa salah satu faktornya adalah pembelajaran tatap muka (PTM).

“Sekolah kan masih tidak ada yang tatap muka. Tapi anak-anak masih mempunyai mobilitas lain di luar itu,” terang pria yang juga menjabat sebagai juru bicara Satgas Covid-19 Kota Malang itu.

Mobilitas lain yang dimaksud antara lain bepergian ke pusat keramaian. “Misalnya mereka bermain di luar rumah, atau mungkin diajak orang tuanya ke pasar maupun pusat-pusat keramaian. Nah, itu bisa jadi faktor pemicu penularan pada anak,” tuturnya

Bantah Isu Kota Malang Zona Merah

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Malang belakangan memang merangkak naik, disertai munculnya klaster baru.

Hal tersebut membuat banyak kesimpangsiuran terkait status zona Kota Malang. Terkait hal itu, Husnul mengaku pihaknya belum menerima update terbaru dari Pemprov Jawa Timur.

“Tentang beredar kabar bahwa Kota Malang zona merah, kami baru saja konfirmasi ke Pemerintah Provinsi Jatim. Dan memang masih belum ada update terbaru,” ungkapnya.

Sehingga berdasarkan data yang diterima sejak seminggu lalu, Kota Malang masih masuk dalam zona oranye. “Dari hasil konfirmasi kita ke pihak Pemprov, disebutkan bahwa Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu masih dalam zona oranye,” jelas Husnul.

Sedangkan untuk status zona per RT, Husnul masih menunggu evaluasi yang diadakan per hari Minggu.

“Kita evaluasi zona wilayah RT itu tiap hari Minggu. Kalau berdasar data terbaru, yang masih oranye ada di RT 5 RW 5 Kelurahan Rampal Celaket,” ungkapnya.

Dirinya juga membantah jika ada pihak yang menyebutkan bahwa zona hijau RT di Kota Malang mulai berguguran. “Zona RT kita bagus kok. Dari data terbaru, yang hijau masih 97 persen dari total 4.273 RT,” tandas Husnul.

 

Reporter : Sugiarto

Editor : MA Setiawan


Bagikan Berita
Tags: Covid-19Dinkesdr. Husnul MuarifKadinkes Kota MalangKlaster BandulanKlaster Rampal CelaketpandemiZona
ADVERTISEMENT

Related Posts

Rayakan 18 Tahun, Intiwhiz Hadirkan Inovasi Tanpa Batas dan Promo Spesial untuk Tamu

Rayakan 18 Tahun, Intiwhiz Hadirkan Inovasi Tanpa Batas dan Promo Spesial untuk Tamu

18 Maret 2026

...

DPRD Kota Malang Soroti Pemotongan TPP ASN, Nilai Belum Berkeadilan

DPRD Kota Malang Soroti Pemotongan TPP ASN, Nilai Belum Berkeadilan

16 Maret 2026

...

Debit Air Drainase dan Sungai Naik, 21 Titik di Kota Malang Terendam Banjir

Debit Air Drainase dan Sungai Naik, 21 Titik di Kota Malang Terendam Banjir

14 Maret 2026

...

27 Ribu Warga Masih Menganggur, DPRD Kota Malang Minta Investasi Buka Lapangan Kerja

27 Ribu Warga Masih Menganggur, DPRD Kota Malang Minta Investasi Buka Lapangan Kerja

14 Maret 2026

...

Jelang Libur Nyepi dan Idul Fitri, Kapolresta Malang Kota Tinjau Kesiapan Terminal Arjosari

Jelang Libur Nyepi dan Idul Fitri, Kapolresta Malang Kota Tinjau Kesiapan Terminal Arjosari

14 Maret 2026

...

Perumda Tugu Tirta Siaga Lebaran, Pastikan Layanan Air Minum Tetap Prima Selama Libur Panjang

Perumda Tugu Tirta Siaga Lebaran, Pastikan Layanan Air Minum Tetap Prima Selama Libur Panjang

13 Maret 2026

...

Polresta Malang Kota Luncurkan Microsite Informasi Mudik Lebaran 2026, Permudah Pemudik Akses Layanan Penting

Polresta Malang Kota Luncurkan Microsite Informasi Mudik Lebaran 2026, Permudah Pemudik Akses Layanan Penting

12 Maret 2026

...

Load More
Next Post
Jadwal Lengkap Babak 16 Besar Euro 2020

Jadwal Lengkap Babak 16 Besar Euro 2020

DPRD Kabupaten Malang Desak Rencana Pembelajaran Tatap Muka Ditunda

Peringati HUT Bhayangkara Ke-75, Polres Malang Gelar Vaksinasi Massal

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin