Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
No Result
View All Result
Malang Pagi

Krisna Bayu: Seorang Juara Tidak Arogan dan Mengintimidasi

Legenda Judo Indonesia tanggapi kisruh youtuber Chintya Candranaya.

by Red
20 Oktober 2020
in Olahraga
Bagikan Berita

Krisna Bayu, “Jangan menggunakan kemampuan fisik kita untuk mengintimidasi.” (Foto: MAS/MP)

KABUPATEN MALANG – malangpagi.com

Nama Chintya Candranaya beberapa bulan belakangan menjadi topik hangat di kalangan penggemar olahraga beladiri.

Bagi yang belum kenal, Chintya Candranaya adalah seorang youtuber yang kerap mengunggah konten video beladiri silat di Youtube dan Instagram. Hingga detik ini, channel Youtube Chintya telah memiliki 1,36 Juta subscibers.

Dunia beladiri di media sosial memanas, setelah salah satu video Cynthia dianggap menyinggung atlet mixed martial arts (MMA).

Sontak hal tersebut mengundang protes dari sejumlah atlet MMA, di antaranya Thodorus Ginting, yang merupakan juara di event MMA besutan salah satu televisi swasta nasional.

Baca Juga :

Kepala Desa Ngroto Apresiasi Sosialisasi yang Diadakan Kris Dayanti

10 Januari 2024

Pasca Debat Capres-Cawapres Ke 3, Kris Dayanti Optimis Ganjar Mahfud Menang

9 Januari 2024
Baru Berusia 13 Tahun, Icha Sukses Juarai Puluhan Turnamen Beladiri Level Nasional

Baru Berusia 13 Tahun, Icha Sukses Juarai Puluhan Turnamen Beladiri Level Nasional

12 Juli 2022
Sanksi WADA Dicabut, Merah Putih Dapat Kembali Berkibar

Sanksi WADA Dicabut, Merah Putih Dapat Kembali Berkibar

5 Februari 2022
Sukseskan PTM, MI AL Hasib Gelar Vaksinasi Anak

Sukseskan PTM, MI AL Hasib Gelar Vaksinasi Anak

28 Januari 2022
Load More

Meskipun kemudian video yang dianggap menyinggung MMA tersebut telah dihapus, namun tak dapat dihindari, kasus ini merembet ke video-video milik Chintya lainnya yang dianggap mengandung unsur pembohongan.

Banyak praktisi beladiri lantas melayangkan komentarnya terkait kisruh ini. Salah satunya dari legenda Judo Indonesia, Krisna Bayu yang juga tak ketinggalan angkat bicara.

“Kalau buat saya, cara memandang seorang champion, adalah jika ada seseorang membuat kesalahan yang kita kritisi jangan personnya. Sebagai orang beladiri, harus melihat permasalahannya dari segi sport sciencenya,” ujar Bayu di acara workshop bertajuk “Optimalisasi Prestasi Cabang Olahraga Beladiri,” Minggu (18/10/2020).

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Sambo Indonesia (PP Persambi) tersebut berpesan, sebagai praktisi beladiri, seharusnya yang dikritisi adalah letak kesalahannya, bukan orangnya. “Jangan setiap orang berbuat kesalahan, lantas kita keroyok. Yang elegan lah,” serunya.

“Jika yang bersangkutan sudah meminta maaf secara publik, mau diterima atau enggak, kita sebagai seorang champion, harus berani mengucapkan ‘you are excellent’,” tegas atlet yang pernah membawa nama Indonesia di tiga Olimpiade itu.

Dalam acara yang bertempat di Rachman Club Gulat, Jalan Pahlawan Bajuri, Pakisaji, Kabupaten Malang tersebut, Bayu menjelaskan, bahwa hal tersebut yang membuat seorang praktisi beladiri layak disebut seorang patriot. Menurutnya, patriot tidak hanya berprestasi di arena saja, namun juga dalam kehidupan di masyarakat.

“Juara itu tidak arogan di luar arena. Juara itu bisa menata diriya dengan baik. Bisa berkomunikasi dengan baik, terbuka dengan semua orang, dan bisa menghargai sesama,” tutur pria kelahiran Semarang itu.

“Tetapi, jika Anda hanya ingin pendapat Anda saja yang didengar, maka Anda arogan. Anda tidak pantas disebut sebagai seorang juara. Jangan menggunakan kemampuan fisik kita untuk mengintimidasi,” tandas Bayu.

 

Reporter : MA Setiawan

Editor : Redaksi


Bagikan Berita
Tags: #KabupatenBeladiriChintya CandranayaJudoKrisna BayuMalangOlahragaPakisajiSilatYoutube
ADVERTISEMENT

Related Posts

Dua Singa Muda, Arkhan dan Salim Gabung TC Timnas U-23 Jelang Kualifikasi AFC

Dua Singa Muda, Arkhan dan Salim Gabung TC Timnas U-23 Jelang Kualifikasi AFC

26 Agustus 2025

...

Asah Jam Terbang, Arema FC Pinjamkan Empat Pemain Muda ke Deltras Sidoarjo

Asah Jam Terbang, Arema FC Pinjamkan Empat Pemain Muda ke Deltras Sidoarjo

25 Agustus 2025

...

Bakal Evaluasi Menyeluruh, Wali Kota Malang Serius Hidupkan Kembali Persema

Bakal Evaluasi Menyeluruh, Wali Kota Malang Serius Hidupkan Kembali Persema

4 Agustus 2025

...

PTITC 2025 Malaysia: Berangkat Tanpa Target, ITF Malang Taekwon-Do Bikin Kejutan Juarai Kelas Paling Bergengsi

PTITC 2025 Malaysia: Berangkat Tanpa Target, ITF Malang Taekwon-Do Bikin Kejutan Juarai Kelas Paling Bergengsi

28 Juli 2025

...

Siap Unjuk Gigi, INKANAS Kota Malang Turunkan 50 Atlet di Piala Kemendagri Karate 2025

Siap Unjuk Gigi, INKANAS Kota Malang Turunkan 50 Atlet di Piala Kemendagri Karate 2025

21 Juli 2025

...

Ratusan Atlet Catur Rebut Piala Kapolresta Malang Kota di Bhayangkara Chess Day 2025

Ratusan Atlet Catur Rebut Piala Kapolresta Malang Kota di Bhayangkara Chess Day 2025

14 Juli 2025

...

D’Kross Boxing Camp, Gudang Petarung Muda yang Menyala di Kota Malang

D’Kross Boxing Camp, Gudang Petarung Muda yang Menyala di Kota Malang

14 Juli 2025

...

Load More
Next Post
Festival Rijig Rijig Kampung Biru Arema, Siap Bangkit Pasca Pandemi

Festival Rijig Rijig Kampung Biru Arema, Siap Bangkit Pasca Pandemi

Ratusan Massa Pemuda Pancasila Malang Kembali Gelar Aksi Tolak Anarkisme

Ratusan Massa Pemuda Pancasila Malang Kembali Gelar Aksi Tolak Anarkisme

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin