Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Anggota DPRD Kota Malang Sebut Pemotongan TPP ASN Rawan Pungli

Apalagi jika ada surat yang dikeluarkan oleh OPD, maka itu sifatnya memaksa. Sehingga bisa dikatakan pungli yang seolah-olah dilegalkan.

by Red
27 Agustus 2021
in Kota Malang
Bagikan Berita

Harvad Kurniawan Ramadhan. (Foto: istimewa)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Lagi-lagi anggota DPRD Kota Malang melontarkan kritikan atas realisasi Pemotongan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) yang diberlakukan oleh Pemerintah Kota Malang kepada Aparatur Sipil Negara (ASN). Kali ini datang dari anggota Fraksi Partai PDI Perjuangan, Harvad Kurniawan Ramadhan.

Harvad menyoroti aturan pemotongan TPP Kota Malang yang mengacu pada Peraturan Walikota Malang Nomor 3 Tahun 2021 atas Perubahan Peraturan Walikota Malang Nomor 2 Tahun 2021.

“Dalam Perwal tersebut telah diatur mengenai potongan TPP yang merupakan hak ASN. Pemotongan dapat dilakukan karena tiga hal yakni terlambat kerja, pulang sebelum waktunya, dan tidak masuk kerja,” papar anggota Komisi A itu kepada Malang Pagi, Jumat (27/8/2021).

Dirinya berpendapat bahwa di Kota Malang belum ada regulasi yang jelas terkait pemotongan TPP selain dari tiga hal yang telah disebutkan.

Baca Juga :

Warning! Potongan TPP Bisa Jadi Temuan

Warning! Potongan TPP Bisa Jadi Temuan

27 Agustus 2021
Ketua DPRD Kota Malang Sesalkan Realisasi Pemotongan TPP 15 Persen Bagi ASN

Ketua DPRD Kota Malang Sesalkan Realisasi Pemotongan TPP 15 Persen Bagi ASN

26 Agustus 2021
Load More

“Sehingga terkait pemotongan untuk hal apapun tidak dibenarkan, selain dari hal-hal yang disebutkan dalam Peraturan Walikota. Apabila Pemerintah Kota Malang tetap kukuh melakukan pemotongan tersebut dengan unsur pemaksaan, maka bisa dikatakan itu melanggar Peraturan Perundang-undangan,” tegas alumni Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) angkatan 2010 itu.

Harvad menyampaikan, apabila Pemkot Malang melakukukan pemotongan atas dasar Surat Edaran atau surat apapun yang dikeluarkan melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkaitan, hal tersebut juga tidak dibenarkan.

“Jika pemotongan tersebut diimpun dalam sebuah rekening, maka yang menjadi pertanyaan adalah, di rekening kas daerah atau di mana?” tanyanya.

Pihaknya juga menanyakan mengenai pertanggungjawaban Pemkot Malang terkait penggunaannya. Pasalnya, pemotongan TPP ASN dalam bentuk iuran atau apapun itu tidak bisa dilakukan.

“Pemotongan TPP tidak bisa dilakukan karena belum ada regulasi atau payung hukumnya. Sehingga jika tetap dilaksanakan akan keliru,” tegas anggota DPRD Kota Malang dapil Blimbing itu.

Jika Pemkot Malang berdalih pemotongan TPP untuk penanganan dan penanggulangan Covid-19, menurut Harvad, hal tersebut seharusnya tidak bersifat terorganisir dan sistematis melalui Perangkat Daerah.

“Apalagi jika ada surat yang dikeluarkan oleh OPD, maka itu sifatnya memaksa. Sehingga bisa dikatakan pungli (pungutan liar) yang seolah-olah dilegalkan,” tutup Harvad, yang membidangi Pemerintahan dan Hukum itu. (Har/MAS)


Bagikan Berita
Tags: Harvad KurniawanPemotongan TPP
ADVERTISEMENT

Related Posts

Peringati World Cleanup Day 2026, Wali Kota Malang Pimpin Bersih-Bersih Sungai Metro

Peringati World Cleanup Day 2026, Wali Kota Malang Pimpin Bersih-Bersih Sungai Metro

9 Oktober 2026

...

Publikasi Q4 Tak Lagi Cukup, LLDIKTI VII Naikkan Standar Akademik Dosen

Publikasi Q4 Tak Lagi Cukup, LLDIKTI VII Naikkan Standar Akademik Dosen

7 Oktober 2026

...

DPRD Kota Malang Dorong Retret Kepala Sekolah Jadi Momentum Evaluasi Pendidikan

DPRD Kota Malang Dorong Retret Kepala Sekolah Jadi Momentum Evaluasi Pendidikan

7 Oktober 2026

...

Dugaan Kekerasan Terhadap Siswa, Kepala SMPN 18 Malang Dilaporkan ke Polisi

Unit PPA Polresta Malang Kota Dalami Dugaan Kekerasan Seksual Mahasiswi di Kos Sukun

6 Oktober 2026

...

Cozy Republic Rilis “Semakin Yoman”, Bawa Cerita Kebersamaan dan Bahagia dari Hal Sederhana

Cozy Republic Rilis “Semakin Yoman”, Bawa Cerita Kebersamaan dan Bahagia dari Hal Sederhana

5 Oktober 2026

...

Rektor UIBU Pimpin Y37, Bidik Penguatan Alumni dan Perhatian Khusus untuk Mantan Guru

Rektor UIBU Pimpin Y37, Bidik Penguatan Alumni dan Perhatian Khusus untuk Mantan Guru

4 Oktober 2026

...

4 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Serukan Semua Ada di Malang Kecuali Keadilan

4 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Serukan Semua Ada di Malang Kecuali Keadilan

1 Oktober 2026

...

Load More
Next Post
Resmi: Cristiano Ronaldo Kembali Ke Manchester United!

Resmi: Cristiano Ronaldo Kembali Ke Manchester United!

Polisi Bekuk Pencuri Spesialis Sepeda Pancal yang Resahkan Warga Malang

Polisi Bekuk Pencuri Spesialis Sepeda Pancal yang Resahkan Warga Malang

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin