
KOTA MALANG – malangpagi.com
Mantan Ketua DPRD Kota Malang periode 1999-2004, Sri Rahayu menghadiri rapat paripurna dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 DPRD Kota Malang, yang dilaksanakan di Gedung DPRD, Selasa (31/3/2026).
Dalam momentum tersebut, ia menyoroti pentingnya peran DPRD dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat secara nyata.
Sri Rahayu menegaskan, fungsi utama DPRD tidak hanya sebatas pengawasan, penganggaran, dan legislasi, tetapi juga memastikan setiap aspirasi masyarakat benar-benar diwujudkan dalam bentuk solusi konkret.
“Yang paling penting itu bagaimana aspirasi masyarakat ditindaklanjuti. Jangan hanya menjadi wacana, tapi harus ada solusi nyata,” ujarnya.
Ia juga membagikan pandangannya terkait perkembangan kinerja DPRD dari masa ke masa. Menurutnya, sempat terjadi penurunan kinerja pada periode tertentu sejak ia menjabat pada 1999–2004. Namun kini, ia melihat adanya tren perbaikan, khususnya dalam merespons berbagai persoalan masyarakat.
“Dulu sempat ada fase menurun, tapi sekarang saya melihat sudah mulai naik lagi, terutama dalam menindaklanjuti aspirasi dan persoalan masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Sri Rahayu menilai dinamika masyarakat saat ini semakin kompleks, seiring dengan pesatnya perkembangan media sosial. Hal ini, menurutnya, menjadi tantangan sekaligus peluang bagi DPRD untuk bekerja lebih responsif.
“Sekarang apa pun bisa viral. Itu menjadi tantangan sekaligus peluang bagi DPRD untuk lebih responsif,” jelasnya.
Ia mengatakan, keberadaan media sosial turut memperkuat kontrol publik terhadap kinerja DPRD. Masyarakat kini dapat lebih aktif menyuarakan persoalan yang dihadapi, sehingga mempermudah lembaga legislatif dalam mengidentifikasi isu-isu di lapangan.
“Dengan media sosial, kontrol sosial menjadi lebih tinggi. DPRD bisa lebih mudah mengetahui persoalan di masyarakat yang mungkin belum terjangkau,” ujarnya.
Keterlibatan masyarakat tersebut, lanjutnya, juga berperan dalam mendorong percepatan penyelesaian berbagai persoalan melalui kebijakan maupun penganggaran.
Sri Rahayu menegaskan, kondisi ini menuntut DPRD untuk bekerja lebih transparan dan responsif dalam menjawab ekspektasi publik yang semakin tinggi.
“Sekarang masyarakat bisa langsung melihat apakah DPRD bekerja atau tidak. Itu menjadi standar penilaian,” katanya.
Ia berharap, peringatan HUT ke-112 DPRD Kota Malang dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat secara konkret.
“Yang penting adalah bagaimana persoalan itu benar-benar diselesaikan, bukan hanya dibahas,” pungkasnya. (YD)












