Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Wisata Sejarah di Koeboeran Londo

Kegiatan Jelajah Koeboeran Londo baru pertama kali dilakukan di siang hari.

by Red
11 Juli 2023
in Kota Malang
Bagikan Berita

Koordinator Indonesia Colonial Heritage, Paulus Irawan, berbagi cerita di makam pendiri Klinik Lavalette. (Foto: Har/MP)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Koeboeran Londo, yang juga dikenal sebagai Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sukun Nasrani, merupakan unit kerja yang berada di bawah naungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang. Tempat ini adalah komplek pemakaman yang dibangun pada 1920, tepatnya pada masa Bouwplan III.

Saat ini, Koeboeran Londo sebagai salah satu destinasi wisata sejarah kembali dilirik setelah vakum selama tiga tahun akibat pandemi Covid-19. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan 51 wisatawan dari komunitas Indonesia Colonial Heritage (ICH) pada Minggu (9/7/2023).

Irawan Paulus, salah satu koordinator ICH, mengatakan bahwa pihaknya sengaja berkunjung ke TPU ini karena merupakan sebuah komplek peninggalan masa kolonial. “Kunjungan ini dapat memberikan manfaat pengenalan sejarah Kota Malang dari tokoh-tokoh yang dimakamkan. Selain itu juga memberi pengetahuan arsitektural, bagaimana orang Belanda membangun suatu komplek pemakaman seperti halnya membangun kompleks perumahan,” terangnya.

Dikatakannya, ICH merupakan komunitas penggemar heritage, khususnya era Kolonial Belanda. “Kegiatan reguler ICH adalah melakukan kunjungan ke obyek heritage, untuk mengenal sejarah dan arsitektural bangunan lama era kolonial,” jelas Irawan.

Baca Juga :

Sri Rahayu Tekankan DPRD Kota Malang Harus Hadirkan Solusi Nyata bagi Masyarakat

Sri Rahayu Tekankan DPRD Kota Malang Harus Hadirkan Solusi Nyata bagi Masyarakat

31 Maret 2026
Proyek Mulai Jalan, 1.200 Pedagang di Pasar Gadang Segera Direlokasi

Proyek Mulai Jalan, 1.200 Pedagang di Pasar Gadang Segera Direlokasi

31 Maret 2026
HUT ke-112 DPRD Kota Malang, Momentum Refleksi dan Penguatan Sinergi dengan Masyarakat

HUT ke-112 DPRD Kota Malang, Momentum Refleksi dan Penguatan Sinergi dengan Masyarakat

31 Maret 2026
Pemkot Malang Siapkan Perbaikan Drainase Ijen Setelah Insiden Warga Terperosok

Pemkot Malang Siapkan Perbaikan Drainase Ijen Setelah Insiden Warga Terperosok

30 Maret 2026
DPRD Kota Malang Soroti Lambannya Penanganan Lubang Drainase di Ijen yang Makan Korban

DPRD Kota Malang Soroti Lambannya Penanganan Lubang Drainase di Ijen yang Makan Korban

30 Maret 2026
Load More
Kunjungan komunitas Indonesia Colonial Heritage ke Koeboeran Londo. (Foto: Har/MP)

“Di TPU Sukun Nasrani ini, kita juga dapat mengenal tokoh-tokoh berpengaruh di Kota Malang. Seperti Pendiri Klinik Lavalette G. Chr. Renardel de Lavalette, Apoteker Dr. Ayken, pekabar Injil Johanes Emde, teologi BM Schuurman, pendiri Hua-Ind Joseph Wang CDD, pencipta Lagu Malang Kota Subur R Dirman Sasmokoadi, dan masih banyak tokoh-tokoh penting lainnya,” bebernya.

Dalam kunjungannya, Irawan berharap agar makam-makam tokoh yang terkait sejarah dapat lebih dirawat. “Sebenarnya makam-makam Belanda yang tersisa saat ini dapat menjadi salah satu tujuan wisata heritage,” tutur Irawan.

Sementara itu, Kepala UPT Pengelolaan Pemakaman Umum DLH Kota Malang, Abdi Cukup Santoso, mengapresiasi kunjungan ICH ke Koeboeran Londo. “Kami dari UPT Pengelolaan Pemakaman Umum tentunya sangat mendukung kegiatan ini. Semoga dapat menjadi agenda tetap dan rutin,” ujarnya.

Kepada Malang Pagi, dirinya mencetuskan ide untuk membuka peluang baru agar kegiatan Jelajah Koeboeran Londo terus berkibar. “Kita bisa bekerjasama dengan pihak sekolah atau akademisi untuk mengenalkan sejarah, arsitektur, tokoh, maupun potensi lainnya. Sehingga dapat memberikan edukasi kepada masyarakat. Dengan begitu, insyaallah, intensitas kunjungan ke Koeboeran Londo akan bertambah,” jelas Abdi.

Kunjungan komunitas Indonesia Colonial Heritage ke Koeboeran Londo. (Foto: Har/MP)

Pihaknya juga berencana membuka kerjasama dengan berbagai pihak untuk mengeksplorasi potensi Koeboeran Londo. Baik potensi wisata religi, wisata cagar budaya, wisata edukasi, hingga wisata kuliner.

Anggota Forum Komunikasi Tata Kelola Lingkungan Heritage Koeboeran Londo (FKTKLH) yang merupakan mitra dari UPT PPU DLH Kota Malang, Andri Agus Jatmiko, mengungkapkan bahwa kegiatan Jelajah Koeboeran Londo baru pertama kali dilakukan di siang hari. “Biasanya kegiatan edukasi dilaksanakan pada malam hari. Luar biasanya, meskipun digelar siang hari ternyata antusiasme peserta sangat tinggi,” jelas Andri.

Di samping itu, pihaknya berharap dinas terkait dan stakeholder di sekitar wilayah Koeboeran Londo dapat memberikan perhatian, pendampingan, dan kontribusi maksimal, guna mendukung pengembangan potensi pariwisata yang ada. (Har/MAS)


Bagikan Berita
ADVERTISEMENT

Related Posts

Sri Rahayu Tekankan DPRD Kota Malang Harus Hadirkan Solusi Nyata bagi Masyarakat

Sri Rahayu Tekankan DPRD Kota Malang Harus Hadirkan Solusi Nyata bagi Masyarakat

31 Maret 2026

...

Proyek Mulai Jalan, 1.200 Pedagang di Pasar Gadang Segera Direlokasi

Proyek Mulai Jalan, 1.200 Pedagang di Pasar Gadang Segera Direlokasi

31 Maret 2026

...

HUT ke-112 DPRD Kota Malang, Momentum Refleksi dan Penguatan Sinergi dengan Masyarakat

HUT ke-112 DPRD Kota Malang, Momentum Refleksi dan Penguatan Sinergi dengan Masyarakat

31 Maret 2026

...

Pemkot Malang Siapkan Perbaikan Drainase Ijen Setelah Insiden Warga Terperosok

Pemkot Malang Siapkan Perbaikan Drainase Ijen Setelah Insiden Warga Terperosok

30 Maret 2026

...

DPRD Kota Malang Soroti Lambannya Penanganan Lubang Drainase di Ijen yang Makan Korban

DPRD Kota Malang Soroti Lambannya Penanganan Lubang Drainase di Ijen yang Makan Korban

30 Maret 2026

...

Muscab PKB Kota Malang Berjalan Transparan, Tujuh Nama Lolos ke Tahap Selanjutnya

Muscab PKB Kota Malang Berjalan Transparan, Tujuh Nama Lolos ke Tahap Selanjutnya

28 Maret 2026

...

Halal Bihalal Kodim 0833, Sinergi Lintas Agama Jaga Harmoni Kota Malang

Halal Bihalal Kodim 0833, Sinergi Lintas Agama Jaga Harmoni Kota Malang

28 Maret 2026

...

Load More
Next Post
Cuaca Ekstrem Pengaruhi Harga Jeruk Asal Desa Selorejo

Cuaca Ekstrem Pengaruhi Harga Jeruk Asal Desa Selorejo

MPW Pemuda Pancasila Jawa Timur Bakal Gelar Diklat Kaderisasi Kualifikasi Madya P2C-III 2023

MPW Pemuda Pancasila Jawa Timur Bakal Gelar Diklat Kaderisasi Kualifikasi Madya P2C-III 2023

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin