Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Terdampak Proyek Malang Heritage, Pelaku Usaha Kayutangan Curhat ke Anggota DPRD

Pendapatan menurun drastis, warga tuntut pemerintah memberikan kompensasi.

by Red
14 November 2020
in Ekonomi Bisnis, Kota Malang
Bagikan Berita

Anggota Komisi B DPRD Kota Malang. Arif Wahyudi SH saat bertatap muka dengan pelaku usaha di kawasan Kayutangan. (Foto: MAS/MP)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Penutupan ruas Jalan Basuki Rahmat Kota Malang akibat pengerjaan proyek Malang Heritage di kawasan Kayutangan, membuat pada pelaku usaha di area tersebut menjerit.

Kepada Arif Wahyudi SH, anggota Komisi B DPRD Kota Malang, puluhan pelaku usaha di Kayutangan menyampaikan keluhan mereka, Sabtu (14/11/2020).

Beragam kalangan, mulai dari pengelola hotel, hingga pedagang kaki lima bahkan tukang parkir hadir di acara yang bertempat di sebuah area Pujasera (Pusat Jajanan Serba Ada) di RW 02 Kauman.

Acara pagi itu juga dihadiri anggota Komisi B DPRD Kota Malang lainnya Lookh Mahfud, Lurah Kauman Drs. Agus Purnomo Ali MM, Ketua RW 02 Kauman, serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kauman.

Baca Juga :

Kepala Desa Ngroto Apresiasi Sosialisasi yang Diadakan Kris Dayanti

10 Januari 2024

Pasca Debat Capres-Cawapres Ke 3, Kris Dayanti Optimis Ganjar Mahfud Menang

9 Januari 2024
Malang 108 Rise and Shine Dianggap Kurang Promosikan Wisata Heritage

Malang 108 Rise and Shine Dianggap Kurang Promosikan Wisata Heritage

7 Juni 2022
Usai Pelantikan, Muslimat NU Kota Malang Tancap Gas Jalankan Program

Riyayan Nang Kajoetangan, Kembalinya Wisata Kampung Heritage Kayutangan

30 Mei 2022
Diskopindag Kota Malang dan Kelurahan Kauman Gelar Sinau Mbatik Bareng

Diskopindag Kota Malang dan Kelurahan Kauman Gelar Sinau Mbatik Bareng

27 Maret 2022
Load More

Arif Wahyudi membuka sesi dengan melontarkan sebuah pertanyaan sederhana. “Apakah warga yang hadir tahu, di depan sini (wilayah Kayutangan dan Jalan Basuki Rahmat) akan dibuat seperti apa?”

“Tidak tahu!” jawab warga yang hadir dengan serempak.

“Lho, kok bisa nggak tahu?” timpal politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu. Warga RW 02 menjawab, bahwa selama ini mereka belum mendapat sosialisasi terkait proyek Malang Heritage. Mereka mengaku belum pernah diajak bicara perihal pembangunan di kawasan Kayutangan

Hari Senin (16/11/2020), DPRD Kota Malang berencana menggelar dengar pendapat dengan Walikota Malang di Gedung DPRD Kota Malang, terkait proyek Malang Heritage. Oleh karena itu, Arif Wahyudi ingin mendengar langsung keluh-kesah warga dan pelaku usaha di wilayah terdampak proyek tersebut

Ulfa, yang sehari-hari bekerja sebagai koordinator juru parkir kawasan Kayutangan berujar, “Kalau jalan ditutup, kami makan dari mana? Pemerintah seharusnya memikirkan dampaknya terhadap rakyat kecil. Karena kami mengalami penurunan pendapatan sangat drastis. Hingga 99 persen.”

Keluhan senada juga dilontarkan Mas Amin, pengelola Pujasera di Kayutangan. “Setelah 9 bulan menderita karena dampak pandemi, kini penderitaan kami ditambah oleh efek pengerjaan proyek Kayutangan ini. Saya mengusulkan, pemerintah memberikan kompensasi kepada kami.” tegasnya.

Ani Suryani, pengelola hotel Grand Cityhub minta akses Jalan Basuki Rahmat dibuka total.

“Karena di beberapa titik ada spanduk yang menyebutkan bahwa Jalan Basuki Rahmat ditutup total. Imbasnya, hampir tidak ada kendaraan yang lewat di Jalan Basuki Rahmat. Karena mengira jalannya tertutup sama sekali, tidak bisa dilewati,” keluhnya.

“Padahal kendaraan bisa putar balik di depan Bank Sinarmas. Tapi tidak banyak masyarakat yang mengetahui. Oleh karena itu saya mohon akses Jalan Basuki Rahmat dibuka total. Minimal, agar nantinya tidak sesepi ini,” lanjut Ani.

Arif Wahyudi setuju usulan ases Jalan Basuki Rahmat dibuka. “Biar saja masyarakat masuk. Toh kalau kecele bisa putar balik, sehingga tidak mematikan usaha warga sekitar Kayutangan,” ucapnya.

Lain halnya dengan kekhawatiran yang dirasakan Agnes, seorang pengusaha depot atau kedai makan. “Mbok kami ini diajak ngobrol. Ke depannya seperti apa. Jangan sampai kami yang sudah lama ini menjadi tergusur oleh usaha-usaha baru. Karena kami dengar, jika trotoar nantinya akan disewakan untuk stand-stand pedagang. Sedangkan kita tahu bahwa UMKM punya asosiasi yang dimaintain oleh Pemkot, dan kami mungkin tidak ada di dalamnya,” tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Lurah Kauman mengakui jika terdapat kendala dalam sosialisasi pembangunan kawasan Kayutangan ini. Secara retoris Ia menjawab, “Nantinya kita akan nikmati bersama hasil pembangunan ini. Oleh karena itu, semua pihak perlu bersatu untuk mengawal proses pembangunan ini.”

 

Reporter : MA Setiawan

Editor : Redaksi


Bagikan Berita
Tags: Arif WahyudiBasuki RahmatDPRDKaumanKayutanganMalangMalang Heritage
ADVERTISEMENT

Related Posts

Debit Air Drainase dan Sungai Naik, 21 Titik di Kota Malang Terendam Banjir

Debit Air Drainase dan Sungai Naik, 21 Titik di Kota Malang Terendam Banjir

14 Maret 2026

...

27 Ribu Warga Masih Menganggur, DPRD Kota Malang Minta Investasi Buka Lapangan Kerja

27 Ribu Warga Masih Menganggur, DPRD Kota Malang Minta Investasi Buka Lapangan Kerja

14 Maret 2026

...

Jelang Libur Nyepi dan Idul Fitri, Kapolresta Malang Kota Tinjau Kesiapan Terminal Arjosari

Jelang Libur Nyepi dan Idul Fitri, Kapolresta Malang Kota Tinjau Kesiapan Terminal Arjosari

14 Maret 2026

...

Perumda Tugu Tirta Siaga Lebaran, Pastikan Layanan Air Minum Tetap Prima Selama Libur Panjang

Perumda Tugu Tirta Siaga Lebaran, Pastikan Layanan Air Minum Tetap Prima Selama Libur Panjang

13 Maret 2026

...

Polresta Malang Kota Luncurkan Microsite Informasi Mudik Lebaran 2026, Permudah Pemudik Akses Layanan Penting

Polresta Malang Kota Luncurkan Microsite Informasi Mudik Lebaran 2026, Permudah Pemudik Akses Layanan Penting

12 Maret 2026

...

Jelang Lebaran, Polresta Malang Kota Bongkar Peredaran Uang Palsu Senilai Rp 94 Juta

Pantau Arus Mudik Lebaran, Polresta Malang Kota Dirikan Sejumlah Pos di Titik Strategis

11 Maret 2026

...

Silaturahmi Ramadan, JMSI Malang Raya Gelar Buka Bersama Pererat Solidaritas Anggota

Silaturahmi Ramadan, JMSI Malang Raya Gelar Buka Bersama Pererat Solidaritas Anggota

10 Maret 2026

...

Load More
Next Post
La Nyalla Minta Daerah Berani Likuidasi BUMD Tak Produktif

La Nyalla Minta Daerah Berani Likuidasi BUMD Tak Produktif

Film Karya Mahasiswa UMM Menjadi yang Terbaik di Movimax Film Festival

Film Karya Mahasiswa UMM Menjadi yang Terbaik di Movimax Film Festival

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin